Pancake Putih Telur Vla Nangka

Memanfaatkan semua bahan dari sisa kulkas dan lingkungan sekitar, hari ini saya membuat pancake putih dengan vla nangka dahulu. Nangka sedang berbuah banyak sekarang. Harus mulai di cicil dan dihabiskan agar freezer ada ruang kosong dahulu. Nangka yang digunakan berasal dari pohon nangka di depan rumah yang tahun ini menjadi primadona, karena satu-satunya pohon nangka yang masih tetap legit, harum dan manis walau sering kali di cuekin sama penghuni kompleks disini. Saya olah menjadi pancake putih telur, walau hanya menggunakan putih telur, pancake ini tidak bikin tenggorokan seret dan sakit loh. Tetap lembut, wangi dan berpori selayaknya pancake dengan telur utuh



Konon katanya, pohon nangka jika akan dipotong buahnya untuk sayur, maka lakukan terus setiap kali dia berbuah. Jangan terkadang untuk sayur, terkadang untuk buah. Nanti dia ngambek dan tidak mau berbuah manis seperti biasanya. Ntah benar atau nggak mitos itu, tetapi pohon nangka tetangga saya yang sering sekali di panen untuk gulai nangka (menjadi nangka sayur), dan ditunggu hingga matang menjadi nangka buah tahun ini ngambek tidak mau berbuah. Tidak seperti pohon nangka di seberang jalan rumah kami, yang konsisten jarang kami lirik kecuali harumnya sudah sampai ke dalam rumah. Tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya rajin sekali berbuah lebat , harum dan manis. 

Walau pohon nangka di depan rumah saya banyak berbuah, namun saya malas jika harus memanjat pohon dan mengupas buahnya hanya untuk mendapatkan nangka muda, kalau mau membuat gulai nangka mending beli di pasar saja. Nah karena itulah pohon nangka  itu konsisten matang berbarengan dan mulai mengusik saya untuk di olah. Kebetulan saya sedang bersih-bersih kulkas, menghabiskan putih telur yang menumpuk sisa membuat lapis nanas, lapis philipine dan aneka kue kering lainnya yang telah saya posting sebelumnya. 

Putih telurnya sudah saya buat menjadi pempek putih telur, cake putih telur , pancake rainbow putih telur dll. Semuanya akan saya posting disini, sebagai kenang-kenangan saya terutama, dan siapapun yang mau mengeksekusinya. 

Jika anda ingin membuat cake putih telur, namun saat dikocok putih telurnya tidak mau mengembang. Ya mungkin karena wadah yang kurang bersih dari lemak, atau kena tetesan air es. Jadi putih telurnya tak mau mengembang. Kan sayang kalau dibuang, olah saja menjadi pancake. Kebiasaan saya membuat cake putih telur adalah penambahan gula yang bertahap. Sehingga jika telur tidak mengembang, saya bisa olah menjadi yang lain tanpa khawatir olahan itu menjadi kemanisan. Dan seperti itulah kejadiaan resep ini bermula. Kelewat pelit untuk membuang adonan, saya tambahkan ragi saja di adonan dan jadilah pancake ini. Kalau saya cetak di cetakan kue pukis, namanya Pukis Putih Telur wkwwk. 

Sebulan ini full dengan cake, bolu atau olahan sejenisnya. Padahal kalau saya lagi rajin-rajinnya membuat pempek/tekwan/otak-otak/model dll, saya sangat membutuhkan putih telur. Andai kulkas saya size freezernya besar, tentu bisa diatur lebih baik lagi. Apa daya kulkas saya sudah menjerit kepenuhan , tanda perlu dibersihkan bunga es dan isinya. Sepertinya harus nabung beli yang baru nih. Pinginnya yang tipe tanpa bunga es, jadi benaran bisa full kapasitasnya dan tidak report membersihkan bunga es setiap 2 minggu sekali. Ketahuan sekali ya betapa jadulnya kulkas saya itu😂. 


Lemari es yang saya miliki itu saya beli saat masih single, untuk menemani saya di mess kamar perusahaan tempat saya bekerja dahulu. Maunya dahulu beli yang super kecil saja, agar bisa memasukkan minuman dan es saja, tapi ibu dan adik saya ngotot membeli yang sedikit lebih besar dari permintaan saya. Waktu itu saya sedikit sebal dan kesal, baru beberapa tahun terakhir takkala saya mulai suka menimbun barang ke lemari es, saya sangat bersyukur memiliki lemari es yang sedikit legaan. Nah sekarang kebiasaan menimbun makanan di lemari es ini mulai terasa nyesak, saat menyadari ukurannya kok kecil sekali ya. 

Membuat pancake ini tidak susah seperti halnya pancake pada umumnya, hanya saja saat mengisi Vlanya tidak usah banyak-banyak seperti foto diatas, karena susah untuk di gulung, dan belepotan ke teflon. Sehingga menjadi lengket dan membuat teflon gosong. Oles tipis saja sisakan pinggirannya untuk sebagai perekat. Vla nangka bisa digantikan dengan vla favotimu lainnya atau  selai favoritmu atau menggunakan selai kacang, dll. Mungkin postingan ini terlewat moment nya ya, tapi siapapun yang membutuhkan semoga bermanfaat kapanpun diperlukan dan sebagai catatan pribadi saya juga. Untuk resep vla nangka nya itu sama dengan vla nangka pada Bomboloni Nangka yang saya posting disini Bomboloni Vla Nangka Berikut resep pancakenya

Pancake Putih Telur Vla Nangka
Sekitar 25 pcs
Bahan
Pancake
400 gram putih telur
100 gram gula pasir (tambah jika suka manis)
150 gram terigu protein rendah
35 gram susu bubuk
15 gram maizena
160 gram mentega cair
2 sdt ragi instan (sekitar 4 gram)

Cara membuat
  1. Cairkan mentega. Tidak perlu sampai semuanya mencair. Saat sebagian mentega mencair, segera matikan api. Goyang-goyang hingga semua bagian mencair. Sisihkan
  2. Aduk rata terigu, susu bubuk dan maizena dalam wadah. Bila perlu ayak.Tambahkan ragi. Aduk rata. Sisihkan
  3. Masukkan putih telur ke dalam mangkok. Mixer bersama gula hingga larut. 
  4.  Tambahkan campuran tepung terigu tadi
  5. Tambahkan mentega cair, aduk rata. Diamkan sekitar 30 menit hingga sedikit mengembang
  6. Panaskan teflon. Saya mengalasi teflon dengan besi tebal agar panas merata. Jika anda tidak punya. Panaskan teflon hingga panas tapi tidak panas sekali hingga teflon berasap. Kecilkan api. Tuang 1 sendok sayur adonan.
  7. Tunggu hingga ada buih diatasnya, saat 3/4 matang oles vla tipis saja. Tutup. Hingga semua berkulit dan menempel
  8. Dorong ujung pancake hingga tergulung. Angkat dan sajikan
Pancake ini lembut, tidak bikin seret ditenggorokan.

Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.