Lapis Nanas Keju - LAPINAS Keju Palembang

Di Palembang, jika hari raya baik Idul fitri atau Idul Adha, akan tersaji bolu lapis. Mulai dari Lapis Legit, Maksubah, Lapis Kojo, Engkak Ketan dan Ataupun Lapis Nanas. Berbeda adonan dengan bolu yang telah saya sebutkan sebelumnya, Lapis Nanas sebenarnya adalah Cake biasa namun di panggang berlapis-lapis dan di beri selai nanas. 
Selai nanas yang digunakan adalah selai yang biasa dipakai untuk membuat isian nastar. Karena itu kalau membuat selai nanas biasanya saya sekali banyak agar capeknya sekali saja hehehe. Namun apa mau dikata, saya sudah membeli nanas besar -besar 3 pcs, namun setengahnya busuk. Sehingga membuat selai nanasnya bertahap dengan nastar. Cake dan kue kering yang akan saya posting ini sebetulnya cake dan kue kering yang saya masak untuk Idul Fitri tadi, namun tidak sempat saya posting di blog karena mengejar deadline kue kering yang harus saya bawa pulkam dan mengejar target ibadah ramadhan saya. Jadilah lebih dari satu bulan nggak posting (Juni 2019).

Saya posting Lapis Nanas ini untuk pembaca yang ingin membuatnya kala Idul Adha. Di Palembang saat saya kecil, Idul Adha sama meriahnya dengan Idul Fitri. Bahkan kami bisa kenyang silaturahmi dari pintu ke pintu, walau kue dan kue kering tidak sebanyak idul fitri, tetap saja ada 1 atau 2 bolu yang dimasak ataupun makanan lebaran lainnya. Namun sayang, hal itu tidak berlaku disini (Lampung).

Dan tahun ini, Idul Adha pertama saya tidak bersama orang tua karena full ikut suami. Maka saya bertekad agar setidaknya kemeriahnya sama dengan di Palembang. Baik kue kering dan cakenya. Biar saja saya bagi tetangga, sekaligus ada dokumentasi foto untuk blog ini. Target saya minimal lapis kojo durian yang akan saya posting, Insyaallah. 

Lapis Nanas ini harus menggunakan metode telur yang dikocok terpisah dengan menteganya. Gunakan mentega berkualitas agar hasil cake lapis nanasnya benar -benar premium. Senangnya sekarang ada oven listrik dengan pengaturan suhu atas dan bawah, dahulu kalau masak kue lapis begini baik lapis legit, engkak, maksubah dll saya harus nangkring dari pagi hingga malam di atas otang yang diberi bara pada atapnya. Benar -benar perjuangan sekali ya masak jaman itu. Sekarang sudah banyak peralatan yang modern, alhamdulillah membantu sekali. Lapis Nanas ini saya bawa pulkam dan mendapatkan pujian dari keluarga, tamu serta siapapun yang mencicipinya. Rasanya nggak kalah dengan yang dijual bakery ternama di kota saya. 

Takar bahan dengan pas dan kocok telur hingga kental berjejak, yang saat pengaduk diangkat, bekas adonan yang jatuh masih berjejak tidak lekas hilang ditandai dengan kocokan kental, berwarna putih. Lamanya mengocok disesuaikan dengan mixer masing-masing. Pastikan wadah bersih, tidak mengandung lemak dan air. Sedikit air saja akan menyebabkan telur tidak mau mengembang, karena itu lap kering wadahnya, bila perlu letakkan di atas atap oven sambil posisi di tangkup, agar wadah benar -benar kering. Untuk yang memakai mixer bergantian, kocoklah adonan telur pertama kali, hingga benar-benar kental  berjejak, baru dengan mixer itupula kocok mentega/margarin, tanpa mencuci pengaduknya. Jangan sebaliknya.

Takar adonan tiap lapis dengan pas, agar tinggi lapisan sama. Saya sekitar 250 gram, namun karena meja oven saya tidak rata, kalau buat cake berlapis ini kelihatan sekali sisi -sisinya miring. Jadilah putar putar loyang saat memasukkannya. Tuang perlahan -lahan di setiap sisi dan diratakan. Selai harus kering, tidak lembek ataupun berair. Namun jangan kering sekali, nanti keras selainya. Saya pernah beli dan dapat lapis nanas yang selainya kering sekali, sepertinya kebanyakan gula, sehingga lapisannya seperti caramel gula yang hampir alot dalam bolu berlapis. Nggak enak sekali, walau tahun sebelumnya ok. Mungkin karena over quota sehingga kualitas tidak terjaga.  

Sebelum membuat Bolu /Cake Lapis Nanas ini, persiapkan Selai nanas dihari sebelumnya, setelah dingin bisa di simpan di kulkas. Saya 1 minggu selai nanasnya telah siap dikulkas, jadi 2 hari sebelum pulkam saya buat lapis nanas dan lapis philipine -si lapis surabaya dengan lapis legit pada tengahnya ini  saya bawa pulkam bersama thiya ramadhan lalu. Jika ingin membaca dan membuat lapis philipine bisa baca disini.

Selai nanas harus kering yah selain agar cake tidak lembek juga agar cake lebih tahan lama. Cake ini saya buat 15 hari sebelum lebaran, sampai satu minggu setelah lebaran, cake ini masih bagus. Selain saya simpan di wadah kedap udara, simpan juga dikulkas.  Foto cake dipotong-potongnya sedikit saja  karena untuk Ayah Ibu dan Mertua😝. Saya ada sisa 100 gram keju yang telah diparut, sisa membuat kue sagu keju. Daripada terbuang. Sisa keju lantas saya taburkan di adonan terakhir cake/bolu Lapis Nanas ini. Jika mau polosan saya ,silahkan . Yuk yang mau buat untuk Idul Adha, ini resep sudah lama dapat dari bibi saya yang jualan cake lapis setiap tahun di Palembang. Sudah jadi resep andalan saya sehari -hari. 

LAPIS NANAS KEJU- LAPINAS KEJU
Untuk 1 loyang 20 x 20 x10 cm
Bahan : 
Siapakan bahan berikut dalam wadah terpisah 
Bahan A 
250 gram margarin 
150 gram butter (bekukan)
Susu Kental Manis /Si Kental Manis 100 ml

Bahan B
8 butir telur utuh
300 gram gula pasir 
1 sdt emulsifier ( saya SP)

Bahan C
 Terigu 400 gram 

Bahan D 
selai nanas dari 3 kg nanas parut dan  gula pasir 500 gram

Topping
100 gram keju parut (optional)

Cara membuat :
Beberapa hari sebelumnya
Parut nanas , saya memblendernya tanpa air ( karena nanas telah cukup berair), Masukkan nanas parut ke kuali setelah setengah kering tambahkan gula pasir. Aduk terus hingga selai nanas kering. Saya mengeringkan nanas dengan cara di oven. Nanas yang telah di masak dan sudah cukup kering. Ditandai dengan letupan di kuali berkurang , saya pindahkan ke loyang yang dibeli alas silikon mat / daun pisang. Lalu oven suhu 100 oC, selama 4 -5 jam hingga kering. Dinginkan. Simpan di kulkas

Membuat cake
  1. Kocok kaku bahan B (telur, gula pasir dan SP ) dengan  mixer berkecepatan tinggi hingga kental berjejak, kaku dan putih kental. Matikan mixer, tambahkan / masukkan terigu lalu mixer dengan kecepatan rendah. Aduk rata. Sisihkan
  2. Pecahkan mentega dan margarin yang beku dengan garpu. Tekan- tekan, lalu kocok hingga lembut dan sedikit pucat. Tambahkan kental manis.
     
  3. Ambil sedikit mentega, masukkan ke kocokan telur (Langkah 1), Masukkan bertahap dan aduk balik. Ambil adonan dari pinggir lalu balik ke atasnya, lakukan sampai adonan rata. 
  4. Panaskan oven api atas -bawah, saat bolu sudah dimasukkan set suhu di api atas ( Jika oven ada pengatur  temperatur api atas dan bawah). Set di api atas dahulu suhu 170 oC. Jika dengan baking /oven jadul  letakkan loyang ditengah. 
  5. Ambil loyang, beri olesan margarin /carlo alasi dengan kertas roti /baking paper di kedua sisi (termasuk sisi samping kanan dan kiri, dilebihkan untuk membantu mengeluarkan dari loyang). Timbang sekitar 250 gram (takar adonan sekitar 3/4 mangkok ). Tuang ke dalam loyang, ratakan. Oven dengan api atas dahulu. Sekitar 10 menit. Lakukan test tusuk. Jika telah matang, adonan tidak lengket saat ditusuk dengan tusukan sate, angkat. Ambil selai dan ratakan. Tambahkan adonan kembali, ratakan. Panggang lagi. Lakukan berulang hingga adonan habis.
     
  6. Lapisan /adonan terakhir beli keju (jika suka). Oven dengan api atas -bawah 10 menit (kenali oven masing-masing ya)
  7. Keluarkan dari oven, angin -anginkan. Simpan di wadah kedap udara. atau sajikan
Note :
  • Margarin dan Mentega harus dibekukan, hancurkan dengan garpu dulu agar tidak sulit di mixer. Kondisi dingin mencegah mentega /butter meleleh terkena panas mixer. Kalau meleleh, bolu bisa bantat
  • Ini cake berlapis -lapis, untuk itu jaga adonan yang belum di panggang dengan menjauhkannya dari sumber panas (oven) yang sedang menyala. Agar tidak terpisah antara lemak dan kocokan telurnya
  • Selai nanas harus kering sempurna supaya kue tidak basah dan menjadi lebih tahan lama. Jika selai lama disimpan di kulkas, suhu ruangkan selai dahulu, agar mudah mengolesnya dan merata. Tusuk tiap lapisan dengan lidi bersih /tusuk sate untuk memastikan setiap lapis matang semua. Tidak perlu dioles mentega
  • Makin tinggi kue , makin kecil api yang digunakan - setelah selesai lapisan teratas. Oven kue 10 menit dengan api bawah.
 Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.