Pempek Lenggang Goreng

Olahan pempek rebus selanjutnya selain pempek goreng dan laksan adalah pempek lenggang goreng. Pempek lenggang ada dua jenis yaitu lenggang panggang dan goreng. Kalau lenggang panggang saya pernah posting sebelumnya disini Lenggang Panggang  Sesuai namanya pempek lenggang panggang berupa adonan sagu dan ikan dibalut telur lalu dimasukkan dalam mangkok yang terbuat dari daun pisang lalu dipanggang, nah ada cara praktis juga mencicipi pempek lenggang selain di panggang yaitu dengan cara di goreng, Kami menyebutnya  pempek lenggang goreng. Yaitu pempek rebus di potong kecil, lalu di balut dengan kocokan telur dan di goreng dengan menggunakan sedikit minyak.
Pempek lenggang goreng biasanya dijual dengan harga lebih murah dari pada lenggang panggang. Saat saya masih sekolah, pempek jenis inilah yang biasanya ada di kantin-kantin sekolah. Saya lupa persis harganya, tapi saat jam makan siang. Seporsi pempek ini sanggup mengganjal perut kami di siang hari, bersama model ikan,model gandum. Harga jual pempek ini lebih murah dari lenggang panggang, karena biasanya pempek lenjer yang dipakai tanpa ikan /hanya campuran terigu. Dan telur yang digunakan juga sebagai bahan tambahan saja, pembalut pempeknya berupa adonan cair terigu. Karena itulah harganya lebih murah dan cocok dijual di kantin sekolah. Kalau sekarang, nggak lagi. Pempek lenggang goreng atau panggang bisa dibuat dengan atau tanpa ikan. Tergantung konsumennya siapa.

Ibu saya dahulu membuat pempek ini untuk orang enam, dan hanya menggunakan sebutir telur. Pembalut telurnya adalah adonan tepung cair. Sekarang saat ekonomi telah sedikit membaik. Satu porsi digunakan 1 butir telur dan sedikit terigu agar pempek terbalur sempurna, kecuali bapak saya. Alam bawah sadarnya mungkin mengatakan kalau makan pempek lalu terasa sekali  terigunya seperti kembali ke masa -masa krisis moneter /ekonomi sulit, sehingga ayah akan bertanya ke ibu " Uang belanja habis ya bu, sampai masak dadar terigu ini". Hahaha, Jadi kalau ibu masak tak ada sedikitpun campuran terigu ke dalam pempek lenggang goreng ini. Full telur,  walau itu berarti potongan pempek tak terbalut secara kuat dan gampang terlepas. 

Untuk membuat ini setiap porsi/1 bulatan seperti di foto membutuhkan 1 buah telur utuh, 1sdm terigu,, setengah lenjer pempek rebus dan garam. Lalu dicampur dan digoreng hingga matang. Memasaknya dengan api sedang saja, agar matang sampai ke dalam telurnya. Penyajiannya dengan ebi halus dan cacahan mentimun, sambil di cocol cuka pempek. Sedap sekali. Saya tipikal yang makan ini bisa sampai kuah cukanya habis, beda dengan suami saya yang hanya di cocol. Saya bukan di cocol, tapi dihirup selayaknya kopi. Wkwkwkw. Apapun cara makannya, kesukaan kami sama sebagai suami istri. Suka pempek garis keras. hehehe. 

Dan kalau sudah makan pempek sore hari, biasanya perut kami sudah kenyang dan enggan makan malam lagi. Semua kembali sih ke takaran perut masing-masing. Setiap keluarga, saya yakin punya cerita masing-masing dalam bertahan di tengah kesulitan keuangan. Dan makanan itu bisa dibuat enak sekali, enak saja atau cukup mengganjal perut saja. Bagi saya, pempek lenggang goreng ini adalah makanan yang bisa bermetamorfosis sesuai dengan keuangan kami. Dan lidah kami fleksibel menerima yang enak sekali atau enak saja selama itu sehat dan tidak menggunakan bahan berbahaya. Bagaimana mungkin menggunakan bahan berbahaya,jika yang mencicipinya adalah keluarga tercinta ? 
Untuk cuka pempek, saya selalu setok dikulkas. Selayaknya jenis saus tomat ,sambal, kecap. Cuka pempek tak pernah absen dikulkas saya. Sudah habis, langsung dibuat lagi. Alhamdulillah walau kekentalannya tidak bisa sepekat kalau di Palembang, disini ada juga yang jual gula aren dengan kualitas baik. Jangan lupa, taburkan dengan ebi halus di atas permukaan pempek, agar makan pempek dan menghirup cuka semakin nikmat dan enak. 

Cuka pempek saya tanpa tongcai. Kalau mau menggunakan tongcai silahkan saja. Orang tionghua palembang memang suka pakai tongcai dan angciu. Saya suka pakai tongcai kalau ada, nggak ada tak mengapa tetap sedap kok, tapi kami nggak pakai angciu /acak putih. Umat muslim tak bisa konsumsi. Ok yang mau resep pempek lenggang goreng ini resepnya ya, resep super simple selayaknya membuat omlette mie 

Pempek Lenggang Goreng

Untuk 4 porsi 
Bahan 
2 lenjer pempek rebus ( cara pembuatan bisa lihat disini Pempek Lenjer Rebus - Tanpa Terigu atau pempek lenjer dengan terigu disini pempek dos belah)_ Potong kecil-kecil
4 butir telur (setiap 1/2 lenjer pempek gunakan 1 butir telur)
@1/2 sdt garam /piring saji
@1 sdm terigu /piring saji
air matang secukupnya
Penyedap rasa jika suka (saya tidak pakai)

Pelengkap
Ebi Halus 
Mentimun -Cacah kasar 

Cara membuat
  1. Untuk satu butir pempek lenjer adonan @200 gram untuk 2 porsi pempek lenggang, jadi ambil 1 buah lenjer /pempeklenjer rebus  lalu potong-potong kecil ukuran sekitar 2 x 2 cm
  2. Ambil 1 sdm terigu, beri beberapa ml air matang, aduk hingga agak cair, ditempat lain kocok telur, dan  garam. aduk rata. Campurkan terigu dan telur tadi (bisa juga dalam satu wadah yaitu terigu dicairkan baru tambahkan tleur dan garam, lau aduk rata). 
  3. Tambahkan setengah bagian pempek yang telah dipotong-potong tadi di setiap satu butir telur. Aduk rata
  4. Panaskan teflon, beri sedikit minyak. Masukkan pempek dan dadar pempek hingga matang dikedua sisi. Gunakan api sedang saja. Lakukan langkah 1-4 hingga dihasilkan porsi pempek sesuai selera. 
  5. Angkat, letakkan di telenan/ langsung di piring saja. Belah diagonal beberapa bagian. 
  6. Taburkan atasannya dengan cacahan mentimun dan ebi halus
  7. Siap disajikan bersama kuah pempek

Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.