Sentiling Pelangi / Lapis Singkong (Rainbow Layer Cassava)

Sentiling atau lapis singkong adalah kue tradisional Indonesia. Konon berasal dari Semarang, tapi makanan ini tidak hanya ada di Jawa. Di Palembang ada banyak yang jual soalnya, di jual per potong.  Dulu jaman saya SD, bersama gethuk, lepet dan combro lapis singkong ini akan jadi pengganjal perut di pagi hari. Jajaran pasar ini berbuat dari singkong dan di balut kelapa parut kukus. Dimakan begitu saja sedap sekali. Sekilas mirip dengan ongol ongol yang disajikan dengan tusuk sate, tetapi ongol ongol di daerah saya hanya dari tepung sagu, air ,garam, gula dan diberi taburan kelapa parut. Berbeda dengan sentiling atau lapis singkong yang terasa sekali serat singkongnya.

Singkong /ubi kayu bisa diolah dan dijadikan aneka makanan tradisional. Jika telah direbus, ibu suka menumbuknya dan diolah menjadi pempek singkong. Link nya disini, kalau di parut halus tanpa direbus biasanya dibuat lepet, combro atau seperti yang saya posting ini sentiling atau lapis singkong. Dulu ibu memarutnya di parutan kelapa penjual kelapa parut, cukup dibayar Rp.1000,- dan singkung kupas pun akan menjadi singkong parut. Daripada di parut manual yang bikin tangan lecet hehehe. Biasanya 1 kg singkong akan di olah ibu hari itu juga karena belum ada kulkas. Sekarang saya suka memarutnya dengan blender, lalu saya simpan sebagian singkong di freezer untuk diolah kembali jika sempat. 


Untuk menghaluskan singkong saya menggunakan blender, singkong yang telah dikupas saya tambahkan air secukupnya hingga  blender bisa memutar dengan lancar dan menjadi bubur  halus. Hasil blenderan di  saring, dan  ambil ampasnya. Air nya jangan dibuang, kita akan mengendapkannya dan endapan berupa pati putih diambil, lalu airnya yang berwarna kekuningan saya buang. Karena air tersebut bisa membuat sentiling terasa pahit. Jadi jangan ragu untuk membuangnya. 

Dahulu sentiling /lapis singkong  hanya berwarna cokelat saja, karena ibu hanya menggunakan gula aren. Sekarang bisa di buat berwarna warni sesuai kesukaan saja. Sebaiknya gunakan kelapa parut yang telah dikupas kulit arinya. Saya menggunakan kelapa parut dengan kulit ari, sehingga jika diperhatikan seksama /tidak seksamapun akan kelihatan warna cokelat pada kelapa parut. Hehehe. Itu hasil belanjaan suami, daripada kena komplain dan nggak mau disuruh belanja lagi, saya terima sajalah. Padahal sudah dipesankan 1 kelapa parut dengan kulit air dan 1nya mina dibersihkan. Pas ditanya untuk apa, yaa biar kuenya cantik. Ehh malah diketawai terus bilang. Buatan bunda tetap enak, mau putihnya bersih atau nggak. Dan dibawalah 2 kantong kelapa parut tanpa ada yang dikupas. Nggka bisa komplain lagi deh. 😌.

Yuk buat sendiri sentiling dirumah, ajak anak -anak untuk membuatnya. Bagian mewarnai thiya suka sekali. Hanya saja pesan sama anak anak, itu kukusan ya nak, jangan dipegang panas dan buat tangan sakit. Insyaallah kalau anaknya sudah bisa diajak ngomong, dia mengerti.  

Sentiling Pelangi  / Lapis Singkong (Rainbow Layer Cassava)

Bahan :
1 kg singkong (aku pakai berat setelah dikupas, dan diperas airnya)
300 ml santan (dari 3/4 kelapa parut)
1 bungkus agar-agar bubuk putih
200 gr gula pasir
1/2 sdt garam
1/4 sdt vanili bubuk
@ 2 tetes pewarna merah, jingga,kuning,hijau,biru)

Taburan :
1/4 butir kelapa, parut
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanilli bubuk
(campurkan dan kukus selama kurleb 10 menit)

Cara Membuat :
  1. Parut singkong yang telah dikupas, kemudian peras airnya. Saya memblender nya dengan air secukupnya hingga blender juice bisa berputar, saring dan ambil ampasnya. Endapan putih diambil juga dan buang airnya Sisihkan. (tidak perlu memerasnya dengan kain, peras dan tiriskan secukupnya saja dan buang sebanyak mungkin air yang digunakan untuk menghaluskannya)
  2.  Panaskan kukusan dan siapkan loyang bulat /persegi, saya loyang 16x16 cm), oles dengan minyak goreng dan alasi dengan plastik. Sisihkan.
  3.  Campurkan agar-agar bubuk, garam dan vanilli dengan gula pasir, aduk rata dan tuang ke dalam singkong parut. Aduk rata kembali. Tuang santan sedikit demi sedikit, aduk rata.
  4. Bagi menjadi 5 bagian sama banyak, Setiap bagian diberi pewarna. 
  5. Tuang adonan merah ke dalam loyang, ratakan dan kukus selama 15 menit. Tuang adonan jingga /orange, ratakan dan kukus lagi 15 menit, tuang adonan kuning, ratakan dan kukus 15 menit, dan warna selanjutnya lalu kukus 30 menit hingga matang.
  6.  Angkat dan biarkan hingga benar-benar dingin.
  7. Setelah dingin, keluarkan dari loyang, potong-potong sesuai selera dan taburi dengan kelapa parut kukus.
Note :
Potong saat telah benar -benar dingin dan pisau dibasahi air agar tidak lengket.

Semoga bermanfaat The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.