Bakso Loa Hoa aka Bakso Rambutan Si Bakso kenyal dengan Soun, Wortel dan Jamur

Bakso Loa Hoa atau Bakso rambutan ini merupakan baksonya orang cina. Jika makan di daerah pecinan /restoran cina akan ada sup dengan bakso yang diberi potongan soun (mie transparan yang terbuat dari pati kacang hijau/sagu/kentang/singkong), parutan wortel dan jamur kuping. Tentu saja warnanya menjadi semarak dan warna warni. Ingin mencicipin knyalnya jamur kuping, lembutnya soun dan parutan wortel dalam satu gigitan bakso kenyal? Cobain saja bakso loa hoa terdekat dikotamu. 😋

Sebelumnya saya pernah membuat bakso ayam, bagi yang belum pernah baca bisa baca disini. Menurut saya sudah kenyal dan pas. Jadi dengan resep tersebut saya lantas menambahkan irisan Soun, parutan wortel dan cincangan jamur kuping. Hanya saja saya tidak memotong pendek Soun saat dimasukkan ke campuran daging giling. Sehingga beberapa/ banyak helai suun masih terjuntai-juntai saat selesai di rebus😔. Walau bakso loa hoa ini tidak sekenyal bakso biasa, namun lumayan mengobati kangen makan bakso ini. 


Membuat bakso loa hoa ini jadi tantangan tersendiri bagi saya. Karena tekstur baksonya tidak terlalu kenyal seperti pentol bakso pada umumnya. Terlanjur sedih, saya baru menyadarinya kalau putih telurnya tidak masuk ke adonan. Apakah itu yang jadi penyebabnya?. Ntahlah. Kalau untuk pempek, iya sedikit berpengaruh, namun jika untuk bakso saya kurang tahu, baru pertama ini nglaminya. Apapaun alasannya. PR saya selanjutnya untuk membuat bakso loa hoa yang kenyal sampai kedalam

Kalau teman -teman ada yang seperti saya, sudah membuat bakso, namun bakso tidak terlalu kenyal. Bisa coba merendam bakso yang diangkat dan dimasukkan dalam air es. Saya ada stok es batu dan santan beku. Saya langsung rendam ke air yang ada baksonya. Lumayan membantu mengenyalkan, walau tidak sekejal bakso pada umumnya. 
Gunakan es batu saat memblender daging ayam dan udang. Nanti kalau masih ada sisa es batunya bisa dihancurkan dengan palu lalu di campurkan ke adonan. Chopper saya kecil, jadi menggiling dagingnya bertahap, dan es batu sebagian saya hancurkan, sebagian saya biarkan utuh. Tahap selanjutnya membuat bakso ini harusnya tidak terlalu susah, walau nyatanya hasil tidak sesuai harapan saya. 

Bakso loa hoa ini sebagian saya jadikan stop untuk sup, ataupun masakan lainnya. Enak sekali. Ada krenyes krenyes dari jamur kupingnya itu yang paling saya suka. Jadi yang tidak suka jamur ini, akan sulit menghindarinya. Hehehe. Yuk Cobain 

Bakso Loa Hoa /Bakso Rambutan 

Bahan Bakso : 
400 gram dada ayam tanpa kulit dan lemak
100 gram udang tanpa kulit dan kepala
50 - 75 gram soun kering (rendam dalam air, potong 2cm)
1/2 pcs wortel (parut kasar)
50 -75 gram jamur kuping kering (rendam dan potong kecil-kecil)
125 gram es batu hancurkan
100 gram tepung tapioka 
2 sdm  bawang putih goreng
2 sdm bawang merah goreng
2 putih telur (saya nggak pakai, kelupaan)
2 sdt garam
1 sdt gula pasir (optional pengganti micin)
1 sdt merica bubuk
1 sdt minyak wijen (optional, saya suka pakai untuk penambah citarasa)
1 sdt baking powder (optional, tapi sebaiknya pakai karena kita tidak menggunakan STTP atau Karagenan)
1 sdt kecap ikan /seafood sauce (optional, saya suka pakai untuk penambah citarasa)

Kuah Bakso
1 sdt merica
1 batang daun bawang
1 batang daun seledri utuh
250 gram tetelan sapi /sumsun tulang /tulang sapi buat menjadi kaldu sapi
Bumbu halus : bawang merah 7 siung bawang merah, 5 siung bawang putih, 1 sdt merica, 1/2 sdt pala ditumis hingga harum masukkan ke kuah kaldu bakso

Topping :irisan daun bawang, daun seledri, suun, mie kuning,bawang merah goreng

Cara membuat
  1. Rendam suun dengan air hingga lunak, potong -potong 2cm di telenan (jangan di potong kasar saja), parut wortel, rendam jamur kuping hingga lunak lalu potong-potong dan tiriskan. Sisihkan
  2. Masukkan daging ayam, udang sebagian es batu ke dalam food processor dan giling hingga daging halus. Lakukan berkali -kali hingga daging benar -benar halus. 
  3. Tambahkan garam,giling kembali. Adonan akan terlihat pekat dan lebih kesat
  4. Masukkan putih telur,gula pasir,merica, kecap ikan,minyak wijen, tapioka dan sebagian es batu ke dalam penggilingan dan giling hingga menyatu. Jika tidak ada Fp masukkan daging  ke chopper /blender drymill dalam keadaan daging setengah beku, iris kecil-kecil dan bagi es batu untuk digiling perlahan-lahan. hingga di dapatkan semua daging halus dan masukkan semua bumbu kecuali tepung tapioka (karena wadah tidak muat), aduk rata di tempat terpisah.
  5. Proses adonan hingga halus, licin dan dalam keadaan dingin. Masukkan potongan soun, jamur kuping dan parutan wortel. Aduk rata. Koreksi rasa
  6. Panaskan air dalam panci dengan api sedang hingga ada buih mendidih di pinggir panci. Kecilkan api dengan api terkecil. Untuk menjaga agar air panas saja, tidak sampai mendidih
  7. Bulatkan adonan bakso dengan menggunakan tangan kanan, tekan hingga keluar di sela jari jempol dan telunjuk, elus-elus agar rata dan licin ambil dengan menggunakan sendok. Saya dengan bantuan  2  sendok, Bulatkan Kalau sudah cukup licin dan bulat , ambil dengan menggunakan sendok dan masukkan ke air panas. Lakukan sampai adonan habis. Besarkan sedikit saja apinya, biarkan bakso mengembang dan matang. Panci jangan ditutup
  8. Angkat bakso dan rendam dengan air es hingga dingin. Tiriskan. Bakso bisa disimpan  atau langsung diolah.

Kuah Bakso
Ambil air bekas rebusan bakso. Saring dahulu dan buang remahan tepung yang mengambang. sisihkan
Rebus air hingga mendidih, blancing tulang /tetelan /sumsun dengan air mendidih sebentar saja sekitar 5 -10 menit. Buang ainya, tambahkan air matang rebus dengan api kecil hingga didapatkan air kaldu
Campurkan air dari rebusan sumsun dan air merebus bakso dan tambahkan bumbu halus. Beri daun bawang dan saun seledri. Beri garam dan gula,koreksi rasa. Beri topping sesuai keinginan.

Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.