Martabak Telur Daging Dengan Spring Roll Instan dan Daun Kari

Saya suka sekali makan martabak asin, baik martabak telur dan daging sapi, ataupun martabak HAR. Keduanya mengharuskan membuat kulit sendiri dari terigu yang direndam dengan minyak sayur. Sedikit merepotkan untuk ibu rumah tangga seperti saya ini. Jadi opsinya biasanya membeli lagi dan lagi. Tapi ada suatu masa dimana saya kepingin juga membuat martabak untuk cemilan sore hari kami. Jadi kulitnya saya ganti saja menggunakan kulit spring roll instan yang banyak dijual di supermarket, atau menggunakan kulit lumpia yang banyak dijual disini. Menurut saya rasanya mirip lah. Beda- beda tipis doang. :)


Martabak yang berasal dari bahasa arab dari kata mattabaq yang artinya terlipat. Makanan ini diduga berasal dari Yaman yang memiliki populasi pedagang india cukup besar. Martabak di Indonesia ada 2 macam yaitu yang manis sering disebut martabak manis atau terang bulan dan martabak asin yang berisi telur ,bawang bombay, daging atau kombinasi ketiganya. Di Palembang ada martabak HAR yaitu Martabak Haji Abdul Rozak seorang keturunan India yang mempopulerkan makanan martabar berisi telur dan disantap dengan kuah kari.

Kali ini saya memasak martabak dengan isian daging sapi, irisan bawang bombay dan kocokan telur. Saya bilangnya sama suami martabak telur mini, karena sizenya menjadi kecil jika pakai spring roll instan ini, cuma ukurannya saja yang berubah, rasanya nggak deh. Sama dengan versi beli. Alhamdulillah. Sering-sering membuat makanan sore hari begini selain lebih hemat dikantong juga bisa yakin dengan bumbu yang dipakai. Kabut asap semakin pekat disini, walau gorengan sangat saya hindari demi menjaga vitalitas tubuh. Kalau buat sendiri bisa menggunakan bahan yang terjamin kwalitasnya.


Kalau di jual di tokonya, kita akan menikmati atraksi melempar kulit martabak hingga tipis ke udara ,berkali-kali hingga campuran telur-daging atau telur utuh bisa masuk ke dalam kulit. Agak repot ya , kalau skala rumah tangga begini. Makanya pakai kulit lumpia, menurut saya hasilnya sama enakknya dan agar lebih spesial dan menghindari bumbu kari instan pabrikan, saya menggunakan daun kari /temurui/salam koja. Daun ini saya minta dari tetangga beberapa hari yang lalu. Si daun lantas saya simpan di freezer, makanya warnanya lebih tua dari versi segarnya. Daun kari ini bisa membuat aroma masakan ada aroma kari, padahal kita tidak menambahkan bumbu kari instan. Tapi kalau kesulitan mendapatkan daun kari, bisa menggantinya dengan bumbu kari siap pakai.

Spring roll skala rumahan ini rentan dengan kulit yang sobek dan gampang pecah-pecah, oleh karena itu pastikan kalau kulitnya pecah-pecah, kulit yang belum dipakai ditutup menggunakan serbet lembab selama proses kita mengisi helai demi helai kulitnya. Dan jangan lupa oles dengan putih telur agar rapat sempurna. Kalau ada kulitnya yang sobek, doublekan saja. Saya menikmati martabak telur daging ini dengan kuah cuka pempek. Kalau mau pakai potongan cabai rawit dalam saus kecap seperti halnya martabak telur di gerai-gerai silahkan saja. Menggunakan spring roll ini sering saya lakukan untuk cemilan kami baik dengan isian sayuran, bengkoang, atau kacang. Praktis sekali membuat cemilan ini ,kita tinggal ganti-ganti saja isiannya akan berbeda pula namanya

Saya lebih suka merapatkan /mengelem Spring Roll instan ini dengan putih telur dibandingkan air. Saya sudah menyisihkan 2 putel untuk kulit, kuning telurnya saya masukkan ke dalam adonan isi. Spring roll a.k.a kulit lumpia ini akan sobek jika terkena adonan isi yang mentah. Oleh karena itu, adonan isi saya masak dahulu. Berbeda sekalikan dengan kulit martabak asli yang dimasukkan adonan aslinya masih dalam keadaan mentah. Walau prosesnya sedikit berbeda, rasanya tetaplah juara.



Daging sapi giling yang saya gunakan, berasal dari daging sapi yang saya beli diapsar lalu di blender hingga halus. Saya tahu kualitas daging sapi yang saya gunakan ini susah sekali lembutnya dan  tidak gampang lunak, sehingga si daging saya tumis dahulu dan diberi air, baru saat sudah lunak saya tambahkan campuran kocokan telur. Kalau daging giling yang digunakan dari daging giling supermarket, atau kornet, campur saja daging dikocokan telur. 

Daging kornet, akan berderung berwarna merah, selayaknya daging sapi segar. Hal itu karena penambahakn bahan chemical yaitu asam nitrat/nitrit. Walaupun food Grade dalam dosis tertentu di makanan, senyawa ini bersifat karsinogenik, apalagi bertemu dengan protein pada daging dan dimasak dalam suhu tinggi, penjelasan tentang bahan pengawet yang ada disekitar kita bisa baca disini . Intermezonya kelamaan berikut resepnya 

Martabak Telur Daging Spring Roll Instan dan Daun Kari


Bahan
200 gram daging sapi
1 buah bawang bombay (cincang)
1 sdt bumbu kari (optional_saya tidak pakai)
1 sdt kunyit bubuk
2 tangkai daun kari (iris halus)
1/2 ikat daun bawang sekitar 3- 4 batang daun bawang (rajang kasar)
5 butir telur (ambil 2 pcs putih telur untuk mengoles pinggir martabak)
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula
1 sdt kaldu jamur (optional, saya tidak pakai)
Kulit martabak secukupnya

Cara membuat

  1. Masukkan semua bahan kecuali daging dan kulit lumpia pada satu wadah. Aduk rata
  2. Panaskan minyak tumis daging hingga harum, tambahkan air sedikit, masak hingga daging lunak (lewatkan step ini jika menggunakan kornet, atau daging sapi dari has dalam). 
  3. Masukkan campuran kocokan telur, aduk hingga rata dan telur masak. Cicipi, koreksi rasanya sesuaikan dengan selera. Angkat dan dinginkan
  4. Ambil selembar kulit lumpia atau spring roll, beri isi 1 -2 sdm , lipat seperti amplop. Oles ujung kulit dengan putih telur. Rapatkan. Lakukan hingga isi habis. Doublekan kulit jika sobek .
  5. Panaskan minyak agak banyakan, goreng martabak hingga kuning kecokelatan. 
  6. Angkat dan tiriskan.
  7. Sajikan dengan irisan cabai rawit bersama kecap ,atau cuka pempek atau sambal favoritmu lainnya.


Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.