Dendeng Balado - Daging Renyah Sambal Pedas Akhirnya Mirip Juga

Apa yang di pikirkan saat menyantap Dendeng Balado atau Dendeng Batakok di Rumah Makan Padang ? Daging Sapi renyah & garing dalam balutan sambal pedas yang nampol bukan?. Serasa makan keripik yang garing tapi ini daging sapi. Karena itu jika makan dendeng balado di Rumah Makan Sederhana atau Pagi Sore di kotaku sepiring pun kurang, andai harganya murah, saya sanggup menghabiskan berpiring-piring. 


Atasan saya dahulu orang Malaysia, kalau sudah datang ke Palembang, Rumah Makan Sederhana di simpang Polda Palembang adalah favorit kami. Berdua dengannya kami sanggup menghabiskan dendeng ini berpiring-piring, bahkan beliau akan memborong dendeng balado untuk di bawa ke Kuala Lumpur. Saya pernah memesan 20 porsi dendeng dalam kemasan plastik per porsi untuk di bungkus dan di bawa ke Selangor, katanya Dendeng Padang Di Malaysia tak sesedap disini. Melihat caranya memakan, saya percaya saja. Emang enak sekali. Saya membayangkan kalau beliau ke Padang akan seperti apa wisata kulinernya nanti. Hahahaa

Membuat dendeng renyah begini sebenarnya tak sulit. Namun memang membutuhkan banyak kesabaranšŸ˜. Saat daging sapi telah direbus dengan bumbu halus dan di pipihkan. Dendeng akan di pipihkan dengan palu khusus makanan, lalu di jemur hingga kering. Atau digoreng hingga kering  kecokelatan. Saya lebih menyukai  tekstur bila dijemur hingga kering, namun melihat cuaca ,udara serta kucing yang menanti di atap rumah belum lagi kolesterol dari minyak saya memilih untuk memanggangnya dalam suhu terkecil , namun lama. Dan hasil dendengnya memang benar-benar kering dan crunchy. 

Saran saya silahkan buat dalam jumlah banyak, lalu dikemas dan disimpan di lemari es. Saat akan dimakan, suhu ruangkan lalu siram sambal merah baladonya. Lebih hemat dibandingkan beli, namun kalau rasa malas melanda yaa beli juga sayanya. Saya punya stok sedikit daging sapi sisa membuat  Roll beef teriyaki yang saya posting disini, nah daripada difreezer kelamaan saya olah saya menjadi dendeng balado.

Kalau kata teman saya yang orang padang sih, merebus dagingnya bisa menggunakan air kelapa agar lebih gurih dan enak. Menurut saya begini aja (tanpa air kelapa) udah enak benar. Apalagi berpadu sambalnya. Sedap sekali. Dendeng Tipis begini mengingatkan saya akan kuliner chinese Bakwa yaitu dendeng sapi /non sapi (kebanyakan daging babi) yang dihaluskan lalu digiling tipis sekali bercitarasa asin -manis. Sama -sama enak. Saya suka keduanya baik Bakwa dari daging sapi ataupun dendeng balado ini. Namun Pecinta pedas pasti suka sama dendeng balado ini

Kalau menggunakan daging has dalam, menurut saya tidak perlu dibungkus dengan daun pepaya ataupun direndam dengan parutan nanas. Karena Daging has dalam cepat sekali empuknya. Jika menggunakan daging sapi yang susah empuknya wajib di bungkus daun pepaya, atau parutan nanas. Agar cepat empuknya. Beberapa bilang dengan kiwi pun bisa. Tapi di Sini, Mahal sekali harga buah kiwi. Pakai yang murah meriah aja. Nanas atau Daun pepaya. 

Untuk sambalnya rebus dahulu sebentar hingga lunak sehingga membantu kita dalam menghaluskan kasar sambalnya, sedap sekali nih sambal. Sayang harga cabai mahal sekali ya, setara harga sapinya. Kudu hemat pakai cabe. Kalau nggka bisa bangkrut budget harian karyawan pas -pasan seperti keluarga saya ini. Yuk ah yang mau resepnya ini dia ya

Dendeng Balado
untuk 1 porsi makan siang
Bahan 
300 gram daging sapi
1 batang serai (memarkan, ikat simpul)
2 daun salam
3 cm lengkuas (memarkan)
2 sdm air jeruk nipis
air 150 ml 
1/2 sdt garam 
sejumput gula (pengganti micin)

Bumbu Perendam
5 pcs bawang merah
4 pcs bawang putih
3 cm jahe
1/2  sdt merica 
1 sdm ketumbar

Bahan Sambal 
20 pcs cabe merah keriting
15 pcs cabe rawit merah
10 pcs bawang merah 
1 buah tomat 

1 sdm air jeruk nipis , 1/4 sdt garam, dan sejumput gula (untuk sambal)

Cara membuat 
  1. Cuci bersih daging sapi. Untuk membantu kita memotong tipis daging sapi, daging sebaiknya dalam kondisi setengah beku
  2. Potong daging lebar sebesar 0.5 cm. Bungkus daging dengan daun pepaya / parutan nanas selama maksimal 15 menit ( optional, jika bukan menggunakan daging has dalam). Sisihkan
  3. Haluskan bumbu perendam dengan sedikit air. Rendam daging dengan bumbu perendam minimal 10 menit. 
  4. Tambahkan air, daun salam , sereh masak daging hingga dagingnya empuk dan air mengering. Dinginkan
  5. Pukul-pukul hingga pipih. 
  6. Goreng dengan minyak goreng hingga kecokelatan. Karena khawatir akan kandungan minyaknya jika digoreng, saya  memanggangnya dengan terlebih dahulu dioles minyak goreng dalam loyang berlapis daun kunyit. Anda bisa mengalasinya dengan silikon mat /baking paper. Panggang hingga daging kering dalam suhu 120 oC selama sekitar 3 -4 jam, atau bisa di jemur hingga kering seharian. 
  7. Rebus bahan sambalnya (cabe, bawang dan tomat), ulek kasar. Tumis dengan sedikit minyak. Beri air jeruk nipis. Beri gula dan garam. Koreksi rasanya
  8. Siram sambal di atas dendeng. Sajikan

Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.