Nila Bakar dengan Sayuran Kuah Kuning

Lagi-lagi masak rumahan dahulu ya kawan-kawan. Ini menu makan siang kami. Nila Bakar dengan Sayuran Kuah kuning. Hal yang saya suka memasak harian adalah suami dan anak saya makan dengan lahap. Thiya hampir menyukai semua jenis masakan ikan yang saya masak. Mau di goreng, panggang/ bakar atau kukus  dan tentu saja agar sehat dan kaya serat saya menambahkan sayur mayur. Sayurnya akan dipilih bermacam-macam mulai dari kecipir, kembang kol, wortel dan cacaisim. Jadi warnanya akan warna warni dengan kuah ngejreng berwarna kuning dan anak saya pun seakan terhipnotis untuk makan siang dengan lahap. Alhamdulillah

Ikan Nila yang digunakan berukuran kecil, namun jika akan menggunakan ikan yang berukuran besar, tentu akan lebih sedap. Disini ikan nila tidak menjadi favorit, beda sekali jika di Palembang. Makanya ikan nila disini dijual dengan harga cukup murah 1 kantong plastik seberat 1kg hanya 15rb. Kalau beli 2 kantong jadi 25rb, itupun sudah dibersihkan loh. Jika saja saya tak ingat kalau freezer saya sudah penuh dengan bahan makanan yang lain, tentu saya dengan senang hati membelinya. Ikan nila memiliki bau khas rawa ya, cuci bersih dan siangi sampai insangnya juga dibuang, cuci bersih lalu kucuri dengan air jeruk nipis.

Dasar ibu-ibu ya, ada saja rasa "serakah" untuk memborong sesuatu, padahal sadar kalau kulkas dan perut tidak mampu menampungnya. Jujur saja saya sedikit menyesal tidak membeli ikan ini 2 kantong, kan jarang lapak penjual ikan nila ada, biasanya hanya di hari libur/ weekend bapaknya jual. Hari-hari biasa adanya ikan laut dan ikan tambak seperti lele dan patin.

Tahukah anda dengan mengolah ikan dengan cara dipanggang akan menjaga kandungan gizinya, dibandingkan dengan cara di goreng. Saat ikan dipanggang perhatikan saja ada cairan yang keluar dan itu adalah minyak ikan. Minyak ikan sangat baik untuk kesehatan, jadi tak perlulah beli atau minum suplement minyak ikan, kalau kita rajin mengkonsumsi ikan dengan cara mengolah yang benar. 

Ikan yang telah dipanggang kita masukkan ke dalam bumbu kuah kuning, agar minyak dan lemak ikan bisa memberi rasa ke kuah dan kuah memberi bumbu ke dalam sela-sela ikan. Lebih sehat tentu saja dan percayalah rasanya akan jadi juara. Tanpa kaldu instan pun. Masak begini udah sedap sekali loh. 

Saya mengalasi memanggang ikan dengan daun pisang, jika anda mengalasinya dengan daun lengkuas , daun kunyit maka oles daun dengan minyak sayur , karena daun tersebut tidak memiliki polifenol sebanyak daun pisang sehingga akan menempel di kulit ikan. Daun pisang kaya akan polifenol seperti halnya daun teh berbentuk EGCG / Epigallocatechin Gallate. Yaitu  semacam senyawa ester yang berkhasiat mencegah kanker, dan inhibitor/menghambat HIV (pyrko 2007). Saat ikan telah matang, masukkan ke dalam kuali dan siram-siram bumbunya agar meresap. Sedap loh. Untuk sayurnya saya potong memanjang. Khusus mentimun bagian bijinya dibuang. Potong sisi kiri kanan dan tengah-tengahnya dibuang. Kecipir dan mentimun jangan dimasak hingga lunak, jadi kalau dimakan ada sensasi krez kreznya. Kalau wortel saya masak hingga lunak begitupun kembang kol. 

Kembang kol yang berbentuk seperti pohon ini, terkadang menjadi tempat tinggal ulat. Karena itu pancing ulatnya keluar dennna cara merendam kembang kol dengan air garam. Kalau kembang kol nya ada ulat, ulatnya akan keluar terkena air garam. Baru olah deh. Cacaisim itu daun sisa-sisa tanaman kembang kol. Jangan dibuang daunnya, bisa diolah menjadi sayuran sedap loh. Dan berikut Ini resepnya ya kawan

Nila Bakar Dengan Sayur Kuah Kuning
Bahan 
500 gram ikan nila (Disiangi dan di cuci bersih perutnya, kucuri dengan air jeruk nipis)
1 sdt garam
1/2 sdm gula pasir
1 ikat kecipir sekitar 10 pcs (potong memanjang)
1/2 kuntum kembang kol (rendam dengan air garam agar ulatnya keluar, potong potong)
1 buah timun buang bijinya potong-potong
300 -400 ml air

Bumbu halus
Cabe merah 4 buah ( Tambahkan jika suka pedas)
3 siung bawang putih
5 siung bawang merah
4 pcs kemiri (sangrai agar tidak langu)
1 ruas kunyit (Bakar sebentar, saya 1 sdt kunyit bubuk)
1 sdt garam
sejumput gula (pengganti micin)

Bahan lainnya*( Bersifat optional, anda bisa gunakan untuk menambah aroma/ kepedasan
1 ruas (5 cm) lengkuas ( Memarkan )
Daun salam 2   lembar
1 batang serai (memarkan ikat simpul
Daun pisang secukupnya  ( layukan diatas kompor, potong sesuai kebutuhan)
5 pcs cabe rawit merah utuh (optional, tambah jika suka pedas)

Cara membuat :

  1. Bersihkan ikan  dan darah yang terperangkap di sela -sela tulang perut ikan, buang insangnya, kucuri dengan jeruk nipis. Bilas .Beri 1 sdt garam, tabur dan sebarkan merata.
  2. Siapkan panggangan. Alasi dengan daun pisang/daun kunyit/daun lengkuas atau skip jika teflon anda antilengket. Panggang ikan hingga matang ( Saya menjalankan 2 kompor, satu untuk memanggang dan satunya untuk membuat sayur. Saat ikan telah matang, masukkan ke sayurannya.
  3. Blender bumbu halus dengan sedikit air (saya menguleknya). Tumis hingga harum. Tambahkan lengkuas, daun salam dan serai (jika pakai). Tambahkan air, masukkan wortel, masak setengah matang. Masukkan kembang kol masak hingga matang. 
  4. Masukkan Mentimun dan kecipir serta cacaisim. Aduk rata.  
  5. Masukkan ikan. Masak hingga air sedikit berkurang dan meresap ke ikan. 
  6. Beri garam dan gula, Sesuaikan rasanya.
  7. Sajikan
Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.