Mengenal Bumbu Dapur dan Khasiatnya Part 2 (Aneka Rempah -Rempah)

Bumbu Dapur yang ragam dan khasiat nya banyak sekali, emang wajib dan perlu kita ketahui jenis dan khasiatnya. Nggak harus hapal semua sih, cuma kalau masak sama mertua kan malu kalau cabai rawit itu lebih pedas dari cabai merah besar aja nggak tahu, atau mana bawang bombay mana bawang putih, atau merica sama ketumbar. Jangan tertukar. Mau buat bacem, jadinya semur 😂 (yang ini tunjuk diri sendiri). Karena menjadi perempuan itu ada musimnya. Musim jadi pelajar, musim jadi istri, musim jadi ibu, musim jadi mertua, musim jadi nenek, musim jadi tante ataupun peran sosial lainnya. Semua peran dan lakon jika Allah berkenan akan kita jalani. Dan ketika kita sampai di post berikutnya kita akan merindukan musim kita sebelumnya, makanya belajarlah dengan mengenal bumbu dapur dahulu selagi muda agar tak bonyok dikala tua (hehehe bercanda),  nikmati dan jalani setiap moment dengan penuh syukur. Kita nggak pernah tahu nasib membawa kita kemana kan. Jika setiap hari bisa menikmati masakan di restoran ternama, ok saja, kita harus siap juga jika kita adalah cheftnya. Dan bagaimana bisa jadi cheft kalau gula dan garam aja tertukar.😃

Lalu apa hubungannya dengan mengenal bumbu dapur? Dulu masih ABG aku pernah bilang ke ibu. "Nggak mau belajar masak, ntar beli aja. Banyak kok warung".  Sesumbar ku dahulu. Ternyata itu salah. Nasib membawaku bekerja dan sekarang ikut suami merantau ditempat yang "tak semua makanan enak tersedia", kecuali bahan bakunya sehingga kalau mau mencicipi harus buat sendiri. heheeh. Menurutku Perempuan harus kenal bumbu dapur. Karena darinya lah baiti jannati bisa terjalin bersama. Walau bukan kita yang masak, tetap kita perlu kontrol IRT bekerja dan saya ingin anakku, suamiku rindu masakanku kelak (aamin). Nah kembali ke topik bumbu dapur ini sebelumnya saya pernah bahas tentang Cabai dan Merica di post sebelumnya Mengenal Bumbu Dapur dan khasiatnya Part 1 link nya disini. Kali ini kita akan bahas tentang bumbu lainnya yaitu  Jinten Adas dkk

Jintan / Jinten / Cumin
Jintan digunakan sejak Sebelum Masehi. Catatan Wikipedia menyebutkan jintan yang ditemukan di situs peninggalan purbakala Tell ed-Der di Suriah berasal dari peradaban milenium kedua Sebelum Masehi. Jintan juga digunakan sebagai campuran rempah untuk mengawetkan mumi di Mesir. Kita (saya maksudnya) mengenal jinten dengan 2 jenis yaitu  jinten putih (Cumin /Cuminum cyminum) dan jinten hitam (Habbatussauda / Nigella sativa linne)

Jintan putih dijual dalam bentuk biji kering, yang berbentuk memanjang seperti beras, berwarna cokelat muda dengan aroma yang harum. Bumbu ini biasanya sering digunakan untuk masakan bersantan seperti rendang, gulai, dan kari. Walaupun digunakan dalam porsi kecil maka kehadirannya di dalam masakan mampu memberikan pengaruh yang besar. Jintan putih  terkadang rancu dengan adas, yang membedakan adalah biji jintan berukuran lebih kecil dengan warna coklat yang lebih gelap. Selain dijual sebagai rempah, sama seperti jinten hitam, jintan putih secara tradisional dikenal sebagai tanaman obat.  

Jintan hitam dan Jintan putih BUKAN berasal dari Tumbuhan yang sama. Keduanya berasal dari tanaman berbeda. Penggunaannya yang luas dan lama membuat penyebutannya menjadi rancu. Umumnya saya menggunakan jintan putih untuk memasak sup seperti Sup Daging  Kacang Merah , Rendang, Ataupun Masakan Kalio disini , disini, atau disini.

Jintan putih (Cuminum cyminum L) merupakan tumbuhan berbunga dari famili Apiaceae yang berasal dari daerah Laut Tengah bagian timur sampai India bagian timur. Bumbu rempah ini di kenal dengan nama Jintan Putih (Indonesia), Jinten Putih (Jawa), Ginten (Bali); Jinten Bodas (Sunda), Jhinten pote (Madura); Jeura engkut, Jeura putih (Aceh), Jinten pute (Bugis).

Berdasarkan hasil penelitian dari tim Cancer Chemoprevention Research Center/CCRC, Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada), menyebutkan tanaman jintan putih mengandung minyak atsiri, luteolin, apigenin, minyak lemak, hans, dan zat samak. Biji jintan putih mengandung unsur minyak menguap (terbang) sebanyak kurang dari 8 persen. Kandungan senyawa tersebut teruji secara praklinis sebagai sifat antibakteri, antikarsinogenik, antigenotoksik, antihiperglikemia, antimikrobia, antioksidan, antispasme, karminatif, digestif, larvasidal.

CCRC Fakultas Farmasi UGM memasukkan jintan putih ke dalam ensiklopedia tanaman antikanker. Menurut studi tim CCRC, mengutip dari penelitian dari T Takayanagi dan timnya (2003), komponen yang diduga mempunyai aktivitas antikarsinogenik dari Cuminum cyminum, L., salah satunya adalah senyawa glikosida lakton sesquiterpen

Jinten Hitam (Habbatussauda /Nigella sativa Linn.)  merupakan rempah dari famili Ranunculaceae. Rempah ini berbentuk butiran biji berwarna hitam yang telah dikenal ribuan tahun yang lalu dan digunakan secara luas oleh masyarakat India, Pakistan, dan Timur Tengah untuk mengobati berbagai macam penyakit. Jinten hitam dikenal dengan berbagai nama, diantaranya black seed, black caraway, natura seed, jintan hitam, black cumin, nigella sativa, kaluduru, dll.

Digunakan sebagai herbal pengobatan sejak 2000-3000 tahun sebelum Masehi dan tercatat dalam banyak literatur kuno mengenai ahli pengobatan terdahulu seperti Ibnu Sina (980 - 1037 M), dan Al-Biruni (973-1048 M), Al-Antiki, Ibnu Qayyim dan Al-Baghdadi. Ibnu Sina telah meneliti berbagai manfaat Habbatussauda untuk kesehatan dan pengobatan. Ahli pengobatan Yunani kuno, Dioscoredes, pada abad pertama Masehi juga telah mencatat manfaat habbatussauda untuk mengobati sakit kepala dan saluran pernapasan.

Manfaat utama Habbatussauda berdasarkan wikipedia adalah Memperkuat sistem kekebalan tubuh dari serangan virus, kuman dan bakteri serta Mempertahankan tubuh dari serangan kanker dan HIV sekaligus meningkatkan fungsi otak karena mengandungan asam linoleat (Omega 6) dan asam linolenat (Omega 3), dan nutrisi lainnya yang baik untuk meningkatkan daya ingat, kecerdasan, dan relativitas sel otak agar tidak cepat pikun, Habbatussauda juga memperbaiki mikro (peredaran darah) ke otak dan sangat cocok diberikan pada anak usia pertumbuhan dan lansia. Habbatussauda diklaim mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit pernapasan. Menyembuhkan penyakit asma bronkial, bronkitis, gampang lelah, batuk kronis dan penyakit pernapasan lainnya. Habbatussauda juga mampu mengatasi gangguan tidur dan stress. Unsur Sapion terdapat pada Habbaussauda mempunyai fungsi seperti kortikosteroid yang dapat memengaruhi karbohidrat, protein dan lemak serta memengaruhi fungsi jantung, ginjal, otot tubuh, dan syaraf. Sapion berfungsi untuk mempertahankan diri dari perubahan lingkungan, gangguan tidur, menghilangkan stress, dan melancarkan air susu ibu. dan sebagai antihistamin & antialergi. 

Adas (Foeniculum vulgare Miller) / Fennel
Tanaman adas dikenal sebagai tanaman obat. Mulai dari akar, daun dan bijinya berkhasiat bagi kesehatan. Minyak telon yang digunakan pada bayi biasanya mengandung adas, teh adas juga dikonsumsi di beberapa negara eropa seperti jerman karena khasiatnya untuk menghangatkan badan. Adas, dengan nama latin Foiniculum vulgare, berasal dari daratan Eropa Selatan hingga ke Asia Daratan. Tanaman ini tumbuh hingga ketinggian 1800 mdpl. Beberapa orang menyebut tanaman ini sebagai adas pulosari atau pulowaras. Adas sendiri bahasa Inggrisnya adalah fennel.

Adas dikenal dengan nama-nama berbeda seperti Adas atau Fenchel (Jerman), Fenouille (Perancis), Fennel, commaon fennel, sweet fennel, fenkel, spigel (Inggris),  Hades (Sunda), adas, adas londa, adas landi (Jawa), Adhas (Madura), adas (Bali), wala wunga (Sumba), Das pedas (Aceh), adas, adas pedas (melayu).; Adeh, manih (Minangkabau). paapang, paampas (Menado). Popoas (Alfuru), denggu-denggu (Gorontalo), ; Papaato (Buol), porotomo (Baree). kumpasi (Sangir Talaud).; Adasa, rempasu (Makasar), adase (Bugis), Hsiao hui (China), phong karee, mellet karee (Thailand), Jintan Manis (Malaysia). barisaunf, madhurika (India./Pakistan.).

Daun adas mirip dengan wortel, itu karena adas memang masih satu kerabat dengan wortel yang membedakan adalah umbinya. Umbi adas berwarna putih seperti bawang bombay. Dalam masakan daun adas sering digunakan untuk disayur santan, tumis ataupun dimasak sup bersama kacang merah. Bijinya dipakai sebagai bumbu masakan, untuk memperkuat rasa ataupun dijadikan obat tradisional.

Adas mengandung minyak asiri (Oleum Foeniculi) 1 - 6%, mengandung 50 - 60% anetol, lebih kurang 20% fenkon, pinen, limonen, dipenten, felandren, metilchavikol, anisaldehid, asam anisat, dan 12% minyak lemak. Kandungan anetol yang menyebabkan adas mengeluarkan aroma yang khas dan berkhasiat karminatif. Akar mengandung bergapten. Akar dan biji mengandung stigmasterin (serposterin). Adas dipercaya bisa mengobati Sakit perut (mulas), perut kembung, mual, muntah, ASI sedikit, Diare, sakit kuning (jaundice), kurang nafsu makan, batuk, Sesak napas (Asma), nyeri haid, haid tidak teratur, rematik goat, Susah tidur (insomnia), buah pelir turun (orchidoptosis), kolik, Usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis), batu empedu, Pembengkakan saluran sperma (epididimis), Penimbunan cairan dalam kantung buah zakar (hiodrokel testis), Keracunan tumbuhan obat atau jamur, meningkatkan penglihatan. Namun tetap diperhatikan beberapa orang yang alergi terhadap daun seledri  dan kerabatnya kemungkinan akan alergi terhadap adas baik minyak, teh adas dan minuman dari adas lainnya. Mulai dari gatal gatal hingga alergi yang serius. Tetap perhatikan tubuh kita alergi terhadap apa dan sebaiknya dihindari.

Adas atau adas pedas (Foeniculum vulgare Miller) berbeda dengan adas manis (Pimpinella anisum). Walau berasal dari Kerabat yang sama yaitu Apiaceae tetapi berbeda spesies. Bentuk adas manis mirip seperti kacangan tanah namun berwarna hijau. Di India  tak ada perbedaan istilah antara adas manis dan adas. Oleh karena itu, keduanya biasanya diberi nama yang sama (saunf). Ada yang menggunakan istilah patli saunf (saunf tipis) atau velayati saunf (saunf asing) untuk membedakan adas manis dengan adas.

Kapulaga / Cardamon
Kapulaga merupakan sejenis buah yang sering digunakan sebagai rempah bumbu untuk masakan tertentu dan juga acapkali dijadikan sebagai campuran jamu. Ada dua jenis kapulaga yang umum ditemukan di pasaran, yaitu kapulaga Jawa (Amomum compactum /kapulaga putih) dan kapulaga India atau kapulaga sabrang (Elettaria cardamomum/kapulaga hijau). Keduanya masuk ke dalam suku jahe-jahean (Zingiberaceae).

Di Indonesia sendiri kita lebih sering mengenal kapulaga Jawa/ kapulaga putih namun kapulaga hijau /kapulaga india pun banyak dijual di pasar tradisional atau supermarket terutama jika daerah tempat tinggal kita banyak bermukim keturunan arab. Seperti yang difoto saya membeli kapulga hijau di pasar 16 ilir palembang, dan yang putih di pasar lampung selatan (disini lampung selatan tidak ada yang hijau). Kapulaga India atau dikenal dengan sebutan cardamom, berwarna kehijauan, berbentuk lonjong dengan permukaan berjuring seperti buah belimbing kecil. Biasanya cardamom lebih umum digunakan sebagai rempah untuk cake dan kue, walau tentunya juga sedap sebagai campuran bumbu di masakan. Kapulaga biasanya digunakan untuk masakan tradisional Indonesia yang menggunakan banyak rempah di dalamnya misalnya saja rendang, opor, gulai, atau kari. Baunya yang harum dan kuat memang membuat masakan menjadi lezat, tapi sebaiknya jangan terlalu banyak menggunakannya di dalam masakan karena rasanya akan menjadi dominan.

Seperti halnya bumbu dan rempah yang diambil minyak dan menjadi minyak atsiri, begitupun minyak atsiri dari kapulaga hijau  mengandung lima zat utama, yaitu
  • borneol (suatu terpena) yang berbau kamper seperti yang tercium dalam getah pohon kamper
  • alfa-terpinilasetat yang harum seperti bau jeruk pettigrain
  • limonen yang juga harum seperti bau jeruk keprok
  • alfa terpinen yang harum seperti jeruk sitrun
  • cineol yang sedap agak pedas menghangatkan seperti minyak kayu putih.
Kombinasi inilah yang membentuk aroma khas kapulaga 😊.Biji, yang diambil dari tumbuhan sebelum buah masak benar, dapat dimanfaatkan sebagai obat. Dalam dunia obat-obatan biji yang telah dikeringkan dinamakan semen cardamomi. Selain bijinya, yang digunakan untuk obat adalah bagian akar, buah, dan batangnya. Kapulaga mengandung minyak atsiri, sineol, terpineol, borneol, protein, gula, lemak, silikat, betakamfer, sebinena, mirkena, mirtenal, karvona, terpinil asetat, dan kersik. Dari kandungan tersebut kapulaga memiliki khasiat sebagai obat batuk. Kapulaga juga memiliki khasiat untuk mencegah keropos tulang.

Beberapa pabrik bumbu juga mengekstrakkan minyak asiri dari biji kapulaga menjadi oil of cardamom yang kemudian dikemas dalam botol. Dalam bentuk minyak ini pula, kapulaga dipakai untuk menyedapkan soft drink dan es krim Amerika di pabriknya. Kapulaga menjadi rempah termahal ketiga di dunia setelah safron dan vanila.

Kayu manis / Cinnamon
Kayu manis atau cinnamon, merupakan bumbu dapur yang berasal dari kulit tanaman kayu manis atau nama latinnya adalah Cinnamomum verum, sin. C. Zeylanicum. Termasuk ke dalam jenis rempah-rempah yang beraroma manis dan pedas. Bumbu ini merupakan salah satu bumbu tertua yang  telah digunakan di Mesir Kuno sejak 5000 tahun yang lalu. Karena aromanya yang harum maka penggunaannya di dalam masakan sangat luas mulai dari kue, roti hingga hidangan daging, atau ikan. Selain itu kayu manis juga biasanya digunakan sebagai campuran minuman. Dalam masakan kayu manis biasanya digunakan dalam bentuk batangan atau bubuk.

Kandungan kayu  manis bisa dibagi menjadi dua macam yaitu yang larut dalam air dan yang larut dalam minyak. Kalau kita memakai kayu manis untuk bumbu masak dalam bentuk  batangan maka yang kita dapatkan hanya yang larut dalam air, sedangkan kalau kita memasukkan bubuk kayu manis, kedua macam kandungan kayu manis bisa kita dapatkan. Kandungan kedua macam kayu manis tersebut diantranya: cinnamaldehyde, eugenol,  trans-cinnamic acid; kelompok senyawa fenol; tannins; catechins; oligomeric proanthocyanidins; limonene dan alpha-terpineol; pinene; calcium monoterpenoid oxalates; gum; mucilages; resins; starch; complex sugars. Coumarin dalam jumlah yang sangat sedikit juga bisa ditemukan. Mineral yang ada dalam kayu manis diantaranya adalah kalsium, magnisium, zat besi , kalium, natrium, khromium (cr), selenium, tembaga (Cu), dan zing (Zn). Biarpun dalam jumlah yang kecil, kayu manis juga mengandung vitamin A, riboflavin (B2), niacin (B3), dan vitamin K

Khasiat kayu manis selain untuk menurunkan gula darah, menurunkan kholesterol dan Trigliserida, artritis (linu persendian), mempertahankan daya ingat dan sistim syaraf, untuk kesehatan jantung dan sirkulasi darah, untuk kesehatan percernaan makanan, untuk meringankan penyakit flu, mengurangi sakit waktu mestruasi, untuk mengurangi percepatan perkembangan leukemi, mencegah kanker usus besar, dan mengandung anti bakteri dan anti jamur. Kayu manis dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu kayu manis dapat mengurangi lemak yang ada dalam tubuh kita dan sebaliknya meningkatkan massa otot. Sehingga jika ingin menurunkan berat badan selain mengurangi asupan kalori dibantu dengan mengkonsumsi kayu manis baik dalam bentuk minuman atau kapsul sering dilakukan banyak orang.

Namun tetap perlu berhati hati bagi penderita liver atau yang alergi terhadap kumarin. Batas toleransi Asupan kumarin (zat yang terkandung di kayumanis dan rempah lainnya) yang masih dapat ditoleransi tubuh adalah sebesar 0,1 mg per kg berat badan per hari.  Konsumsi cinnamon dalam jumlah tinggi dapat membahayakan orang dengan masalah liver karena kandungan kumarinnya walau sedikit tergantung jenis/varint kayumanis. Kumarin merupakan agen antikoagulan yang dapat memengaruhi kemampuan darah untuk menggumpal.

Kembang lawang/bunga lawang/pekak /Star Anise

Bumbu  yang bernama ilmiah Illicium verum ini mudah sekali dikenali karena bentuknya yang menyerupai bunga kayu yang berwarna kecoklatan karena itu diberi nama kembang atau bunga lawang. Sebenarnya kembang lawang bukanlah bunga melainkan buah yang memiliki bentuk seperti kuntum bunga. Saat telah matang dan kering buah lantas pecah dan memperlihatkan biji-biji kecoklatan yang harum di dalamnya. Nama Bunga Lawang dalam Bahasa Tionghoa adalah ba jiao atau bat gok yang memiliki arti "delapan tanduk", sesuai dengan bentuknya yang memiliki delapan kelopak. Bunga Lawang mempunyai bau khas yang kuat. Dari asalnya di Tiongkok, rempah ini mulai diperkenalkan di Eropa pada awal abad ke-17 dan sejak saat itu mulai meraih popularitas.

Kembang lawang biasa digunakan di dalam masakan Padang, Aceh, India atau Timur Tengah serta sebagai salah satu bumbu pelengkap bernama ngo hiong atau Chinese five spices. Selain dihaluskan menjadi bubuk maka bumbu ini juga biasa dimasukkan utuh di dalam masakan.  Minyak atsiri yang dihasilkan dijadikan bahan perisa dalam minuman

Bunga lawang bermanfaat sebagai antijamur dan antibakteri. Menurut Korean Journal of Medical Mycology, esktrak tanaman yang satu ini memiliki sifat antijamur dan antibakteri alami. Bunga lawang mampu mengendalikan jenis jamur tertentu seperti Candida albicans. Minyak bunga lawang tidak hanya digunakan sebagai perisa minuman namun juga berkhasiatnya sebagai sumber antioksidan karena kandungan  minyak esensial linaool dan vitamin C yang merupakan sumber antioksidan. Antioksidan adalah senyawa alami yang melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan racun lingkungan seperti asap rokok dan polusi udara.

Ibu menyusui juga bisa mencoba bunga lawang untuk meningkatkan produksi ASI. Senyawa antehole pada bunga lawang juga menunjukkan sifat mirip hormon estrogen yang dapat mengatur fungsi hormon pada wanita dan terakhir manfaat bunga lawang yang mungkin tidak kita duga ialah mengatasi flu dan juga batuk. Hal ini karena bunga lawang mengandung asam shikimat yang tinggi. Berdasarkan Journal of Medical Virology, kombinasi asam shikimat dan antioksidan quercetin dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 

Cengkih /Clove

Tanaman cengkih yang merupakan flora identitas provinsi maluku utara ini, dahulu kala sekitar abad ke 17 dan 18 harganya setara dengan emas.  1 kg cengkeh setara dengan harga 7 gram emas. Cengkeh dan jalur perdagangan rempah menjadi rebutan banyak kolonial. Portugis dan Belanda saling rebut jalur perdagangan cengkeh karena nilainya yang sangat tinggi. Mereka membawa cengkih yang banyak untuk dijual di Eropa dan mungkin karena rempah inilah selain pala menjadi  awal penyebab bangsa asing menjajah negeri kita, Indonesia.

Cengkih (Syzygium aromaticum, syn. Eugenia aromaticum), dalam bahasa Inggris disebut cloves, adalah tangkai bunga kering beraroma dari keluarga pohon Myrtaceae. Cengkih dapat digunakan sebagai bumbu, baik dalam bentuknya yang utuh atau sebagai bubuk. Bumbu ini digunakan di Eropa dan Asia. Terutama di Indonesia, cengkih digunakan sebagai bahan rokok kretek. Cengkih juga digunakan sebagai bahan dupa di Republik Rakyat Tiongkok dan Jepang. Minyak cengkih digunakan di aromaterapi dan juga untuk mengobati sakit gigi

Bagian cengkih yang sering digunakan adalah bunganya yang dikeringkan. Dalam masakan cengkih biasanya digunakan untuk hidangan berkuah seperti sup, soto dan gulai dalam bentuk bubuk atau dimasukkan utuh.  Masakan dari daerah Padang, India dan Timur Tengah sering menggunakan bumbu rempah ini. Nastar klasik menggunakan cengkeh pada bagian atasnya selain untuk mempercantik juga membuat cookies ini memiliki bau harum. Di Bali cengkih di rangkai menjadi kerajinan mulai dari tas, kap lampu hias, vas bunga hingga kursi dan meja. Bau harum cengkih dijadikan aroma terapi dan harumnya bisa  tahan hingga 2 tahun.

Manfaat cengkeh lainnya adalah sebagai anti-inflamasi yang baik. Cengkeh dipercaya bisa memperbaiki pencernaan dengan merangsang sekresi enzim pencernaan, kontrol diabetes (belum terbukti ilmiah), menguatkan tulang dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Cengkih bisa dikomsumsi dalam bentuk ekstrak atau cukup menambahkan cengkeh pada pola diet makan kita dalam bentuk kari, sup dan hidangan utama untuk mendapatkan manfaat maksimal. Penggunaan cengkeh untuk tujuan pengobatan apa pun belum disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS, dan penggunaannya dapat menyebabkan efek buruk jika dikonsumsi secara oral oleh penderita penyakit hati , pembekuan darah dan gangguan sistem kekebalan tubuh , atau alergi makanan. Tetapi cengkih digunakan sebagai pengobatan India Ayurvedic dan  pengobatan tradisional Cina. Dalam pengobatan Tiongkok, cengkeh atau ding xiang dianggap pedas, hangat, dan aromatik, memasuki meridian ginjal , limpa dan perut , dan terkenal karena kemampuannya menghangatkan bagian tengah, mengarahkan qi perut ke bawah, untuk mengobati cegukan dan memperkuat ginjal.

Eugenol menyusun 72-90% minyak esensial yang diekstrak dari cengkeh dan merupakan senyawa yang paling bertanggung jawab untuk aroma cengkeh. Konstituen minyak atsiri penting lainnya dari minyak cengkeh termasuk asetil eugenol, beta- caryophyllene dan vanillin , asam crategolic , tanin seperti bicornin , asam galotannik , metil salisilat (penghilang rasa sakit), flavonoid eugenin , kaempferol , rhamnetin , dan eugenitin , tri terpenoid seperti asam oleanolic, stigmasterol , dan campesterol dan beberapa sesquiterpen . Eugenol beracun dalam jumlah yang relatif kecil; misalnya, dosis 5-10 ml telah dilaporkan sebagai dosis yang hampir fatal untuk anak berusia dua tahun.

Pala/ Nutmeg

Biji pala yang berbentuk bulat lonjong dengan ukuran lebih kecil dari telur puyuh, dengan warna kecoklatan ini memiliki aroma yang harum karena kandungan minyak atsiri di dalamnya.  Sebenarnya bukan hanya bijinya saja yang bisa digunakan, daging buah pala sendiri yang memiliki rasa pedas dengan aroma harum biasa dikonsumsi sebagai manisan buah pala, sementara selubung biji berwarna jingga bernama fuli biasa juga dipakai sebagai rempah-rempah di dalam masakan.

Sama seperti cengkeh, di abad pertengahan Pala dianggap rempah yang berharga,dengan nilai jual yang tinggi dan digunakan sebagai penyedap rasa, obat dan pengawet di Eropa. Pala atau Myristica fragrans ( Myristicaceae ) berasal dari Maluku, Kepulauan rempah Indonesia. Kepulauan Banda yang diduga sumber pala berasal menjadi titik awal usaha Eropa menguasai pala di Asia. Untuk mendapatkan monopoli produksi dan perdagangan pala, Dutch East India Company (VOC) melakukan pertempuran berdarah dengan orang-orang Banda pada tahun 1621. Sejarawan Willard Hanna memperkirakan bahwa sebelum perjuangan ini pulau-pulau tersebut dihuni oleh sekitar 15.000 orang, dan hanya 1.000 yang tersisa (orang-orang Banda terbunuh, kelaparan saat melarikan diri, diasingkan atau dijual sebagai budak). 😭😭

Pala umumnya digunakan untuk menambah rasa dan aroma lezat pada sup, kari, rendang atau hidangan berkuah kental seperti gulai. Dalam penggunaannya pala diparut atau ditumbuk hingga halus atau hanya dipecahkan kasar. Jika dikonsumsi (di makan) dalam jumlah yang melebihi penggunaannya sebagai bumbu, bubuk pala dapat menghasilkan reaksi alergi , menyebabkan dermatitis kontak , atau memiliki efek psikoaktif. Meskipun digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati berbagai gangguan, pala tidak memiliki nilai obat yang diketahui. Pala pernah dianggap abortifacient , jika dikonsumsi dalam jumlah besar, mengandung halusinogen yang dapat mempengaruhi janin , dan akibatnya pala direkomendasikan untuk dihindari selama kehamilan. 

Essensial Oil / Minyak atsiri dari penyulingan uap pala digunakan sebagai wewangian dan farmasi. Minyak ini mengandung fraksi dari gugus terpene dan phenylpropanoids termasuk d- pinene , limonene , d- borneol , l- terpineol , geraniol , safrol , dan miristisi. Dalam bentuk murni miristisin adalah racun, dan konsumsi pala yang berlebihan dapat menyebabkan keracunan myristicin.  Minyak pala tidak berwarna atau berwarna kuning muda, dan berbau dan rasanya seperti pala. Minyaknya digunakan sebagai penyedap makanan alami dalam makanan yang dipanggang , sirup, minuman, dan permen.  Minyak  pala digunakan untuk menggantikan pala, karena tidak meninggalkan partikel dalam makanan. Minyak atsiri ini juga digunakan dalam pembuatan pasta gigi dan sirup obat batuk 

Kemiri/Candlenut

Kemiri merupakan jenis tanaman yang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan rempah-rempah. Kandungan minyak di dalam biji kemiri mencapai 60 - 66%, dan minyaknya terutama mengandung asam oleostearat. Biji kemiri umum digunakan di dalam masakan Indonesia dan Malaysia terutama untuk mengentalkan masakan dan membuat rasanya menjadi gurih.

Kendala menyimpan kemiri adalah mudahnya biji ini dimakan oleh kutu bubuk, yang membuat biji menjadi berongga di bagian dalamnya dan rapuh. Cara termudah untuk membuatnya awet adalah dengan menyangrai biji hingga permukaannya menjadi kecoklatan dan simpan di dalam wadah kedap udara. Dengan cara ini kemiri awet hingga berbulan-bulan lamanya.Dalam masakan biji kemiri umum di tumbuk halus atau diparut, dan untuk menghilangkan rasa mentah dan cemplang, selain di sangrai sebaiknya juga kemiri ditumis hingga matang dengan minyak baru kemudian di masukkan ke dalam masakan. Hampir semua masakan bersantan di tanah air menggunakan kemiri  di dalam bumbunya.

Inti biji kemiri mengandung 60–66% minyak. Sekarang ini penamaman kemiri modern untuk memperoleh minyak yang berasal bijinya. Dalam setiap penanaman, masing-masing pohon akan menghasilkan sekitar 30–80 kg kacang kemiri, dan sekitar 15 sampai 20% dari berat tersebut merupakan minyak yang didapat. . Minyaknya digunakan sebagai bahan tambahan dalam perawatan rambut (untuk menyuburkan rambut), sabun ataupun sampoo. Minyak kemiri di klaim mengandung asam oleostearat, asam amino dan vitamin C, A dan E sehingga selain digunakan untuk menyehatkan kulit kepala (shampo, tonic, mengatasi kerontokan rambut) juga digunakan untuk melindungi kulit dari sinar matahari.

Kluwak/Kluwek/Kepayang/Pangium edule Seed
Bumbu ini berasal dari rawa bakau di asia tenggara. Digunakan untuk memberi warna hitam pada masakan rawon, sup konro,brongkos dan beberapa masakan peranakan di malaysia dan singapura.

Bila mentah bijiinya sangat beracun karena mengandung asam sianida dalam konsentrasi tinggi. Bila dimakan dalam jumlah tertentu menyebabkan mabuk.Untuk menghilangkan asam sianidanya, biji kluwek di rendam, direbus dan dipendam dalam tanah. Metode ini mengandalkan fakta bahwa racun sianida larut dalam air dengan melalui  perebusan dan perendaman dalam waktu lama, maka biji klewek mentah akan mengalami fermentasi dari warna biji mentah putih krem ke cokelat gelap atau hitam.

Dalam memilih kluwek, pilihlah biji yang batoknya tidak berjamur, kocok-kocok, pilihlah yang berat dan kopong berbunyi /koplok (berbunyi) karena biasanya daging buahnya bagus dan berwarna hitam, walau kadang ada juga sih yang tidak koplok tapi bagus. Saat biji kluwek dipecah /dipukul, Pilih daging buah yang berwarna hitam pekat, jangan pilih yang kelabu atau berjamur. Jika daging berwarna coklat muda jangan dipilih karena akan pahit. Saat akan dimasak ambillah daging yang berwarna hitam dengan sendok. Kadang-kadang isinya menempel di batok sehingga sulit dilepaskan, maka keruk saja perlahan-lahan. Saat akan dipakai rendam sebentar dengan air hangat. Agar dagingnya melunak dan gampang dihaluskan.

Kluwek atau pucung memiliki sifat antiseptik dan disinfektan yang ampuh mengobati luka bakar. Kluwek juga mengandung tanin, yaitu zat bersifat antimikroba yang dapat membantu mengatasi cacing kremi yang bersarang di sistem pencernaan, manfaat kluwek lainnya ialah bisa digunakan untuk terapi tambahan pada penyakit kusta, dan beberapa penyakit kulit lainnya.Ini karena biji kluwek mengandung dua jenis asam lemak siklik, yaitu asam hidnokarpat dan asam khaulmograt. Dua jenis asam lemak ini memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu mengatasi berbagai penyakit kulit. Terutama yang disebabkan oleh infeksi.

Jadi setelah membaca aneka rempah diatas, bisakah membedakan dan mengenal aneka jenis rempah disini?eitss tapi jangan nyontek yang diatas

Demikianlah sepenggal informasi tentang rempah di Indonesia. Sebenarnya masih ada lagi jenis rempah di tanah air seperti angin angin, Biji kas-kas (khus-khus atau khas-khas dalam bahasa India, atau white poppy seed (Papaver somniferum)), atau adas manis yang umumnya digunakan dalam bumbu tradisional soto banjar. Atau jenis merica yang macamnya beragam seperti merica batak /andaliman paper, merica sechuan dll. Jika ada kesempatan dan tambahan informasi serta foto insyaallah akan saya perbaiki informasi pada page ini. Untuk jahe dan aneka rimpang lainnya akan dibahas di part 3.

Semoga bermanfaat The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

Sumber
Jinten Putih Wikipedia
Jinten (Cumin CCRC UGM FARMASI)
Mengobati berbagai penyakit dengan adas-dokter sehat
Kapulaga-Wikipedia
Kayumanis Mhanafi123 blog
Mengapa Kayumanis harus dihindari penderita liver Hellosehat
Manfaat bunga lawang Hellosehat
Cengkih Wikipedia
Pala Wikipedia
Kemiri Wikipedia
Manfaat kluwek Hellosehat

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.