Keripik Tempe Bumbu Kencur - Snack Renyah, Sehat kaya Bumbu.

Sebagai penyuka cemilan garing dan krez..krez .krez. Baik Suami ataupun saya suka sekali memakan keripik tempe dengan bumbu kencur original ala Indonesia ini. Walau terkadang lamalah membuatnya daripada menghabiskannya. Namun tak menyurutkan semangat saya untuk membuat lagi dan lagi demi suami yang gemar sekali menghabiskannya. 

Jika sekali membuat hanya 2 papan tempe sekitar 600 gram, sebelum sempat difoto keesokan harinya telah habis tak berbekas. Hari ini saya membuat 2x lipatnya menjadi 4 papan tempe sekitar 1.2kg dan tampilan dalam 1 toples kecil yang tersisa. Mau bagaimana lagi suami maniak bola, mulai dari liga pramusim di TVRI dan seminggu ini laga Indonesia Open, apalagi yang menemani kami menonton jika bukan snack garing dan renyah ini. 

Walau nampaknya sangat sederhana, membuat keripik tempe ini benar-benar menguras energi dan kesabaran. Pantas saja sekantong keripik tempe ini lumayan mahal harganya. Beberapa kali membeli hanya mendapat tempe keras laksana papan, dan berakhir sebagai makanan ikan. Saya kapok membeli, mending buat sendiri aja
Proses terlama menurut saya adalah memanggang tempe yang digoreng garing ini dengan suhu terendah agar tempe benar-benar garing sampai kedalam. Jika tidak hanya menjadi kering tempe biasa saja. Yang suka dijadikan gorengan bukan snack renyah dan garing. Nah selama proses memanggang, ambil satu dari oven dan begitu terus hingga tanpa sadar keripik tempe malah tinggal setengahnya, hahahaa

Nggak usah menggunakan bumbu instan kemasan seperti balado, atau BBQ. Pakai bumbu original dari kencur dan irisan daun jeruk nipis ini nyatanya menurut saya lebih enak dan sedap. Namun jika anda akan menjadikannya peluang usaha, tentu variasi dan rasa mesti diperhitungkan demi menarik pelanggan. Keluarga saya memang meminimalisis bumbu, pengawet dan bumbu -bumbu instan lainnya yang enak di lidah, namun bikin sakit tenggorokan (menurut saya)

Kencur dan bumbu halusnya bisa di tumbuk dengan cobek /lumpang atau bisa di blender dengan sedikit air. Foto diatas terpaksa ngulek karena bahan dan bumbu telah siap, ehh listrik mati. Namun di lain hari listrik hidup sehingga blender dan oven listriklah yang dipakai. Penggunaan air kapur sirih itu optional, dulu nyai  (nenek) saya suka menambahkannya. Tetapi setelah saya coba, mau ditambahkan atau tidak kerenyahannya tidak lah berpengaruh, namun mungkin umur simpan yang lebih lama.Saya kurang dari 3hari cemilan ini habis tak bersisa. Jadi untuk tahu seft life time (umur simpan) keripik tempe ini belum saya lakukan.

Kencur merupakan kelompok /suku temu-temuan (Zingberaceae). Sering dijadikan obat tradisional karena kandungan atsiri dan alkaloidnya dan sebagai jamu tradisional karena dimanfaatkan sebagai obat penambah nafsu makan untuk anak -anak. Sehingga melihat manfaatnya itu, tak salah jika para ibu-ibu bisa menjadikan keripik tempe ini sebagai snack rumahan buah hati kita. So lets go cooking

Keripik Tempe Bumbu Kencur

Hasil : 1 toples ukuran 1.2L

Bahan
4 papan tempe ukuran sedang atau sekitar 1200 gram
25 lembar daun jeruk, buang tulang tengahnya, iris-iris halus
150 gram tepung beras
75 gram tepung sagu/tapioka
100 ml santan encer
200 ml air
1 sdt air kapur sirih (optional, saya kadang  pakai/ kadang nggak)
1 sdt kunyit bubuk
1 sdm garam halus

Bumbu halus
10 siung bawang putih
3 butir kemiri
12 cm kencur (saya sekitar 8 pcs umbi kecil-kecil kencur)
1 sdm ketumbar

Cara membuat :

  1. Pilih tempe yang hifa putihnya telah terbentuk sempurna. Padat dan tidak berongga. Pilihlah tempe yang kualitasnya premium. Agar bisa dipotong tipis seragam. Iris tipis tempe. Iris setipis mungkin. Jika menggunakan FP, hasil dan ketebalan bisa sama, saya menggunakan pisau biasa lalu angin-anginkan hingga permukaannya kering
  2. Blender bumbu hingga halus dengan sedikit air pada resep. Campur bumbu dengan bahan lainnya kecuali tempe. Koreksi rasanya.
  3. Panaskan minyak banyak dalam kuali. Minyak harus benar-benar panas, dan masak  di api besar. Masukkan tempe, rendam sebentar saja.
  4. Goreng tempe hingga garing dan kuning keemasan. Angkat,tiriskan. (Pada proses ini tempe telah kering tapi tidak sampai kedalam sela-sela tempe)
  5. Panggang selama minimal 3 jam dengan suhu 110c oC selama minimal 3 jam. Balik sesekali. Tiriskan minyak dengan spinner. Kemas dalam wadah kedap udara. 
 Note : 
Bumbu perendam yang tersisa bisa di pipihkan di pinggir kuali (setipis  mungkin). Saat sudah sedikit kering pinggirnya bisa ditambahkan teri/kacang tanah. lalu dorong ke tengah minyak dan digoreng hingga garing.

Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.