Cream Cheese Bread With Homemade Cream Cheese So Yummy

Tinggal di site dengan akses terbatas, membuat ibu rumah tangga seperti saya harus kreatif dan memaksa diri sendiri membuat serba homemade, salah satunya adalah cream cheese. Siapa sangka salah satu praktikum jaman kuliah, akan di rebake berkali-kali demi memuaskan dahaga akan roti dengan topping dan isian super keju yang nyusu banget. Roti ini benar-benar juara. Berpadu dengan topping lembut rasa susu dan isian cream cheese pula. Alangkah double sensasinya. Tapi itulah letak juaranya

Jika anda menggunakan cream cheese pabrikan, bisa beli di semua supermarket di kotamu. Pilih di bagian daily produk. Cream cheese tidak tahan suhu ruang, karena itu  dipajang di bagian lemari pendingin bersama dengan heaving cream, yogurt ,sour cream ataupun daily product lainnya. Tetapi jika anda kesulitan mendapatkannya, anda bisa membuatnya sendiri dari Susu Sapi (segar /kemasan), air jeruk /cuka, silahkan baca dipostingan saya sebelumnya disini Homemade Cream Cheese - Krim Keju tanpa pengawet.

Saya memiliki seorang teman yang anaknya menderita kelainan imunitas tubuh. Salah satu penyebabnya diduga adalah dari makanan. Dan makanan yang harus dimakan anaknya itu dengan syarat tertentu dan berlangsung selamanya. Dia mengeluhkan tentang mahalnya bahan makanan tersebut. Tidak boleh ada pewarna, perasa, pengawet dalam 1 gigit cemilan yang  dimakan anaknya. Hmmm tinggal di perkotaan, saya bisa membayangkan bagaimana repot dan kesulitan yang di alaminya. Mau membuat sendiri tentu dia repot sekali karena selain seorang ibu diapun tercatat sebagai karyawan di salah satu perusahan. Saya tak bisa membantu banyak. Selain berdoa untuk kebaikannya dan mendengarkan keluh kesah dan ceritanya.

Hidup adalah pilihan bukan?  Sebagai seorang ibu yang full time alias ibu rumah tangga biasa, saya sudah mempertimbangkan masak-masak tentang karier, penghasilan dan tumbuh kembang anak saya. Ada hal yang harus di prioritaskan, ada yang harus dikorbankan dan ada yang harus diperjuangkan. Karena saya percaya Saat Allah SWT telah menuliskan pada Qolamnya "Sebaik-baiknya wanita adalah di rumah". Itu pasti dengan dampak jangka panjang dan pendek untuk kebahagian keluarga tersebut. Walau saya akui itu tak mudah. Jika mudah, tak mungkin balasannya surga bukan?

Seperti halnya Cream Cheese ini yang saya posting. Saya membuatnya bukan karena menghindari zat pengawet yang mungkin saja terkandung di dalamnya. Tetapi murni karena akses membelinya yang susah. Demi buah hati ini, membuatnya adalah salah satu cara untuk mewujudkannya dengan biaya termurah. Dan seperti biasa 2 pasukannya saya telah siap menghabiskannya selama ibunya ini mengetik di blog. Semoga thiya bisa tumbuh sehat dan tumbuh kembang nya sempurna. Selayaknya kipas yang terbentang dengan lebarnya, bukan kipas yang hanya terbuka setengah, karena ibu dan ayahnya ini telah berupaya  hadir secara utuh menemani tumbuh dan kembangnya. Insyaallah. Aamin

Di buku Roti Modern Ny. Liem. Roti ini disebut Yokohama bread. Saya tak mengerti kenapa namanya seperti itu, mungkin asal muasal inspirasi roti dari kota yokohama. Apapun namanya, saya menyebutnya roti cream cheese, karena isiannya dari cream cheese dan roti ini telah tersebar di toko bakery kota kelahiran saya. Enak enak enak. Bisa menggunakan resep roti andalan masing-masing ya, saya menggunakan resep dasar roti manis dari kanaya book. Sudah sering rebake, sudah hapal luar kepala. Dan toppingnya mengikuti resep di buku Ny.Liem. 

Minggu lalu saya membuat Cheesecake menggunakan cream cheese pabrikan. Saya bandingkan cream creeam homemade dan pabrikan dari segi rasa dan tekstur sama ya. Hanya saja Cream cheese pabrikan, lebih tahan lama selama kemasan belum dibuka sesuai dengan tanggal expired date yang tertera. Jika sudah dibuka , maksimal 1 minggu saja. Lebih dari itu biasanya jamuran walau disimpan di kulkas. Jadi kalau sebelum-sebelumnya ada rasa tak pede, sejak mencicipi cream cheese yang dibeli, saya tak minder lagi. hehehe. 100 % sama. Dan berikut resepnya ya

Cream Cheese Bread with Homemade Cream Cheese 
Bahan :
Bahan adonan roti :
400 gram terigu protein tinggi
100 gram terigu protein sedang
125 gram gula pasir
10 gram ragi bubuk
1.5 gram bread improver (saya skip)
15 gram susu bubuk
9 gram garam
200 ml air
3 butir kuning telur (resep asli 1.5 butir telur)
65 gram margarine

Bahan Isi (campur /mixer/chopper jadi satu):
175 gram cream cheese 
85 gram gula pasir

Olesan
1 kuning telur + 1 sdm cucu cair

Topping
80 gram BOS /Margarin /Mentega (cairkan)
80 gram gula halus
3 gram garam
2 butir telur
24 gram susu bubuk
80 gram terigu protein sedang

Cara membuat

Isian : 
minimal 4 jam sebelumnya, buatlah cream cheesenya terlebih dahulu disini. Tambahkan gula dan campur hingga rata
Adonan roti
  1. Aduk rata terigu, gula, ragi bubuk, bread improver (jika pakai), susu bubuk hingga tercampur rata
  2. Masukkan air dan telur hingga tercampur rata
  3. Tambahkan margarin, garam aduk hingga rata. Saya menggunakan mixer aduk dengan kecepatan sedang hingga kalis. Jika menggunakan tangan, pindahkan adonan ke atas meja dapur yang bersih lalu dengan kedua tangan uleni seperti kita mencuci baju manual dengan tangan.Tanda adonan kalis saat dibentangkan dan ditipiskan tidak putus
  4. Diamkan adonan selama 15 menit hingga mengembang. Kempiskan adonan, bagi adonan masing -masing sebesar 50 gram dan bulatkan. Tutup dengan plastik /serbet, diamkan kembali selama 10 menit
  5. Ambil  adonan , giling setebal 2mm beli isi rapatkan kembali dan bulatkan. Susun adonan di loyang, beri jarak agar tidak menempel satu sama lain.  Lakukan hal sama hingga adonan habis. Diamkan selama  60 -90 menit sampai mengembang dan bisa dilanjut membuat topping.
  6. Beri topping melingkar diatasnya
  7. Panggang dalam oven suhu 180 oC . Harap kenali oven masing -masing. Panggang sekitar 10 -15 menit. Sampai matang, ditandai dengan bagian bawah coklat /menguning dan atas kecoklatan.

Membuat Topping
  1. Kocok telur gula pasir  hingga mengembang dan kental. Tuangkan margarin cair, aduk perlahan dengan spatula hingga tercampur rata. Tambahkan susu bubuk, gula dan terigu. Aduk rata. 
  2. Masukkan ke dalam piping segitiga. Siap di pakai di roti

Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.