Ayam Bakar Pedas Manis

Walaupun judulnya tentang ayam bakar pedas manis. Nyatanya Ayam ini bisa di masak dengan sangat pedas sekali atau sangat sedikit pedas. Semua tergantung cheftnya. Karena saya adalah cheft dapur saya dan anak saya 3 y makan juga maka saya mengurangi porsi cabai dan bijinya saya buang juga. Dahulu sebelum punya anak saya akan masak pedas sesuai resep ini, tapi selera pedas saya berkurang seiring dengan penambahan anggota keluarga baru yaitu anak saya ini. Dan nanti kalau anak -anak sudah besar. Rasanya porsi cabai akan saya tambah hehehe. Ayam Bakar yang saya masak siang ini bercitarasa sedikit pedas, dengan rasa manis alami dari madu,kecap atau gula merah. Rasanya nikmat sekali


Thiya suka sekali ayam, apalagi bagian paha ayam karena dia suka makan sambil memegang ujung paha ayam. Walau anak kecil makan tidak serapi dan sebersih orang dewasa, memegang makanan sendiri dengan jari tangannya sendiri akan melatih motoric halusnya. Ya...motoric halus thiya harus dilatih lewat permainan sensoric play, lewat apapun yang dia pegang termasuk makanannya. 

Ayam Bakar Pedas Manis selalu saya sajikan dengan sambal terasi. Jadi jika saya dan suami saya makan, maka sambal akan di letakkan di piring saji. Mama saya kalau masak akan menggunakan ayam kampung yang merupakan ayam peliharaan sendiri, orang tua saya terkadang memasaknya dengan ayam negeri atau ayam kampung. Saya sendiri menggunakan ayam negeri, namun jika ingin menggunakan ayam kampung boleh saja dan saya yakin rasanya akan lebih enak. Hanya saja takaran air menyesuaikan dengan jenis ayam agar bisa empuk dan meresap bumbunya. 

Bumbu dapur berupa jahe, kunyit dan kencur saya menggunakan bumbu kering. Walau tersedia murah di pasar. Saya suka kesal saat memasak, namun stok jahe, kencur,kunyit sudah terlanjur kering dan busuk. Alih -alih mengambilnya di tanaman belakang rumah, saya terlalu malas untuk menggali tanah dan mengambil rimpangnya atau membeli yang segar di pasar. Sehingga sejak melihat kemasan bumbu dapur (jahe,kunyit,kencur dll) dalam bentuk kering di Supermarket, saya memilih untuk mengikutinya. Saya mengupas kulit setiap rimpang (jahe,kunyit) dan saya jemur lalu di oven hingga kering. Stok rimpang kering ini aman di dapur saya, sehingga jika sewaktu waktu saya akan memasak tinggal di tuang. Dan untuk anda yang repot melakukannya, saya yakin bumbu kering di Supermarket sangat membantu pekerjaan memasak di rumah bukan?. Yuk mari membuat Ayam Bakar Pedas Manis mu sendiri, dan lupakan makan di warung ayam panggang langganan😋
 Ayam Bakar Pedas Manis

Bahan :
500 gram paha ayam (boleh menggunakan dada ayam, potong -potong)
2 sdm kecap manis
1 lembar  daun salam
1 pcs  batang serai (memarkan)
1/2  sdm gula merah /madu/gula pasir (saya menggunakan gula merah)
1/2 sdt garam
air 50 ml

Bumbu halus :
7 butir bawang merah
4 siung bawang putih
7 pcs cabai keriting merah
10 butir cabai rawit (optional, kurangi /hilangkan jika tidak suka pedas)
1 sdt ketumbar
1/2 sdt jahe (sekitar 2 cm jahe segar)
1/2 sdt kunyit bubuk (sekitar 2 cm kunyit segar)

Cara Membuat :
  1. Haluskan bumbu , saya menggunakan blender yang di beri sedikit air. 
  2. Tumis bumbu halus, daun salam, serai  sampai harum,  masukkan ayam, aduk rata.Jangan menambahkan air terlalu banyak, saya hanya sedikit saja sekitar 25 ml, karena ayam telah mengandung air. Tambahkan gula, kecap manis, garam aduk rata. Tutup kuali, ungkep air dan masak dengan api kecil. Sekitar 30 menit. 
  3. Masak sampai ayam empuk dan bumbu mengental. Buka tutup panci dan besarkan sedikit api, aduk sampai air hampir habis
  4. Panggang ayam di atas bara arang sampai agak kering sambil diolesi sisa bumbu. Saya memanggangnya di atas teflon. 
  5. Sajikan
Semoga bermanfaat The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.