Gulai Kembang Turi

Dahulu Kembang Turi dimanfaatkan mulai dari akar hingga bunga dan polongnya. Walau beberapa fungsi telah tergantikan sesuai perkembangan jaman. Namun mengolah bunganya menjadi sayur mayur terutama pecel tetap tak tergantikan,atau diolah menjadi gulai tak kalah sedapnya. Bunga Turi  mengandung konten gula variabel dan sumber vitamin B. Semua bagian tumbuhan ini dilaporkan dapat menyembuhkan rabun senja disamping kandungan vitamin A nya yang baik untuk tubuh. 

Kembang Turi/Bunga Turi berasal dari pohon Turi (Sesbania grandiflora) merupakan pohon kecil anggota suku Fabaceae dan  sering digunakan sebagai tanaman perdu pekarangan rumah, tanaman pagar dan untuk menyuburkan tanah, karena akar kembang turi dipercaya bisa mengikat kandungan nitrogen dalam tanah. Kulit pohon turi (pepagan) dipercaya sebagai obat. Mulai dari  disentri, sariawan, dan bersama daunnya oleh suku Sumba dipakai sebagai Obat Patah Tulang.  Bunga turi baik merah atau putih dapat mengobati diare, meningkatkan ASI. Daun Kembang Turi sering dijadikan pakan ternak, dan kembang turi sering dijadikan sayur untuk pecel. Penelitian terbaru mendapatkan bahwa akar turi mengandung bahan-bahan aktif yang bersifat anti-tuberkulosis terhadap bakteria Mycobacterium tuberculosis. Bahan-bahan itu di antaranya adalah asam betulinat dan tiga macam isoflavanoid.

Bunga Turi baik yang merah, putih atau campuran keduanya jika dimasak setengah matang akan membuat sakit tenggorokan karena bulu halusnya. Biasanya direbus dahulu, sebelum dimasak matang sempurna. Dan buang bagian tengah putik yang ada benang sarinya. Karena bisa menyebabkan rasa getir /pahit. Walau sudah dibuangpun. Bagi yang tidak terbiasa akan rasa pahitnya, tetap akan terasa. Namun saya dan suami sudah terbiasa makan yang pahit sehingga rasa pahit tidak terasa sama sekali


Kembang turi jika masih kuncup akan berbentuk seperti bulan sabit, namun jika mekar akan seperti kupu-kupu. Cantik sekali. Sekantong kembang turi disini dijual seharga 2ribu saja,kalau ada tanamannya tinggal petik seperti tetangga saya, saya beli sajalah kalau kepingin. Minta melulu kan malu. Hehehe. Nah walau sudah dimasak hingga matangpun, kalau makan kembang turi ini akan ada sensasi krez..krez nya dan itu yang saya suka. Beda dengan sayur lainnya. Oh ya saya tambahkan daun sawi putih yah di Gulai kembang turi ini, agar banyakan jumlah sayurnya. Bisa diganti dengan kacang panjang, labu siam, pepaya muda atau sayuran lainnya atau tambahkan juga sumber protein lainnya seperti tahu, tempe, ayam atau udang. Saya polosan saja. Saya masak ikan kerapu yang telah saya posting sebelumnya

Daun,Bunga, Polongnya yang masih muda dapat dimakan. Baik sebagai sayur pada pecel, ataupun lalapan sambal. Rasa Bunganya setelah dibuang bagian putihnya adalah manis ,gurih dengan sensasi krez..krezz. Anak saya saja suka. Dan jangan lupa rebus sebentar sebelum di campur dengan kuah santannya, agar bulu-bulu halusnya bisa rontok di rebusan pertama. Selanjutnya yuk kita coba saja.

Gulai Kembang Turi

 Bahan :
1 kantong kembang turi (Buang bagian tengah berupa putih dan benang sari nya, cuci bersih,tiriskan)
4 lembar daun sawi putih (bisa ganti caisim,kubis dll)
2 pcs  daun salam
1 batang serah memarkan ikat simpul
1 sdm minyak untuk menumis
200 ml air kaldu (jika tidak ada pakai kaldu instan, tambah air untuk kuahnya)
400 ml santan dari 1/2 kelapa atau 1 sachet santan instan
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
air secukupnya untuk merebus

Bumbu Halus
5 buah cabe merah
5 butir bawang merah
2 butir bawang putih
2 butir kemiri, sangrai

Pelengkap :
Bawang goreng (saya tidak pakai)

Cara Membuat:

  1. Didihkan air, rebus sebentar kembang turi yang telah dibuang bagian tengahnya. Angkat dan tiriskan
  2. Panaskan Minyak, tumis bumbu halus hingga matang dan harum. Masukkan daun salam dan serai. Aduk rata.
  3. Tambahkan santan dan air kaldu, masak hingga ada buih dipinggir panci, Aduk searah agar santan tidak pecah. Masukkan Kembang turi, daun sawi iris. Aduk rata
  4. Tambahkan garam,gula. Aduk rata.Koreksi rasa
  5. Sajikan, tabur dengan bawang goreng

Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.