Resep Ebi Furai - Udang Lurus Bertepung Frozen Food Favorit Saya

Udang Goreng Tepung atau Ebi Furai ini sering dijadikan frozen food dan makanan pengisi bekal /kotak makan. Sejak bento box ala Japan tenar, ebi furai telah menjadi salah satu sumber isian bento yang praktis, sehat dan hampir disukai semua kalangan. Udang yang dibalut tepung ini atau ebi furai  cocok saja dipadupadankan dengan kuliner lokal indonesia, mau di cocol sambal saja atau disertakan sayur diatasnya sedap saja. Ebi Furai adalah salah satu frozen food yang sangat saya sukai dan mudah sekali dibuat

Kalau ada udang berukuran lumayan besar, saya suka beli untuk di jadikan ebi furai, atau di stok daging udangnya untuk bakso, siomay dll. Kemampuan saya maksimal cuma 1kg saja untuk membuang kulit dan mengupas kepalanya, kalau lebih dari itu biasanya kerjaan lain terbengkalai dan patner kecil saya akan menangis menyayat hati. Alhamdulillah ada anak perempuan yang menemani apapun aktivitas ibunya, terkadang bisa diajak kerjasama, terkadang hanya maunya saja. Semoga dari mulut ini keluar kata-kata yang baik-baik saja untuk di dengarnya 

Anak Perempuan saya ini sekarang sedang sakit flu namun renyeng sekali. Sedari tadi pilek dan minta digendong. Saat diraba kepalanya lumayan hangat. Kalau anak lagi panas, saya sekarang panikan. Sejak panasnya yang tidak tinggi menyebabkan step /kejang. Saya jadi parno sendiri. Saat bayi, thiya pernah 40 oC, dan tidak kejang, tapi terakhir panas sekitar 8 bulan yang lalu sekitar 38 oC, dini hari jam 3 subuh menggigil dan kejang. Itu moment benar-benar nightmare bagi kami. Makanya sekarang kalau dia panas, saya berusaha tak panik, tetap tenang sambil terus dipantau demamnya. 

Membuat ebi furai ini, saat anak kesayangan sehat. Thiya akan membantu melapisi /membalur tepung rotinya. Terkadang urutannya tak sesuai. Suka suka hati dia melakukannya, sedapatnya saya bantu jika diijinkan. Jika tidak, saya sudah sediakan yang menjadi bagiannya,sedangkan bagian lainnya adalah punya saya. Udang yang dipakai cari ukuran sedang /besar ya seperti udang galah. Kupas kulit dan kepalanya lalu sisakan ekornya. Kepala dan kulit udang jangan dibuang, bisa kita gunakan untuk membuat kaldu udang. Kaldu udang bisa dipakai untuk masakan apapun seperti kuah model, kuah tekwan yang pernah saya posting disini, ataupun kuah masakan lainnya. Dan penggunaan Kaldu instan bisa di gantikan. 

Ebi Furai kita bantu luruskan dengan cara memutuskan urat dan memberi sayatan di punggung udang. Punggung udang biasanya ada kotoran. Bisa berwarna hijau atau hitam. Saat membelah punggung udang, bersihkan juga kotorannya. Bisa menggunakan bantuan ujung garpu yang ditusukkan ke punggung udang, atau dengan bantuan pisau untuk mencongkelnya. Udang saya kebetulan kulitnya lunak sepertinya baru ganti kulit, sehingga saya cukup melakukannya dengan tangan dan menggunakan pisau saat membuat sayatan.

Saya pakai feeling saja memberi sayatannya. Kerat -kerat cukup dalam tetapi tidak sampai putus. Udang lantas di beri perasan air jeruk nipis dan saya tiriskan. Semula saya meniriskannya dengan bantuan tissu makan agar udang lebih kering dan garing, namun tissu yang tipis  menempel di udang, dan saya harus melepaskan tissu yang terlanjur menempel satu persatu. Sehingga saya menggantinya dengan lap bersih. Hasilnya udang benar-benar kering dan siap untuk dilumuri telur dan tepung roti. 

 Untuk membuat rasa ebi furainya enak harus menggunakan tepung roti yang berkualitas seperti merk panko. Atau menggunakan tepung roti buatan sendiri. Saya tergantung stok saja di dapur. Terkadang pakai tepung roti instan, terkadang homemade dari roti buatan saya sendiri. Kalau buatan saya sendiri biasanya warnanya kuning. Nggak putih seperti tepung panko pabrikan
Pakai Tepung Roti Homemade
Jika ebi furai telah di luruskan dikerat-kerat dan di tata di nampan. Ada yang masih melengkung bisa di tekat-tekan untuk membantu uratnya benar-benar putus, sambil di tambah sayatannya. Kalau tidak diberi sayatan, biasanya akan melengkung ketika digoreng. Untuk tepung nya bisa menggunakan free gluten dan atau tepung berbumbu kemasan yang menjadi favorit masing-masing. Terus terang saya suka stok tepung bumbu racikan sendiri yaitu dari tepung terigu. maizena/tapioka, bawang putih bubuk, merica dan garam. Bawang putih bubuk bisa dibeli di supermarket /membuat sendiri, karena sifatnya yang higrokospis (mudah mengikat air) dan menjadi lembab sendiri. Bawang putih bubuk baru saya tambahkan saat tepung telah berada di piring. 

Jumlah balurannya tergantung selera, kalau saya maksimal 2x saja. Kalau ketebalan saya malah kurang suka. Jadi nggak merasa makan udang, adanya makan tepung goreng isi udang. Hehehe. Untuk membantu mempercepat proses pembuatan ebi furai, jangan lupa siapkan wadah telur, tepung dan tepung roti berjajar. Tangan  harus dalam keadaan kering agar tangan tidak belepotan tepung dan membantu kita membalur udang dengan cepat.  Dan berikut resepnya 

Ebi Furai -Udang Goreng Tepung 

Bahan
500 gram udang ukuran besar /sedang (kupas kulit dan kepala, sisakan ekornya)
1 butir jeruk nipis (peras airnya_optional)
2 pcs telur -kocok lepas
tepung roti /breadcrumbs secukupnya
tepung bumbu instan secukupnya ( saya dari perbandingan 3 sdm muncung  terigu  + 1 sdm muncung maizena + 2 sdt bawang putih bubuk + 1 sdt garam + 1/4 sdt merica diaduk rata)

Cara membuat
  1. Kupas kepala dan kulit udang, sisakan ekornya. Kerat memanjang  untuk membuang kotoran di punggung udang, dan buang urat nya juga. Bersihkan. Beri keratan di tubuh udang. Lakukan sampai habis. Beri kucuran air keruk nipis (optional). Tiriskan dengan lap bersih dan tepuk -tepuk agar udang benar-benar kering
  2. Tata dalam 3 mangkok berdekatan, tepung berbumbu, telur dan tepung roti. 
  3. Celupkan udang ke tepung berbumbu, telur dan tepung roti. Saat udang dimasukkan ke kocokan telur, pegang bagian ekornya dan tiriskan hingga telur tak lagi menetes baru masukkan ke tepung roti. Hal ini bertujuan agar tepung roti kering tidak menjadi lembab terkena kocokan telur di tubuh udang. Ulangi sebanyak 2x. Lakukan sampai udang habis . Jika salah satu pembalur habis. Buatkan lagi misal tepung berbumbunya habis sedangkan udang masih banyak.
  4. Simpan udang di freezer agar tepung roti set sebelum digoreng. Udang harus sejajar, tidak ditumpuk satu sama lain. Jika telah membeku baru bisa ditumpuk dengan dialasi kertas roti /plastik/daun pisang dll.
  5. Goreng dengan minyak panas hingga matang. Angkat dan tiriskan
  6. Sajikan dengan sambal favoritmu , sedap nya nyam-nyam 

Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.