Bumbu Rendang Instan Homemade

Saya tahu ada banyak Bumbu rendang Instan Pabrikan yang dijual di pasaran. Dan harganya relatif murah. Membuat sendiri bumbu rendang instan homemade seperti yang saya posting ini mungkin tidak lebih murah, lebih  menguras tenaga dan waktu tapi percayalah itu semua sebanding dengan kesehatan keluarga kita, dan membantu kita menyiapkan sarapan pagi bergizi secara cepat,praktis di pagi hari dan dikala rasa malas melanda.


Jika anda tahu betapa banyaknya zat pengawet disekitar makanan kita serta bahayanya dikemudian hari, mungkin anda akan menggerakkan kaki dan tangan anda untuk mencoba membuat pasta bumbu rendang instan ini, dan mulai meninggalkan aneka makanan instan dengan kaya zat pengawet yang mungkin saja suka dikonsumsi. Bahan-bahan pengawet yang umumnya kita jumpai telah saya tulis ulasannya disini. Saat ini saya posting,bumbunya sudah habis saya gunakan untuk membuat samosa dengan isian bumbu rendang, nasi goreng, mie goreng dan sate bandeng bumbu rendang yang akan segera saya posting

Mungkin saja, ada pembaca yang masih bingung dan tidak tahu jenis dan macam bumbu dapur, ada baiknya membaca ulasan saya tentang bumbu dapur dan khasiat nya part 1 disini, part 2-aneka rempah disini. Part 3 tentang jahe dan rimpang lainnya masih berupa draft. Insyaallah segera diposting. Untuk membuat bumbu rendang ini, pada dasarnya sama dengan resep rendang daging yang pernah saya posting. Tapi ini hanya bumbu nya saja, jadi bisa diaplikasikan ke aneka makanan apa saja. Kadang untuk rendang jantung pisang, suka suka hati saja. Itulah enaknya homemade, kita bisa kreasikan sesuai selera dan pastinya enak.

Saya menggunakan 3 butir kelapa parut yang diperas tanpa airnya sekitar 250 ml santan kental yang di dapatkan. Masukkan kelapa parut pada kain kasa tipis lalu peras dan gunakan airnya untuk membuat bumbu. Sisa intisari kelapa parut bisa kita tambahkan air lagi dan kita manfaatkan untuk santan instan homemade, atau untuk kuah santan masakan lainnya. 

Lengkuas dan Serai jika diparut akan meninggalkan serat di bumbu, namun jika tidak diparut, diperlukan lebih banyak batang serai dan lengkuas untuk mengambil dan mengekstrak intisarinya. Jika ada lengkuas dan serai bubuk justru lebih baik. Karena menghaluskannya di drymill blender biasa akan tetap berjejak fiber /seratnya. Karena itulah saya hanya memblender 1 ruas putih batang serai saja, serabut dibumbu tidak terlalu banyak, tapi jika ingin seperti bumbu rendang pabrikan serai dan lengkuas jangan diparut /diblender. Cukup di memarkan saja.

Bumbu dan rempah yang dipakai ada banyak dijual dipasaran, tinggal kreasi kita mempadupadankanya.  Bumbu rempah seperti pala, kembang lawang,  kapulaga , kayumanis dan cengkeh kalau tidak tersedia dalam bentuk halus bisa kita tumbuk di lumpang dulu sebelum dimasukkan ke drymill blender karena biji-bijian tersebut sangat keras, jika menggunakan blender biasa maka akan membuat goresan pada kaca blender dan menjadi kusam. Seperti punya saya, kan sayang andalan kita di dapur jadi cepat rusak😂. Maka baiknya dihaluskan di lumpang saja dan masukkan di saat saat telah dimasukkan. Kebetulan kayu manis, pala saya punya yang sudah halus sisa membuat roti cinnamon yang pernah saya posting. Tapi jika tidak punya yang rempah halus, maka tumbuk dulu di lumpang baru dihaluskan di blender. Blender berkali-kali hingga di dapatkan tekstur yang halus.

Jika ingin membuat bumbu kari homemade bisa gunakan  takaran yang sama di bumbu rendang ini  tetapi  memasaknya jangan lama lama /tidak perlu sampai santan kelapa terpisah dan menjadi blondo. Seperti foto dibawah ini

Selama membuatnya, saya menggunakan api kecil dan disambi mengerjakan yang lain, sesekali saya aduk. Saya tinggal jemuran pakaian, siapin masakan lain, sempat mandikan thiya hehehe. Jadi besar kecilnya api, flexibel aja dengan situasi dan kecepatan tangan. Jangan tidak di aduk nanti gosong. Baiklah bagi yang ingin mencobanya berikut ini resepnya

Bumbu Rendang Instan Homemade
Bahan :
3 buah kelapa ambil santan kentalnya tanpa penambahan air /kurang lebih 250 ml
3 lembar daun kunyit ikat simpul
5 lembar daun jeruk purut, buang tulang daunnya sobek kasar
3 lembar daun salam
8 cm cm lengkuas, belah dua memanjang dan memarkan
3 batang serai memarkan ikat simpul
1 batang kayu manis 5cm
3 keping asam kandis
2 sdt  garam
-1sndok makan gula pasir /gula jawa
minyak untuk menumis

Bumbu dihaluskan
10 siung bawang putih
15 siung bawang merah
25 pcs cabai merah keriting
15 pcs cabai merah kering
1 sendok makan ketumbar
1 batang sereh (ambil bagian putihnya saja), skip jika tidak ingin ada serat halus di bumbu.
1 sendok teh jintan
3 cm kunyit
2 cm jahe
2 buah pala /1 sdt pala bubuk
5 butir cengkeh
3 buah kembang lawang
3 buah kapulaga
2 sendok teh merica bubuk
2 sdt kayumanis bubuk

Cara membuat

Haluskan semua bumbu kering dahulu. Untuk bumbu kering ketumbar, merica,  jinten,  saya masukkan ke gelas blender dry mill dan proses halus, untuk bumbu rempah seperti pala, , kembang lawang,  kapulaga dan cengkeh saya tumbuk di lumpang dulu agar drymill nggak berat menghaluskan dan tidak membuat baret di gelas blender . Blender berkali-kali hingga di dapatkan tekstur yang halus. 


Setelah bumbu kering halus (buka blender dan cek, jika masih kasar blender kembali), setelah bumbu kering dipastikan halus merata masukkan bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, kunyit , tambahkan sedikit air lalu blender hingga semuanya halus kembali. Saya memblender 2 kali karena drymill saya nggak muat.

Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak sampai harum dan wangi, tambahkan daun-daunan (daun kunyit,salam, sereh,daun jeruk),asam kandis, lengkuas lalu masukkan santan kental aduk terus sampai volume menyusut. Tambahkan rempah -rempah halus (jika terpisah blendernya)

kalau minyak kelapa telah terbentuk banyak, dan blondo/tahi itik mulai kecokelatan, matikan api dinginkan dan simpan dalam wadah tertutup. Jika akan digunakan dalam waktu lama, kemas perporsi kecil dan simpan di kulkas, jika dalam 2 minggu habis masukkan saja ke wadah tertutup, simpan di kulkas dan ambil sedikit saat akan dimasak

Semoga bermanfaat The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.