Pukis Pandan Kismis

Daun Pandan yang ditanam suami, awal oktober 2018 lalu sudah tumbuh dan lumayan banyak. Memanfaatkan daun pandan tersebut jadilah pukis ini. Tahun lalu memang perkarangan belakang saya minta ditanam batang serai, kunyit putih, daun salam dan daun pandan ini. Karena memang perlu untuk sehari-hari memasak. Kunyit putih untuk obat. Tapi daunnya suka saya pakai untuk memasak. Tidak seperti tetangga kami yang lain yang menanam kemangi, ubi kayu, kangkung,mentimun dan kacang tanah. Saya kurang telaten merawat tanaman. Masih moody sehingga gulma terlanjut tinggi, dan mati. Capek mencangkulnya saja 😥. 
 



Suami lebih suka menamam pohon buah seperti alpukat, mangga atau durian. Tak perlu banyak perawatan. hehehe. Kembali soal si pukis ini. Memanfaatkan perasan santan kelapa yang santan kentalnya saya buat bumbu rendang homemade, santan lantas saya tambah air dan di peras, dimasak lalu saya kemas per 200 ml untuk keperluan baking saya. Sewaktu -waktu mau masak menggunakan santan, santan instal ala saya tinggal dicairkan dari kulkas. 

Pewarna Pandan berasal dari ekstrak daun pandan yang saya blender, lalu saya endapkan dan ambil airnya. Kira-kira 10 lembar daun pandan besar-besar,saya blender hingga halus dan di diamkan hingga cairan hijau mengendap di dasar. Itu yang saya gunakan baking. Tapi jika tidak ada bisa menggunakan pasta pandan beberapa tetes saja dan takaran air dikurangi jika menggunakan pasta pandan.

Pukis Pandan Kismis ini bertekstur padat tapi lembut, dengan gurih alami dari santan dan aroma pandan yang kuat. Pukis ini mengingatkanku  pada teman SMA yang jualan pukis di megaria. Mungkin sekarang nggak jualan lagi yah. Awal -awal dulu si teman ini demi sekolah nyambi jualan di IP atau Megaria demi bisa sekolah. Ntah sekarang dimana dia. Dulu juga jualan buah. Tapi katanya susah balik modal karena cepat rusak, nah berkat si pukislah dia bisa menuntaskan sekolah SMAnya. Apa kabar kamu paul, where are you now?. Resep ini kuambil dari blog mbak ricke ordinary kitchen pukis pandan  tapi sekarang sudah  sedikit modifikasi menyesuaikan kondisi dan bahan dll. Mbak ricke menggunakan pasta pandan, saya menggunakan ekstak pandan, karena daun pandan banyak dirumah dan memang sedang ikhtiar mengurangi chemical makanan walau food grade untuk di konsumsi thiya. Sehingga takaran cairan disesuaikan. Ini resep yang sudah di modifikasi sedikit. Resel asli di blog mbak ricke ya. Semoga berkenan

Pukis Pandan Kismis

Bahan
250  gram tepung terigu protein tinggi
250 ml santan (dari 1/4 parutan kelapa, atau dari 1 bungkus santan instan 80 ml yang diencerkan hingga menjadi 250 ml)
65  gram margarin /mentega, lelehkan
1 sachet / 40 gram SKM (Susu Kental Manis)
1 sdt ragi
50 ml air hangat
50 ml ekstak pandan (dari 10 lembar pandan diblender halus dengan 100ml air dan diendapkan, ambil 50 ml saja)
100 gram gula pasir
3 butir telur
1/2 sdt garam (skip jika menggunakan mentega)

Kismis /Meises /chocochip/keju dll untuk taburan
(jika menggunakan kismis kering,rendam dengan air lalu tiriskan di kain kering)

Cara membuat
  1. Sobek sobek daun pandan, blender dengan air dan di endapkan. Lakukan malam sebelumnya. Atau beberapa waktu sebelum membuat pukis. Jika malam buatnya masukkan ke kulkas. Sisihkan. Saring, takar 50 ml. Jika tidak menggunakan ekstrak dari daun pandan. Ambil 50 ml air beri beberapa tetes pasta pandan. Aduk rata.
  2. Masukkan 1/2 sdt gula dan 50 ml air hangat ke dalam gelas, tambahkan ragi. Sisihkan 10 menit, sampai keluar busa. Jika tidak ada busa /gelembung udara setelah diberi  tambahan waktu, Buang. Buat lagi dengan  ragi  baru. Kemungkinan ragi rusak.
  3. Lelehkan margarin. Jangan sampai margarin mendidih, sebagian saja yang mencair, matikan api. Sisihkan. Biarkan dingin
  4. Timbang dan Ayak terigu . Sisihkan.
  5. Masukkan telur, garam dan gula dalam wadah, kocok hingga tercampur rata dengan kecepatan rendah, naikkan kecepatan tinggi. Kocok hingga kental, mengembang dan putih. 
  6. Masukkan santan berselang seling dengan terigu. Saya membaginya 3 bagian. Jika sudah rata tambahkan SKM, ragi. Aduk rata
  7. Tambahkan margarin. Aduk rata. Diamkan minimal 30 menit.
  8. Sebelum dipanggang, panaskan cetakan dengan api besar. Saya memberi tatakan kompor sebelum cetakan pukis agar pukis bisa matang merata tanpa gosong.
  9. Tuang pukis di cetakan yang panas tandanya saat adonan di tuang ada bunyi berdesis. Kecilkan api kompor lalu panggang sebentar. Saat buih sedikit berkurang tutup pukis dengan tutupan panci agar atas pukis juga matang. Jika mau di beri topping bisa dilakukan sesat sebelum buih berkurang /hanya menyisakan sedikit adonan mentah di atasnya. 
  10. Cek kulit luar pukis, dengan menggunakan tusukan sate. Jika sudah kecokelatan dan matang.Cuil sedikit pukis. Ambil pukisnya. Bisa juga mengunakan penjepit.
Note :
Untuk pukis tahan lama, apalagi jika untuk jualan. Santan dimasak dengan daun pandan sebentar saja, hingga ada buih di pinggir panci. Agar mematikan mikroorganisme yang menyebabkan santan cepat asam.

Semoga bermanfaat The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.