Doggy Chocolate Cookies - Kuker Imut Chocolate Doggy

Sejak melihat bentuk cookies ini , kue kering cokelat dengan bentuk doggy di bogasari expo beberapa tahun yang lalu saya memang suka. Tapi cuma sebatas mimpi membuatnya. Lagi-lagi alasannya karena waktu. Working mom tanpa IRT sambil menjaga IBu yang sakit diabetes, semua kerjaan sebelum dan sesudah pulang kerja, saya yang handle. Jangankan membuat kue kering /cookies yang ribet seperti Doggy chocolate ini, membuat yang bentuknya standarpun tak ada waktu. Jadi kalau lebaran, selain masakan, kue kering dan bolu lebaran semua dibeli😁. 

Setiap pilihan ada konsekuensinya. Tahun ini saya sudah resign dari tempat kerja. Walau terkadang kangen dengan rekan kerja, laboratorium, chemical yang dipakai hingga suara bising mesin pabrik yang menyala. Saya merasa beban setiap meninggalkan anak dirumah sambil menangis terangkat. Iya betul keuangan saya tidak selancar saat saya bekerja, Alhamdulillah walau tidak semuanya bisa terbeli, saya masih bisa membuatnya sendiri. Menemani thiya adalah prioritas saat ini, jangan sampai dia merasa seperti saya kecil yang "jarang" melihat ibunya sendiri. 


Ibu saya saat pagi hari akan memasak untuk kami, lalu siang hari berangkat ke pasar untuk mengantar bekal makan siang ayah dan baru kembali ke rumah malam hari saat saya sudah tertidur lelap. Besok harinya ibu bangun pagi dan menyiapkan sarapan pagi dan saya berangkat sekolah. Begitu terus setiap hari, seingat saya sejak saya SD sampai saya SMP. Saya baru mulai dekat dengan ibu saya justru saat saya telah kuliah dan melihatnya berjuang sendiri membantu ayah walau dari rumah. Melihatnya berjuang seperti itu saya bertekad dalam hati. Saat aku punya anak nanti, jangan sampai ia merasakan beribu ada, beribu tiada atau berayah ada berayah tiada. Semoga kami bisa menemani tumbuh kembang anak kami (aamin). Dan berbekal tekad itulah, Sept 2018 kemarin saya resign. Dengan segala carut marut ekonomi keluarga. 



Kembali ke doggy chocolate cookies ini, karena buatan pertama saya sangat hitam dan legam, saya lantas mengurangi takaran resep chocolate bubuk dan melipat gandakan dengan susu bubuk. Memang warnanya lebih lembut, namun saat dipanggang meleber, sudah cantik cantik dibentuk, doggy cookiesnya tidak sebulat resep aslinyağŸ˜ž


Seingat saya semua bahan kering totalnya sama, hanya saat membuat pertama kali, listrik mati berjam-jam, sehingga adonan saya masukkan ke kulkas dan di tutup rapat. Saat membuat adonan yang kedua, sedang tidak mati lampu, sehingga adonan hanya dimasukkan ke kulkas sebentar saja, kurang dari 30 menit. Mungkin suhu adonan harus benar-benar dingin jika ingin membuat kue kering ini agar benar-benar bulat dan tidak meleber. Lalu saya tidak memasukkan kue ini ke kulkas, seperti halnya pertama kali buat. Kue kering ini benar-benar berasa cokelatnya dan berasa pas susunya. Walau saya tidak menggunakan mentega tapi milky sekali. 

Sebentar lagi Idul adha, kalau mau buat suguhan hari raya. Ini cocok juga loh. Membuatnya seru bersama anak-anak dan melatih kesabaran ibunya lagi dan lagi, hahahaha. Saya sertakan 2 gambar, yang sangat cokelat dan sedikit cokelatnya. Resep dibawah yang ditambah dengan susu bubuk, kalau mau resep aslinya skip susu bubuk, gunakan cokelat bubuk yang warnanya tidak terlalu pekat seperti merk vanhouten. Anak saya kalau dikasih yang doggy yang pekat begini, dia nggak mau. Takut dianya. Hehehe. 

Doggy Chocolate Cookies 
Sumber : IG ibu Fatmah Bahalwan with modif
Untuk 2 toples @500 gram
Bahan :
300 gram mentega/margarin (saya margarin)
200 gram gula halus
2 pcs kuning telur
350 gram terigu protein rendah seperti kunci biru
30 gram cokelat bubuk (saya pakai yang benar-benar cokelat bedrop, resep asli 50 gram)
20 gram susu bubuk full cream (resep asli tidak pakai)
1 sdt vanila

Bahan pelengkap : Meisis (gunakan yang stabil /tidka meleleh saat dipanggang), choco crunch (pilih yang original/berbentuk cekungan), choco chip

Cara membuat
  1. Kocok mentega dan gula halus sampai lembut, masukkan kuning telur satu persatu. Kocok sampai tercampur rata
  2. Masukka terigu, cokelat bubuk dan vanila. Aduk rata
  3. Masukkan ke kulkas hingga sedikit padat. Timbang sekitar @12 -15 gram. Bentuk bulat simpan dikulkas minimal 1 jam (tergantung kulkas masing-masing) hingga memadat
  4. Bentuk bulat, beri hiasan  meisis untuk mata, choco chip untuk mulut dan choco crunch untuk telinga. 
  5. Letakkan di loyang yang di alas baking paper.
  6. Oven dengan suhu 140 oC selama 35 menit hingga matang
  7. Keluarkan, biarkan dingin di loyang.
  8. Simpan di wadah kedap udara.

Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.