Pempek Dos Belah - Pempek Tanpa Ikan Dengan Ebi dan Kecap

Variant pempek lagi nih teman-teman. Serupa dengan pempek tanpa ikan lainnya seperti pempek pistel tanpa ikan disini, atau pempek panggang tanpa ikan disini. Pempek Dos Belah pun juga tanpa ikan. Pempek ini berbentuk lonjer kecil /lonjong kecil, bagian tengahnya di belah lalu diberi isian ebi dan sambal pedas serta kecap. Bisa disantap dengan atau tanpa cuka pempek. Bahan dan cara membuatnya mirip dengan pempek pangang tanpa ikan yang pernah saya posting, bedanya pempek ini digoreng. Tidak seperti pempek lenggang tanpa ikan yang hanya sedap jika dimakan saat hangat, kalau dimakan dingin keras permukaan kulitnya. Pempek Dos belah ini sedap disantap baik dalam kondisi hangat atau dingin. Karena itu pempek dos belah mudah sekali di temui di warung-warung aneka jajajan, tidak seperti pempek panggang yang penjualnya menjualnya dalam bentuk gerobakan atau toko tertentu 
Saya justru membuat pempek belah ini baik pempek panggang atau pempek goreng jika sedang membuat cuka pempek. Karena sekalian memanfaatkan ampas cuka pempek untuk isiannya. Pelit yaa? hehehe. Stock cuka di rumah saya wajib ada, jadi kalau cukanya sudah habis saya akan segera membuatnya kembali. Jika baru pulang dari Palembang, kekentalan cukanya akan tinggi, makin ujung bulan akan berkurang kentalnya dan berganti encer saat stock habis dan saya menggunakan gula aren lokal. Gula aren lokal hanya bisa membuat rasa cuka mirip dengan gulo batok Linggau (asal gulo batok Palembang) tetapi teksturnya tidak. Mau berapa banyakpun saya tambahkan si gula, tetap nggak buat gulanya kental selayaknya gula batok dari linggau. Ntah apalah bedanya.
Gulo Batok dari Linggau
Sedikit tips saat membeli gula batok adalah adalah pilihlah gulo batok yang berwarna cokelat, jangan hitam karena kalau hitam cukanya ada rasa pahitnya. Saya lebih menyukai gula batok yang berwarna cokelat. Dan saat dimasak cuka kita akan hitam pekat juga dan tanpa rasa pahit.  Saya kalau pulang, akan bawa ke lampung beberapa kg gulo batok, dan disayang -sayang kalau mau masak. Hehehe

Membuat cuka ini hanya untuk 1 botol @600 ml. Dan satu buah  gulo batok , jadi cuka pempek yang dihasilkan bisa kental. Ibu saya bilang kalau masak cuku tangkai cabainya sebagian dibuang sebagian tidak jadi kandungan gizi pada tangkai masih teringkut dan kami tidak pernah menggunakan cuka makan /asam jawa melainkan air perasan jeruk sate saja. Aroma cuka pempek akan berbeda. Beberapa penduduk yang nonmuslim akan menggunakan arak putih dalam cuka pempeknya. Saat saya kecil, saya suka saja menghirup cukanya, setelah dewasa barulah saya mengerti perbedaan cuka dengan menggunakan arak putih/ tidak -  hanya diketahui saat telah dicicipi.

Saat cuka telah matang, akan di dinginkan dan didiamkan selama 24 jam sebelum akhirnya di saring dan disimpan dalam botol. Jika simpan di kulkas (saya bagian pintu), cuka pempek akan tahan lama (kalau saya membuatnya sendiri) 3 bulan masih bagus, tetapi jika membelinya nggka tahan lama, kadang 1 minggu saja sudah terasa asam dan adah buih di atasnya. Cuka pempek seperti itu baiknya dibuang. Nah kalau membuat sendiri cuka pempekmu, dan ketika disaring ada ampas cukanya, jangan buru-buru dibuang, kita bisa pergunakan sebagai isian pempek dos belah atau pempek panggang. Baik dengan adonan yang tanpa ikan atau dengan ikan tergantung ekonomi dan kondisi dompet saat itu.

Kalau dahulu membuat cuka, ibu akan melarutkan dengan air terlebih dahulu gula batoknya untuk kemudian disaring. Karena jaman dahulu pembuat gula batok masih sangat tradisional. Gulanya biasanya kotor, ada aja sampahnya mulai dari binatang kecil yang bikin jijik, daun kering atau batang kayu kecil hingga serpihan arang /batu kecil. Sekarang sejak mulai ditata dan diedukasi untuk meningkatkan nilai jual produknya.Gula batok sudah bersih dari aneka bahan tambahan seperti itu. Paling parah jika kita membelinya di pasar tradisional, akan ada tawon yang berterbangan diatas peti gula batok dan memakan gulanya, jadi pembelinya harus hati-hati. Saya malah menyukai "atraksi" tawon yang berterbangan dan mengerumini gula batoknya dan menandakan keaslian dan kemurnian si gula tanpa ada tambahan zat berbahaya. Hal ini hanya berlaku dipasar Sekip Ujung dan tidak saya temui di pasar kuto Palembang .Setiap pasar itu unik, walau berdekatan tapi harganya bisa sangat jauh satu sama lain. 

Saya membuat pempek ini untuk suami yang giginya masih kuat dan banyak. Sagunya sekitar 300 -350 gram, kalau untuk orang tua saya takaran sagu dikurangi agar tak terlalu kejal / kenyal baginya. Nanti gigi palsu malah lepas, hehehe. Enaknya membuat sendiri ya ini, kita bisa mengatur kekenyalan pempek sesuai dengan kemampuan dan selera orang rumah. Mau sagu 250 atau 350 gram, adonan sudah bisa di bentuk dan dilonjongkan, tapi sesuai selera penambahakan sagunya. Takaran ini pas menurut selera suami saya. Dan berikut resepnya

Pempek Dos Belah - Pempek Tanpa Ikan Dengan Ebi Halus dan Kecap

Bahan :
Adonan Pempek Tanpa Ikan (Biang)
150 gram Tepung terigu
250 ml  Air mendidih
1 Butir Telur
1 sdm peres garam
1 sdt merica bubuk
1 sdt Kaldu bubuk instan ( Optional, saya tidak pakai)

350 gram sagu /tapioka ( sekitar 50 gramnya untuk taburan)

Isian
Ampas cuka , ebi halus, kecap, cabai rawit
Tidak ada ampas cuka bisa memblender 15 pcs cabe rawit, 5 siung bawang putih, 1sdt garam dengan sedikit air

Cara membuat

  1. Masukkan  terigu dan garam
  2. Didihkan air, jika telah mendidih masukkan air pada wadah berisi terigu aduk cepat. Aduk sampai rata. Sisihkan 
  3. Setelah agak dingin tambahkan telur , aduk rata. Koreksi rasanya. Sesuaikan asinnya
  4. Tambahkan sagu / tapioka sedikit demi sedikit sampai adonan bisa di bentuk. tidak perlu menguleni seperti membuat roti. cukup sampai adonan tercampur saja. 
  5. Siapkan kuali /panci beri air dan didihkan, sementara kita membuat pempeknya berbentuk lonjong
  6. Ambil sedikit adonan sekitar 50 gram, bentuk lonjong. Lakukan sampai habis
  7. Masukkan secuil adonan ke air mendidih, tunggu sampai matang. Cicipi, kalau kurang asin bisa tambahkan garam di air rebusan. Jika sudah pas lanjutkan proses perebusan semua pempek
  8. Bila pempek telah terapung, Angkat dinginkan. Proses pendinginan bisa dibantu dengan merendam pempek dalam air. Jika untuk stok, disimpan dilemari es
  9. Siapkan minyak agak banyak goreng pempek hingga matang. Angkat dan tiriskan
  10. Belah 2 pempek tapi jangan sampai putus. Masukkan 1 sdt ebi, 1 sdt sambal /ampas cuka dan sedikit kecap. 
  11. Sajikan bersama cuka hitam, atau cabe rawit.


Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.