Pempek Pistel Dengan Ikan Berdaging Putih Enak Tapi Murah

Pempek dengan tampilan putih yang tidak menggunakan pemutih artinya harus  menggunakan ikan berdaging putih seperti ikan tenggiri atau kakap atau gabus. Semula ku kira begitu, makanya pempek  ikan dengan tampilan putih jarang tersaji di sini (Lampung). Jika di Palembang saya mensiasatinya dengan ikan parang parang, yang berdaging putih. Tapi di pasar Lampung Tengah ini ikan jenis ini jarang ada. Umumnya ikan yang ada adalah jenis tenggiri, kakap ,gabus dan harganya lumayan mahal. Bisa membuat kantong jebol kalau sering -sering di beli, apalagi jika setiap hari dikomsumsi. Tapi mau bagaimana lagi, lidah ini kalau nggak "ngirup cuko" kurang nendang. Sehingga jika membuat pempek dan olahannya yang di konsumsi sehari -hari, minimal dalam 1 minggu wajib tersaji, maka saya mencari ikan alternatif seperti jolot atau gabus laut sebagai bahan utama ikan giling 😋



Membuat pempek tanpa ikan sering juga saya lakukan, link nya disini pempek pistel tanpa ikan dan membuat pempek dengan ikan terutama ikan gabus laut atau ikan jolot ini akan saya lakukan setiap melihat ikan jenis ini di pasar. Harga ikan yang ramah dikantong sekitar 20 -25 ribu /kg membuatnya jadi pilihan ikan alternatif untuk di buat pempek. Saya pernah membuatnya dari ikan wader dan enak juga, tapi ikan jolot jadi prioritas pertama untuk daging ikan putih berkualitas tapi nggak mahal. 
Ikan Jolot memiliki ciri seperti ikan lonjong, bukan jenis ikan pipih seperti tenggiri atau kembung. Ikan ini memiliki banyak sisik seperti ikan gabus yang hidup di sungai, warnanya ada semburat pinknya. Ikan ini memiliki banyak duri halus, walau tidak sebanyak bandeng. Rasa daging ikan ini gurih, daging ikan berwarna putih. Untuk menguliti ikan ini, saya tidak membersihkan sisik ikannya, karena saya buang. Jadi proses memfillet ikan jadi lumayan cepat. Pilih ikan yang besar jika akan memfilletnya, pastikan telenan bersih dari sisik, lalu sayat perlahan dari ujung ekor sampai ke tengah kepala. Balikkan dan fillet daging dari kulitnya. Daging ikan saya bersihkan, dan isi perut serta kulit dan aneka tulang rejeki kucing. hehehe. Siram kembali talenan dengan air agar sisik tidak terikut saat memfillet ikan berikutnya dan lakukan sampai ikan habis.

Untuk 1 kg ikan, saya mendapatkan 500 gram daging ikan, ikan lalu saya masak seperti biasa saya membuat pempek. Memfilletnya lumayan lama, ngabisin nya cepat sekali 😓.Di Bandar Lampung sendiri ( Pempek Haji M.Rusdam) menggunakan ikan jolot untuk bahan baku pempeknya. Saya saja yang baru tahu ikan jenis ini saat hijrah ke Lampung. Yuk Buat sendiri pempek pistel ikan daging putih murah dan enak dan mari mulai kenali jenis ikan yang ada di sekitarmu!

Pempek Pistel Dengan Ikan Berdaging Putih

Bahan :
Adonan Pempek 
Ikan Giling 500 gram (Pilih daging giling yang berwarna putih)
Air es 150 ml
Sagu 300 - 400 gram
35 gram garam
1 butir putih telur
5 siung bawang putih halus (saya blender dengan sedikit air)

Bahan Isian /Tumis Pepaya
- Pepaya muda yang di serut panjang 500 gram cuci bersih dan tiriskan
- Santan dari 1/2 butir kelapa (300 gram) /200 ml  santan /1 bungkus santan instan + air 180 ml
(saya menggunakan santan dari perasan kelapa. Perasan santan pertama sekitar 75 ml dan santan cair sekitar 150 ml), Jika tidak menyukai tumis pepaya dengan santan, santan diganti air biasa saja
- Merica bubuk 1 sdt
- Bawang Merah 3 siung iris tipis
- Bawang Putih 2 siung  iris tipis
- 1 sdm ebi halus

Cara membuat tumis pepaya
  1. Pepaya muda di serut panjang, cuci bersih dan tiriskan
  2. Masukkan Pepaya muda, aduk rata, masak setengah layu. (Bila pepaya yang dimasukkan berair, jangan  tambahkan air lagi)
  3. Masukkan Santan. Jika seperti saya menggunakan perasan santan dari kelapa parut. maka masukkan santan encer terlebih dahulu. setelah 1/2 layu masukkan santan kental. 
  4. Aduk terus sampai layu dan pepaya muda lunak. 
  5. Beri merica, ebi halus dan garam. aduk rata sampai santan kering dan pepaya lunak
  6. Koreksi rasa. jika pepaya masih keras bisa ditambahkan air kembali

Note :
saya lebih suka menggunakan santan dari kelapa parut karena selain masakan lebih enak juga rasa otentik benar - benar sama dengan cita rasa nenek saya. Kandungan Penstabil nabati pada santan cair instan menyebabkan tidak bisa nya terpisanya londo pada santan kelapa /(lemak dan minyak tidak terpisah). Atau jika anda tidak menyukai tumis pepaya dengan santan bisa ganti santan dengan air biasa saja, beberapa orang (suami, kakak ipar,mama mertua saya) tidak menyukai tumis pepaya dengan santan. Jadi kembali ke selera masing-masing.

Cara membuat pempek
  1.  Ikan,air dan garam diaduk cepat (bisa menggunakan mixer atau pengaduk). Aduk sampai kental dan berbentuk pasta (air dan daging ikan menyatu sempurna)
  2. Tambahkan putir telur, bawang putih halus aduk rata. Simpan di freezer 30 menit agar dingin dan sedikit membeku
  3. Keluarkan pasta ikan lalu tambahkan sagu. Aduk rata secukupnya saja. Saya mengambil satu sendok makan pasta ikan lalu saya tambahkan dengan sebagian sagu dan aduk rata. Sisa pasta ikan masukkan ke kulkas 
  4. Lumuri tangan dengan sagu. Ambil sekitar 60 - 80  gram adonan. Bentuk seperti lumpang bolongi tengahnya beri isian tumis pepaya 1 sdm makan, tutup rapat dan pilin. Lakukan sampai adonan habis
  5. Didihkan air, masukkan pempek dan masak sampai mengapung. Pastikan jangan terlalu banyak mengisi panci dengan adonan, nanti pempek mentang dibagian dalam
  6. Angkat lalu masukkan ke baskom berisi air. setelah 10 menit tiriskan. Beri serbet pada tirisan pempek agar pempek lebih kering dan tahan lama. Tunggu dingin silahkan di goreng atau simpan di kulkas.
  7. Goreng pempek hingga berkulit jika akan segera di sajikan, sajikan dengan kuah cuko

Cuka Hitam

Bahan :
- 41  butir cabai rawit hijau (sebagian bertangkai sebagian tidak)
- 1 bongkahan bawang putih
- 1/2 bongkahan Gula Batok /Gula aren (1kg)
- 450 ml air
- 2  jeruk kunci

Cara membuat
  1. Haluskan cabai rawit dan bawang putih (saya memasukkan ke blender dan ditambahkan sebagian air)
  2. Tambahkan gula batuk dan Rebus sambil di aduk aduk hingga mendidih (jangan meninggalkan rebus an cuka tanpa mengaduknya karena jika telah mendidih dan tidak segera dimatikan akan membuat buih dan meluap ke luar panci
  3. Tambahkan garam dan perasan jeruk kunci
  4. Matikan api , tutup panci dan diamkan sampai semalaman
  5. Saring dan siap disajikan

Note :
- Jika cuka mau lebih sedap fermentasi cabai rawit dan bawang putih di lakukan semalaman
- saring dan siap di sajikan

Selamat mencoba
Semoga bermanfaat The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.