Roti Sobek Keju

Membuat Cemilan pengganjal perut suami dulu nih, Soalnya suamiku masuk shift malam. Nggak dibawakan bekal kecuali roti sobek saja. Jadi kalau ada kerjaan di pabrik, dan tenaga habis ada roti mengganjal perut. Membuat roti sobek ini, saya suka karena hemat loyang, nggak ribet harus tata dalam loyang yang berjauhan dan isianya seragam. Saat dimasak dan mengembang, cukup belah tengah dan beri isian. Benar-benar roti praktis idaman para ibu rumah tanggan seperti saya ini. 
Biasanya diberi buttercream dibagian tengahnya lalu beri isi seperti keju atau cokelat. Saya ada glaze sisa topping donat. Kebetulan pas beli kemarin beli sekali 5 jenis aneka rasa dan warna. Donat nggak warna warni anak saya mana suka. Kalau jualan kan terpakai cepaya, kalau kami cuma bertiga ini yang sedikti sekali di pakainya. Mana saya lebih suka rasa gurih daripada manis. Jadi glaze sudah hampir mendekati masa kadarluasa. SAya harus berdayakan menjadi anekan topping dan makanan. Sehingga polesan roti sobek ini ya glaze dan parutan keju menyesuaikan stok di kulkas saya.

Sekarang, hampir nggak pernah beli lagi roti, pastry,pie dari bakery. Kata suami masih enakkan buatan saya. Hehehe. Selain membuat sendiri roti yang dinilai lebih ekonomis, juga lebih sehat dan dapetnya banyak. Tapi kalau lagi malas ya saya suka juga jajan di luar. Hitung-hitung me timenya saya. Kan bosen juga aktivitasnya itu-itu lagi. 

Seberapa kali membuat roti, dari resep yang sama berulang-ulang terkadang hasilnya bisa empuk sekali, terkadang juga nggak dan cenderung kering. Berdasarkan pengalaman yang cuma secuil ini, hal itu tergantung sama kondisi ragi, suhu pengoven dan lamanya proofing. Kan sedih aja. Roti udah siap manggang, eh listrik mati. Mau nangis guling-guling saya. Harus nya roti dioven, berakhir digoreng (curhat). Karena saya hanya punya oven listrik. Kalau ada oven gas, kan nggak bergantung sama listrik yang bentar-bentar mati. Makanya buat roti tergantung situasi. Kalau hari hujan, mending tunda buat roti, karena biasanya mati lampu disini. 

Oh ya mau menggunakan cokelat parut, meisis atau keju kembali keselera masing-masing. Glazenya sudah manis banget, kalau tambah cokelat akan double manis. Jadi saya ganti dengan keju. Belah dua roti sama rata disemua sisi, saat roti sudah dingin. Saya masih gradakan memotong roti. Tapi nggak papa, dicover sama glaze. Nggak ketahuan jadinya, heheeh
Pengalaman itu memang guru yang berharga, sebelumnya disini saya membuat roti sobek pumpkin yang berakhir dengan roti menempel di oven, karena oven kekecilan, sehingga saya kurangi jumlahnya. Hanya persegi 3 x 3, tidak seperti dahulu yang 4x4. Sadar diri saja, nggak usah maksa kalau oven kecil say. Heheeh. Roti ini benar-benar lembut, dengan manis dari glaze dan gurih dari keju. So yummy. Malah saya yang nggak berhenti makan lagi dan lagi, menyisakan 1 loyang saja untuk di foto dan dibawa bekal suami. upss teman anak saya juga cicip kok. Jadinya makan rame-rame. Panas-panas si roti sudah dibelah dua dan diberi isi. Diserbu sama teman-teman thiya, alhamdulillah. Resep yang sama di copas ulang. Berikut resepnya

Roti Sobek Keju

Untuk 2 loyang roti sobek
Bahan adonan roti :
400 gram terigu protein tinggi
100 gram terigu protein sedang
125 gram gula pasir
10 gram ragi bubuk
1.5 gram bread improver (saya skip)
15 gram susu bubuk
9 gram garam
200 ml air
3 butir kuning telur (resep asli 1.5 butir telur)
65 gram margarine

Bahan Isi:
Buttercream /Glaze/selai
Keju parut

Olesan
Susu Evaporasi

Cara membuat

  1. Aduk rata terigu, gula, ragi bubuk, bread improver (jika pakai), susu bubuk hingga tercampur rata 
  2. Masukkan air dan telur hingga tercampur rata. Saya menggunakan mixer aduk dengan kecepatan sedang hingga setengah kalis. Jika menggunakan tangan, pindahkan adonan ke atas meja dapur yang bersih lalu dengan kedua tangan uleni seperti kita mencuci baju manual dengan tangan.Tanda adonan kalis saat dibentangkan dan ditipiskan tidak putus.
  3. Tambahkan margarin, garam. Uleni kembali hingga kalis.
  4. Diamkan adonan selama 15 menit hingga mengembang. Kempiskan adonan, bagi adonan masing -masing sebesar 50 gram dan bulatkan.Lakukan sampai adonan habis
  5. Tutup dengan plastik /serbet, diamkan kembali selama 10 menit
  6. Ambil  adonan , Kempiskan. Bulatkan. Tata di loyang berdekatan 3x3 buah roti. (saya sekitar 2 loyang)
  7. Diamkan selama  60 -90 menit sampai mengembang. Oles dengan susu evaporasi
  8. Panggang dalam oven suhu 180 oC . Harap kenali oven masing -masing. Panggang sekitar 10 -15 menit. Sampai matang, ditandai dengan bagian bawah coklat /menguning dan atas kecoklatan.Dinginkan
  9. Belah 2 roti, oles buttercream, dan beri parutan keju. Tutup roti kembali
  10. Sajikan

Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.