Mie Goreng Kencur Homemade

Saya membuat mie homemade bukan karena tidak ada kerjaan, hanya karena menginginkan mie berbentuk pipih tebal yang suka dimasak ibu saya dan tidak tersedia di Lampung. Ini dukanya jauh dari orang tua. Walau teknologi selular memudahkan komunikasi, tetap saja sentuhan fisik yang buat kangen dan tak tergantikan. Jadi kalau rasa kangen melanda, yang diingat adalah masakan ibu saya lengkap dengan segala pernak perniknya. I love you full mom. 

Mie homemade dulu di ajarkan oleh Yuk Liska, guru sekaligus teman mengaji saya. Tapi yuk liska mengajarkan membuat mie dengan 1kg tepung dan 6 butir telur. Sekarang sudah dimodifikasi sendiri. Kalau kebanyakan telur selain berat di kolesterol, juga boros telur. Sehari mulai dari cake, roti hingga lauk pauk saya selalu mengandalkan telur sebagai asupan protein, dan gizi lainnya. 1 minggu max 1kg saja telur yang kami konsumsi, jadi masak harus seefisien mungkin dan rasanya harus juara (ala saya). Tapi kembali ke selera dan budget rumah tangga masing -masing ya. 

Resep ini tidak menggunakan penyedap rasa, kandungan MSG hanya terdapat di sosis, adanya cuma sosis dikulkas sisa buat topping pizza, bisa gantikan dengan sumber protein lain seperti suiran ayam, ayam giling dll. Namun jika ingin ditambahkan silahkan sesuai selera. Penambahan MSG memang memperkuat rasa, dengan bumbu yang sedikit rasa umaminya akan kuat, sangat berbeda jika hanya mengandalkan bumbu alami. Bumbu akan diperlukan lebih banyak untuk rasa yang mendekati sama. Saya telah terbiasa mengeliminasi MSG pada bumbu masakan saya baik vitsin, kaldu bubuk dan bumbu instan tapi untuk sosis belum bisa membuatnya hehehe. Sekedar informasi bahan pengawet yang terdapat disekitar kita bisa baca disini 

Bumbu untuk mie goreng ini sama seperti Tumis Oncom Kemangi disini, bumbu kencur ini bisa juga untuk nasi goreng, bihun atau miso dan kwetiau. Agar aroma kencurnya nendang banget, maka gunakan kencur agak banyakan. Kencur sendiri merupakan jenis bumbu dapur yang termasuk suku temu-temuan (Zingiberaceae). Rimpang tanaman ini mengandung minyak atsiri dan alkaloid yang mengeluarkan bau yang harum sehingga sering dipakai sebagai salah satu bumbu dapur dan pengobatan tradisional. Kencur berukuran kecil dengan bentuk yang agak bulat, dan tampak mulus cokelatan tidak terlihat jelas guratan seperti jahe dan ketika diiris akan tampak daging bagian dalam yang berwarna putih. Cara paling mudah untuk mengidentifikasikannya adalah dengan mencium aromanya. 

Akar / rimpang kencur yang mengandung minyak esensial sudah lama digunakan  didalam dunia pengobatan. Kencur dikenal mampu mengurangi rasa sakit karena rematik, menambah nafsu makan pada anak-anak, sebagai obat batuk, meredakan perut kembung dan masuk angin, meredakan diare, dan membuat tubuh menjadi lebih bugar, hal itu karena kandungan cineol , borneol , 3-carene, camphene , kaempferol , kaempferide , cinnamaldehyde , asam p-methoxycinnamic , ethyl cinnamate , dan ethyl p-methoxycinnamate dll pada kencur (perlu rujukan lebih dalam lagi). 

Mencicipi masakan berbau kencur kepada anak-anak, apalagi tidak sedari kecil memang susah susah gampang. Beda sekali dengan anak anak dari Orang Sunda /Jawa Barat (kalau saya nggak salah ingat)  yang saya lihat suka sekali ngemut kencur selayaknya permen. Jangankan thiya, ibunya aja nggak suka. Makanya kalau mau mengambil manfaat kencur, saya cuma bisa lewat masakan seperti urap daun kencur, tumis oncom menggunakan kencur dan kemangi, mie goreng yang thiya suka dan kreasi lainnya. Insyaallah obat penambah nafsu makan anak nggak terpakai, pakai alami saja dari si kencur ini. Oh ya, dari resep Mie goreng homemade ini, saya hanya menggunakan setengahnya untuk dijadikan mie goreng kencur homemade, sisanya saya jadikan mie ayam. Takaran bumbu halus saya telah konversi untuk sekitar 200 gram mie basah ya atau 2 porsi sarapan pagi kami. Jadi nggak semua mie . Bisa membuat mie sendiri seperti saya, atau gunakan mie ayam siap pakai. Ok kelamaan pembukaannya, berikut resepnya ya

Mie Goreng Kencur Homemade


Bahan Mie
250 gram terigu protein tinggi
50 gram tapioka/sagu
1 butir telur
50 ml air matang

Tambahan Mie : Minyak ayam /Minyak baceman bawang, garam dan air matang

Bumbu Halus untuk tumisan Mie
15 gram kencur /sekitar 4 siung kencur ukuran sedang
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
3 buah cabai rawit merah (tambahkan jika suka pedas_saya tidak pakai)
4 buah cabai merah keriting (saya buang bijinya)
1 sdt garam

Pelengkap
2 pcs sosis (iris serong)/ bisa ganti bakso/suiran ayam
3 pcs sawi putih iris-iris
1 batang daun bawang (iris-iris)
1sdm kecap manis
bawang goreng untuk taburan (saya tidak pakai)

Cara membuat Mie Homemade :

  1. Campur semua bahan mie, uleni hingga menggumpal , tutup dengan kain/serbet basah, diamkan minimal 20 menit
  2. Giling dengan alat gilingan mie (noodles maker),  dari ukuran besar hingga kecil, saya dari no 7 hingga no 4. Setiap ukuran lakukan penggilingan minimal 3x, setiap lapis diberi terigu
  3. Masukkan ke alat pemotong pipih, taburi tepung terigu agar tidak saling menempel
  4. Panaskan air sekitar 600 ml  tambahkan 1 sdt garam , 1sdm minyak ayam /minyak baceman bawang masak air hingga mendidih, masukkan mie dan rebus hingga matang sekitar 3 menit. Angkat Sisihkan

Note :
Saya memasak mie goreng kencur hanya setengah dari resep ini, sisanya di buat mie ayam. 
Membuat minyak ayam dari kulit ayam yang digoreng bersama minyak sayur, atau baceman minyak bawang dari minyak hasil menggoreng bawang putih bawang merah.

Membuat Mie Goreng Kencur untuk 1/2 resep mie diatas.

  1. Haluskan bumbu, saya memblendernya dengan sedikit air
  2. Tumis bumbu dengan sedikit minyak hingga harum, tambahkan sosis, dan sayur sawi aduk rata. Tambahkan mie yang telah direbus. Aduk rata
  3. Koreksi rasa. Manis dan asinnya.
  4. Beri taburan daun bawang dan bawang goreng
  5. Sajikan

Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.