Pempek dan Ikan Patin

Bude mengambil ikan patin yang berada di kolam samping rumahnya. Besar -besar sekali ada 3 pcs gede yang di siangi. Petugas fillet ikan yaitu saya yang amatiran ini kurang pandai memfillet ikan sehingga masih banyak yang tersisa😁. Daging beserta tulang di kukus untuk menjadi abon, sedangkan daging ikan di olah menjadi pempek. Yang di foto adalah bagian saya yang diberi bude. Jadi nggak semuanya. Si ikan Patin sekitar 4 -5 kg Kami olah menjadi pempek sosis, lonjong,telor dan krispi. Sedangkan kulitnya di olah menjadi keripik kulit ikan. 



Kulit ikan bandeng yang relatif tebal dan berminyak harusnya di kukus dulu ya. Untuk melunakkan dan membuang minyaknya, baru kemudian di goreng garing. Krenyes krenyes deh. Suami yang bukan penyuka patin, tidak suka jika diolah menjadi pempek telor, lenjer atau bulat karena bau patin masih tercium kuat dan rasa dagingnya yang berminyak sehingga suami masih mencium aromanya. Sedangkan jika di olah menjadi pempek krispi, dia suka sekali. Bawang merah yang banyak telah menyamarkan baunya patin sehingga dia suka. Begitupun abonnya. Nggak berasa kalau itu patin Rasanya hampir sama dengan ikan lainnya.

Toples ini berisi krispi kulit ikan, dan hanya saya yang memakannya. Suami ogah! Padahal menurutku baunya patin udah hilang loh. Garing begini,tapi tetap..kalau tidak suka, mau diolah apapun juga ya nggak suka😌  


Kalau pempek ini, saya dan thiya lahap makannya, Sedap. Hanya saja saya kurangi takaran sagu dari resep biasa dan saya gantikan terigu, karena pas di pulung agak susah. 

Yang kelupaan di foto adalah si abon ikan. Proses nya malah ke foto. Karena buatnya di rumah saya. Pempek dan variantnya buatnya dirumah bude. Mau foto lah kok malu 😁

Bagi yang kesulitan mendapatkan daging ikan tenggiri, dan patin tersedia banyak di kolam. Merawatnya gampang juga, hidupnya nggak sulit. Cobain buat pempek dari ikan patin dll. Walau the best rasa dari tenggiri. Dari patinpun enak juga loh. Asal kelenjar minyak di ikan, dibuang dahulu. Daging ikan patin ini dari kolam sendiri, dengan pakan sehari hari adalah keladi. Dagingnya kenyal dan tebal. Mantap banget.

Semoga bermanfaat The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.