Homemade Cream Cheese -Krim Keju Tanpa Pengawet

Kalau kamu tinggal di pedesaan, jauh dari Mall, Supermarket atau Toko Bahan Kue, dan ingin mencicipi cake, dessert, cookies berbahan tambahan cream cheese, tampaknya harus membuatnya sendiri. Walau online shop dan expedisi menjalar sampai ke pelosok negeri. Ongkir yang ditanggung relatif mahal. Setidaknya itu yang saya rasakan. Cream cheese blok merk Anchor kemasan 1 kg dijual 135 ribu di tbk palembang, jika beli di marketplace sekitar 110rb, dengan ongkir 50 rb untuk sampai ke sini. Atau sekitar 40 ribu/250 gram, harga itu sebanding dengan 2L kotak susu full cream yang saya beli di Indomaret. Membuat Cream Cheese sendiri memang tak lebih murah (untuk kasus saya), tetapi cream cheese yang anda buat akan lebih sehat, bebas bahan pengawet dan lepas dari rasa cemas (bagi anda yang sedang menjalani diet ketat makanan tanpa pengawet untuk buah hati anda).

Kenapa lebih sehat ?, karena cream pabrikan akan menambahkan bahan pengawet agar umur simpan lebih lama baik itu asam sorbat atau asam propionat. Asam sorbat dan garamnya seperti kalium sorbat ,natrium sorbat dan kalsium sorbat merupakan antibakteria yang digunakan pada makanan untuk mencegah terbentuknya kapang, khamir dan fungi  Untuk jenis pengawet lainnya pada makanan disekitar kita bisa ada baca disini 

Dahulu, era sebelum 1980, asam sorbat juga digunakan pada daging. Namun sejak di temukan asam nitrat dan nitrit peran asam sorbat pada produk daging tergantikan. Asam sorbat alami ditemukan pada berry liar dan mudah teroksidasi dengan tanah karena itu dinilai  ramah lingkungan. Secara umum tidak ada hubungan langsung antara asam sorbat dan aktifnya sel - sel kanker /karsinogenic , tetapi mereka terbukti memiliki potensi untuk terjadinya perubahan mutasi gen baik melalui oksidasi, reaksi kimia dengan nitrit pada pH rendah yang menyebabkan terjadinya perubahan DNA mitokondria.
      

Kembali ke cream cheese yang saya posting kali ini, sebenarnya ini dahulu adalah salah satu praktikum teman saya yang konsentrasi Agroindustry, saya saja yang salah memilih. Jurusan saya dahulu ada 2 konsentrasi yaitu agroindustri dan petrokimia. Agroindustri mempelajari tentang industri -industri makanan, dahulu saya lebih tertarik ke minyak bumi dan turunannya sehingga yang dipelajari adalah fraksi minyak bumi, batubara dll. Teman saya ini praktikumnya ya tentang makanan yang dinilai teman cowok saya sebagai "koki" dan tidak menantang. Nyatanya, justru sayalah yang banyak mempraktekan materi praktikum mereka, yang saya nilai sangat berguna untuk Ibu rumah tangga seperti saya ini. 

Membuat cream cheese yang diperlukan hanya susu dan air asam (bisa air jeruk nipis, lemon atau lemon cui atau cuka ), tetapi kita bisa menambahkan yogurt untuk membantu terpecahnya lemak susu dan air (whey). Kalau di pabrik biasa ditambahkan enzim, stabilizer, koagulant dll agar lemak dan whey bisa terpisah secara maksimal, penambah citarasa, umur simpan lama dll. Homemade Cream cheese ini max 1 minggu di kulkas, whey 2hari saja karena di whey terkandung mikroorganisme yang lebih cepat asam daripada Cream cheesenya. Jika di test dalam skala laboratorium, Cream Cheese atau krim keju sendiri yang merupakan keju ringan memiliki kandungan lemak susu minimal 33 % , kadar air maksimum 55 %. Untuk skala rumah tangga kita tidak perlu mengukur lemak dan kadar airnya. Pastikan sekering mungkin saja. Jika saringan kainnya sudah tidak menetes lagi air, anggap saja proses cream cheese homemade kita telah selesai. 
Whey air saringan Cream Cheese
Kunci utama membuat cream cheese adalah pisahkan lemak dan air yang terikat di susu dengan bantuan lingkungan yang asam dan panas yang pas. Kita bisa menambahkan yogurt plain sebagai staternya, namun jika tidak ada pun tak mengapa hanya jumlah cream cheese nya tidak sebanyak jika ada yogurt ataupun jika diberi tambahan heaving cream dan sour cream. Untuk 1200 ml, saya hanya dapat sekitar 230 gram cream cheese/krim kejunya. Yuk mari membuat Cream Cheesemu sendiri, membuatnya pun gampang, mudah dan tidak memerlukan banyak alat dan biaya, Hanya butuh kesabaran seperti homemade lainnya. Tapi percayalah rasanya juara. . 

Homemade Cream Cheese

Bahan :
1200 ml susu cair (full cream /susu sapi perah segar lainnya)
2 pcs jeruk purut ukuran sedang
1 pcs jeruk sate /kunci /lemon cui
100 gram yogurt / 2 sdm muncung (optional)

Peralatan : panci dan kain tipis (saya menggunakan jilbab tipis ), benang 

Cara membuat :
  1. Peras jeruk nipis dan keruk purut, ambil airnya saja ,sisihkan (sekitar 4 -5 sdm)
  2. Campur susu, yogurt dan air jeruk nipis. Masukkan ke dalam panci aduk rata. Sisihkan sekitar 15 -20 menit
  3. Nyalakan kompor menggunakan api sedang, masak susu hingga hangat, aduk rata terus, saat melihat ada terpisah antara cairan bening dan putih, kecilkan api kompor sekecil mungkin. Aduk sesekali. Hingga air whey terpisah secara maksimal dan terbentuk gumpalan-gumpalan putih. Lama pemanasan sekitar 30 - 40 menit. 
  4. Ambil baskom, beri selembar kain. Tuang susu ke dalam saringan. Satukan ujung kain, ikat kencang, buat simpul untuk gantungan.  Endapkan hingga tidak ada air yang menetes dengan cara menggantungnya sekitar 1 -2 jam
  5. Jika akan digunakan untuk olesan roti bagel,  di cuci bersih dengan air matang untuk yang tidak suka aroma jeruk/citrusnya, Peras lalu di blender/chooper. (step ini saya tidak lakukan, saya baru blender saat di masak menjadi cake dan cookies)

Note : 
Air Whey bisa untuk sup /pudding. Segera masukkan ke kulkas saat air tidak ada yang menetes, baik cream cheese atau air whey agar tidak menjadi asam

Selamat mencoba The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.