Pepes Ikan Nila Tanpa Daun Pisang

Yang namanya Pepes ikan, identik dengan dibungkus daun pisang. Kalau rasa malas melanda, apa mau dikata. Loyang bolupun jadi juga menggantikan daun pisang sebagai pembungkus. Rasanya ? Sebelah Dua belas dengan dipepes betulan. Suami nggak bisa protes, nerima saja karena istrinya ini lagi sibuk urusan yang lain. Praktis juga cara seperti ini. Si ikan Nilapun sukses menjadi lauk makan kami😋 

Untuk bumbunya saya menggunakan bumbu hapalan untuk pindang. Nanas saya gantikan dengan belimbing wuluh. Jika dimasak dengan cara dikukus ini. Rasanya tidak seragam semua sisi ya, tergantung kita meletakan potongan belimbing wuluh, lengkuas, kemangi dan serainya dimana. Pada bagian yang terdapat belimbing wuluhnya akan sedikit asam, spot /titik yang lain nggak. Ada yang kuat serai dan lengkuasnya bagian lain tidak. Nah rasa yang nano nano inilah yang saya suka. Ditambah dengan kuah pedas gurih dari tetesan air di kukusan/dandang kita. Segar dan nikmat sekali. 

Pepes ikan ini sudah membudaya di masakan nusantara, walau namanya berbeda di setiap daerah. Si palembang disebut brengkes, pais dalam bahasa sunda, palai untuk minangkabau, payeh Aceh dan Brengkesan dalam bahasa Jawa. Nama Pepes sendiri dikaitkan dengan bahasa sunda. Tidak hanya ikan yang cocok di pepes. Oncom, tahu, tempe pun sedap juga dipepes. Dan semuanya identitik dengan dibungkus daun pisang ya. Di palembang sendiri yang sering di brengkes /di pepes biasanya ikan lais dan ikan patin, atau bisa juga olahan brengkes tempoyak patin. Lemak nian

Oke karena saya sedang mengerjakan masakan yang lain, jadilah buat makan siang yang praktis saja. Bumbu halus saya blender, lalu bumbu lainnya dipotong-potong dan diisi di dalam perut ikan. Jika anda menggunakan kualitas air yang berbeda antara air untuk memasak dan untuk minum. Saran saya gunakan air kukusan/dandang dengan air biasa anda minum, karena air di dandang akan menetes dan menjadi "kuah ikan", karena itu isi air kukusan tidak usah banyak- banyak. Secukupnya saja untuk melunakkan ikan.

Ikan nila sendiri merupakan ikan air tawar yang mudah sekali hidup di Sungai perairan Indonesia. Ikan ini tergolong pemakan apa saja (omnivora). Ikan nila kaya akan omega 6 tetapi rendah omega 3, sebaiknya yang menderita penyakit gangguan peredaran darah menghindari ikan ini. Ikan ini tergolong murah dan tidak memiliki nilai ekonomis yang tinggi dibandingkan ikan air tawar lainnya. Karena pemakan apa saja, Ikan ini digolongkan sebagai hama karena memakan tumbuhan air dan menggantikan posisi ikan "pribumi" Indonesia. Walau begitu ikan ini masih suka ditebar baik oleh pemerintah dan instansi swasta sebagai indikator pencemaran air di sungai dan danau. Kalau ikan sebegini gampang hidupnya nya saja mati, bagaimana kualitas badan airnya ?

Untuk mengolahnya menjadi masakan yang sedap tanpa bau lumpur ataupun bau khas rawa pada ikan ini. Saya harus menyiang ikannya dan membuang kotoran perut serta insannya dengan seksama dan bersih tanpa ada darah. Namun hati-hati sama empedu yang berada di dalam perut, karena jika pecah, akan menimbulkan rasa pahit di area yang terkena. Habitat ikan nila yang omnivora dan sifatnya yang agresif membuat ikan ini memilki bau anyir yang khas. Yang hanya bisa ditumpas jika insang dan kotoran dalam perutnya hilang lalu direndam air asam jawa dan perasan jeruk nipis. Selanjutnya beri bumbu yang pas. So lets go cooking 

Pepes Ikan Nila Tanpa Daun Pisang

Untuk 2 Porsi

Bahan :
Ikan Nila   500 gram ( 2 ekor)
1/2 Ikat kemangi  potong potong
5 buah belimbing wuluh besar, potong - potong (tambahkan jika suka)
1/4 blok asam jawa (1 sdm asam jawa larutkan dengan 6 sdm air)
1 buah jeruk nipis /jeruk kunci
1 buah batang serai (memarkan, ikat simpul)
1 ruas (5 cm) lengkuas (Memarkan bagi 2)
Daun salam 5 lembar
10 pcs cabe rawit merah utuh (optional)

250 ml (untuk isian dandang/sesuaikan dengan besar /kecilnya dandang)

Bumbu halus
Cabe merah 7 buah ( Tambahkan jika suka pedas)
5 siung bawang merah
1 ruas kunyit (Bakar sebentar, saya 1 sdt kunyit bubuk)
1 buah tomat
terasi 1/2 sdt (skip jika tidak suka)
1 sdt garam
sejumput gula (pengganti micin)

Cara membuat :

  1. Bersihkan ikan  dan darah yang terperangkap di sela -sela tulang perut ikan. Rendam dengan air asam jawa sekitar 10 menit. Bilas lalu  kucuri dengan jeruk nipis. Sisihkan /simpan di kulkas selama mempersiapkan bumbu halus.
  2. Blender bumbu halus dengan sedikit air
  3. Bagi 2 semua bumbu berupa serai, belimbing, wuluh, lengkuas. Masukkan ke dalam perut ikan. Sisakan sedikit untuk taburan
  4. Isi dandang dengan air. Panaskan dandang.
  5. Tata daun salam di dasar loyang (bisa digantikan dengan daun pisang/daun kunyit).  Masukkan ikan.
     
  6. Beri Campurkan bumbu halus ke dalam loyang. Tambahkan sisa bumbu berupa potongan belimbing wuluh, kemangi, cabai rawit (bila pakai),  batang serai dan bumbu lainnya. Masak sekitar 15 menit
  7. Koreksi rasanya
Siap di hidangkan

Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.