Sate Bandeng Loa Hoa - Sosis Ikan dengan Wortel, Jamur Kuping dan Soun ala Indonesia

Masih menggunakan bandeng yang sama yang pernah saya posting disini Sate Bandeng Telur Puyuh dengan bumbu western, kemarin saya buat sate bandeng juga dengan bahan ikan bandeng yang telah saya fillet dan simpan di chiller kulkas. Kali ini saya buat dengan bumbu seperti Bakso Loa Hoa atau bakso rambutan. Baksonya orang chinese. Ini versi ikan bandengnya. Membuat sate bandeng ini saya anggap seperti membuat sosis homemade saja. Kalau sosis premiumkan menggunakan usus domba sebagai casingnya. Nah karena si usus dan peralatan nggak ada. Saya anggap sate bandeng ini sosisnya orang Indonesia. Maksa? Ya maafkanlah
Bumbu sate bandeng ini hampir sama dengan bakso loa hoa yang pernah saya posting disini. Karakter orang Indonesia, saya dan keluarga salah satunya menyukai tekstur yang kenyal dan padat ya, nah sayangnya si sate bandeng loa hoa /bandeng rambutan  ini tidak. Cenderung lembek dan lembut. Mungkin karena adanya soun yang banyak jadinya daging ikan tidak kompak dan padat, sedikit lembut dan tidak kenyal seperti halnya satu bandeng bumbu rempah yang saya buat. Teksturnya persis sama dengan bakso loa hoa yang pernah saya buat dahulu. Walau saya tidak terlalu suka, anak perempuan saya thiya 4y suka sekali. Tadi dia makan dengan lahapnya. Mungkin karena dia ikut memasaknya bersama saya sehingga thiya antusias sekali memakannya. Alhamdulillah. 



Ikan bandeng yang berdaging gurih, putih dan lezat ini harus di olah dengan baik agar memakannya aman karena bandeng memiliki duri halus yang banyak. Mengolahnya menjadi sate bandeng membuat duri halusnya hancur karena di giling, namun jika tidak telaten membuat durinya di kulit ikan, tetap saja kita harus hati-hati. Oleh karena itulah, fillet daging ikan di kulit bandeng dengan seksama dan teliti, agar buah hati kita bisa makan dengan aman. 
Saran saya di postingan sebelumnya, jangan kucuri ikan bandeng dengan jeruk nipis saat ikan telah terpisah dari kulit dan tulangnya, karena akam membuat kulit /selongsong ikan menjadi rapuh dan mudah robek, speerti ikan bandeng yang saya posting kali ini, sehingga menyulitkan kita dalam memasukkan adonan ikan giling berbumbu ke dalam selonsong ikan. Selebihnya membuat sate bandeng loa hoa atau sate bandeng rambutan ini cukup mudah. Dan  berikut resepnya

Sate Bandeng Loa Hoa 

Bahan
1 buah ikan bandeng ukuran besar (saya 1 buah @500 gram).  Kuliti/pisahkan daging dan kulitnya. Bisa baca disini
50 gram udang (tanpa kepala dan kulitnya)
1 sdm  bawang putih goreng
2 sdm bawang merah goreng
1 putih telur

Bumbu dan bahan campuran ikan :
50 gram soun kering (rendam dalam air, potong 2cm, tiriskan)
1/2 pcs wortel (parut kasar)
50 -75 gram jamur kuping kering (rendam dan potong kecil-kecil, tiriskan)
3 siung bawang putih (cacah halus)
2 sdm  tepung sagu (saya tidak pakai_lupa)
2 sdt garam
1/2 sdm gula pasir (optional pengganti micin)
1 sdt merica bubuk
1sdm  saus tiram
1 sdt minyak wijen (optional, saya suka pakai untuk penambah citarasa)
1 sdt baking powder (optional, tapi sebaiknya pakai karena kita tidak menggunakan STTP atau Karagenan)
1 sdm kecap ikan /seafood sauce (optional, saya suka pakai untuk penambah citarasa)

Cara membuat :

  1. Untuk memudahkan proses penggilingan ikan baiknya setengah beku. Giling ikan dan udang hingga halus. Saya menggunakan chopper, anda bisa menggilingnya dengan blender drymill/FP. Lakukan perlahan-lahan. Bisa tambahkan putih telur untuk mempermudah penggilingan.Masukkan bawang putih dan merah goreng. Giling sampai adonan benar-benar halus.
  2. Siapkan semua bumbu campuran daging ikan
  3. Campurkan daging ikan dengan semua bumbunya kecuali gula dan garam. Aduk rata  Beri garam dan gula. Koreksi rasanya dengan cara mengukus sedikit. Sesuaikan asin dan gurihnya
  4. Isikan campuran daging ikan ke kulit ikan. Beri telur puyuh di dalamnya. Rapikan ikannya (jika tampak berantakan). Tata di atas daun pisang yang sebelumnya telah dilayukan sebentar  diatas kompor. Padatkan isinya dengan cara menekan-nekan isi di perut hingga memadat dan beri isian juga isinya di kepala ikan agar tampak berisi. Sisa adonan bisa masukkan ke dalam daun pisang
    .
  5. Gulung dan rapatkan. Ikat daun pisang dengan batang serai /daun pisang/ tali kasur. Kukus sekitar 15 menit hingga matang. Jika anda mengikatnya dengan tali plastik, lepaskan tali, lalu panggang
  6. Panggang sebentar untuk menciptakan efek terpanggang dan aroma daun pisang lebih kuat.

Selamat mencoba
The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.