Combro - Cassava Flour With Fermented Soy Bean

Combro yang merupakan makanan khas Sunda sudah saya kenal sejak saya kecil. Ibu saya kerap membuatnya saat saya masih kecil. Mungkin karena besar dan tinggal di Jakarta, ibu terbiasa masak masakan sunda, apalagi beliau memiliki kakak ipar orang Sunda yang kalau ngomong masyaallah luar biasa lembutnya. Combro ini terbuat dari singkong parut dengan isian oncom yang merupakan hasil fermentasi ampas kedelai pembuatan tahu.

Adonan combro berasal dari   singkong parut, berisikan oncom di dalamnya. Ibu saya kalau buat lauk makan oncom, tumis oncom yang pernah saya posting disini Oncom Tumis Kemangi. Akan dibuat dalam jumlah banyak dan digunakan untuk isian combro. Ada satu lagi olahan singkong buatan ibu yaitu misro. Bedanya Parutan singkong diberi gula merah dan dikukus. Kami penyuka pedas, lebih memilih oncom untuk di santap. Namun misro akan dimasak ibu sesekali untuk pengganjal perut di pagi hari. 
Sebagai orang Palembang, makan combro enaknya tetap di cocol cuka pempek. Kebiasaan banget kan?. Semuanya pakai cuka, makan gorengan, singkong goreng kadang pisang goreng. Parah. Bisa juga sih dimakan dengan cabai rawit, walau sebenarnya isiannya bisa kita buat sangat pedas, sedang atau sedikit sekali pedasnya. Nah karena ada anak keci 3y, saya buat juga isian kekinian dengan menggunakan cokelat batangan DCC, ehh thiya malah makan itu aja yang isi oncom nggak mau dianya

Masih menggunakan singkong yang di beri tetangga tempo hari dan saya buat Bingka Cassava disini, Sentiling pelangi disini. Singkong parut ini telah membeku di freezer berbulan -bulan lamanya. Dan harus segera dikosongkan demi mendapatkan space kosong untuk diisi lauk beku persiapan puasa yang tinggal menyongsong hari. Singkong parut ini saya buat dari singkong yang diblender dengan tambahan air sampai halus lalu disaring. airnya diendapkan, patinya dimasukkan kembali ke parutan singkong, serta air nya saya buang. 

Normalnya combro berisi oncom tumis pedas, sehingga adonan singkong parutnya cenderung gurih, namun Jika akan diisi yang manis, adonan dasar sebaiknya diberi gula halus, agar sedikit manis dan tidak cemplang saat digigit dengan cokelat leleh. Untuk isian pedas bisa diberi daun bawang iris agar ada motif hijau di combronya. Saya baru terpikirkan saat menyantap combro isi cokelat yang manis kontras sekali dengan kulit combro yang plain cenderung gurih. Jika kesulitan membulatkanya karena adonan getas dan tidak menyatu antara singkong parut dengan kelapa parut, apalagi singkongnya banyak terbuang zat patinya seperti singkong parut saya, bisa di tambahkan tepung tapioka agar bisa dipulung saja. Dan combro pun siap menemani sore harimu. 

Combro - Cassava Flour With Fermented Soy Bean
Bahan : 
500 gram singkong parut
50 gram kelapa parut
50 -100 gram tepung tapioka /sagu
1 sdt garam
1/2 sdt merica (optional)
1 batang daun bawang (optional) saya tidak pakai

Isian Oncom , bisa dilihat disini ya, namun saya telah tulis ulang
3 papan oncom ukuran kecil  ( 150 gram Oncom) bakar sebentar ,lalu lumatkan
1/2 ikat kemangi  (pilih hanya daun nya saja, iris kasar, cuci bersih tiriskan)
1/2 sdt garam
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu halus Isian 
4 siung kencur ukurang kecil /5 cm kencur
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
3 buah cabai rawit merah (tambahkan jika suka pedas)
4 buah cabai merah keriting

Cara membuat
  1. Panaskan minyak, Tumis bumbu halus, masukkan oncom yang telah dilumatkan, daun kemangi dan garam. Masak hingga harum. Dinginkan
  2. Siapkan wadah masukkan singkong parut, kelapa parut, garam , tambahkan tepung tapioka sedikit demi sedikit, stop hingga bisa dipulung tanpa getas
  3. Ambil 3/4 sendok makan, letakkan di telapak tangan, beri isian, tutup dengan 1/2 adonan singkong lagi dan pulung lonjong. Lakukan sampai habis
  4. Goreng dengan menggunakan minyak panas sampai cokelat kekuningan, gunakan minyak banyak, api sedang jangan api  besar agar combro bisa matang sampai ke dalam. 
  5. Angkat , tiriskan dan sajikan

Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.