Pempek Putih Telur Tanpa Ikan atau Pempek Sutra Ekonomis

Sepupu Ibuku atau Bibiku adalah penjual bolu basah sejenis lapis legit, maksubah, engkak dan aneka bolo palembang lainnya. Menjelang Idul Fitri dalam 10 hari mereka akan memproduksi sekitar 800 loyang bolu basah dan tentu saja menyisakan banyak putih telur yang harus segera di keluarkan dari dapurnya, agar aktivitas memanggang lapis dan sejenisnya tidak terganggu karena ruang dapur yang semakin sempit. Dan keluarga yang lain, yang tidak berjualan akan mengambil putih telur ini berember-ember dan di simpan di kulkas masing-masing untuk di olah menjadi pempek putih telur atau pempek sutra versi ekonimis, sebagai suguhan pempek di hari raya.

Inilah suguhan kami, masyarakat ekonomi kebawah  membuat kudapan hari raya dengan bahan seadanya. Walau bahannya sederhana pempek ini kenyal, lembut dan gurih dan namanya hari raya Habis saja pempek ini disikat sama keluarga, tetangga yang datang ke rumah. Pempek putih telur atau pempek sutra ekonomis ini hanya mengandalkan rasa gurih dari penyedap rasa seperti kaldu jamur merk tortole/penyedap lainnya seperti royco/masako dan tekstur kenyal serta lembut di dapatkan karena adonannya yang encer dan cair. 

Membuat pempek ini bisa menggunakan plastik es atau di kukus dengan loyang. Jika khawatir dengan ingredient pada plastik es yang tidak diketahui apakah food grade atau tidak, bisa menggunakan loyang dan dialasi dengan daun pisang agar tidak lengket. Selebihnya membuat pempek ini sangatlah mudah. Oh ya kalau mau menggunakan daging ikan giling ,silahkan saja di tambahkan pada adonan ini. Cukup sekitar 100 gram daging ikan giling untuk 1 resep ini dan tambah porsi air sekitar 100 ml. Pempek ini akan tetap kenyal dan lembut. 
Sejujurnya, saya lebih menyukai pempek yang tidak di goreng karena minim minyak. Lingkar perut ini sudah sedemikian tebalnya, ntah kapan berkurang kalau tidak dimulai mengurangi jumlah minyak yang dimakan. Tetapi suamiku nggak suka pempek rebus saja, dia lebih menyukai pempek yang garing diluar alias digoreng. Jadi kembali ke selera masing-masing. 

Dulu, pertama kali bibi saya buat pempek ini. Sayapun nggak tahu kalau banyak menggunakan putih telur. Setelah terbiasa makan setiap tahun jadi hapal dan ingat saja teksturnya. Memang makan pempek ini, saya cuma setahun sekali. Saat akan menghabiskan stok putih telur yang melimpah di bulan Idul Fitri /hari raya. Oh ya gunakan kaldu jamur yang telah berlogo halal ya. Soalnya di pasar ada yang telah berlogo halal, ada yang nggak. Saya beli kaldu jamur di Pasar Kuto nggak ada labelnya (mungkin stok lama), kalau di swalayan ada. Jadi teliti sebelum membeli bagi saudara saya yang muslim. Dan berikut ini resepnya ya

Pempek Putih Telur Tanpa Ikan atau Pempek Sutra Ekonomis
Bahan 
400 gram putih telur 
200 ml air
1 ikat daun bawang (potong-potong)
1 sdm kaldu jamur /penyedap rasa
200 gram sagu
2 sdt garam

Cara Membuat
  1. Masukkan putih telur, air,garam, kaldu jamur aduk hingga rata. Tambahkan daun bawang, sagu. Aduk rata. Cicipi, kalau kurang asin bisa tambahkan garam sesuai selera
  2. Panaskan dandang
  3. Siapkan loyang yang dilapisi daun pisang atau plastik es. Masukkan adonan ke dalam plastik, atau ke loyang yang dialasi plastik food grade /daun pisang
  4. Kukus hingga matang ditandai dengan pempek mengera, tidak cair
  5. Dinginkan
  6. Panaskan Minyak, potong sesuai selera goreng hingga cokelat. 
  7. Angkat, tiriskan, sajikan dengan pempek

Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.