Bakso Ayam Homemade

Bakso yang ditambahkan pada masakan seperti mie goreng, nasi goreng selain menambah nilai gizi masakan tersebut, sebagai pelengkap dan juga berperan sebagai penambah citarasa masakan. Penyimpanannya yang gampang, berukuran kecil dan mudah di masak membuat siapapun menyukai dan menambahkan bakso dalam hidangan apapun. Bakso bisa di panggang, digoreng ataupun di hidangkan berkuah. Semangkuk bakso dapat dengan mudah kita temui di hampir sudut kota. Mulai dari bakso tenis,bakso urat, bakso telur dan bakso variasi kekinian lainnya. 

Membuat bakso sendiri adalah cita -cita saya. Homemade is the best pokoknya. Mendapatkan tekstur bakso kenyal tanpa pengenyal seperti dari STTP (Sodium Tripoli Phospate), atau karagenan atau dari borax misalnya sering dilakukan pengusaha bakso. Walau STTP food grade, dan borax bahan berbahaya tapi kan kita ingin juga mencicipi bakso yang kenyal murni karena teknik memasak bukan dari obat. Semua itu bisa dilakukan jika homemade. Homemade membuat kita belajar banyak hal, mulai dari mengenal bahan kimia, teknik memasak, pemilihan bahan baku hingga belajar efisien terhadap peralatan yang terbatas dan tentu saja melatih kesabaran.  Jika belum mengenal  bahan pengawet yang umumnya ada disekitar kita baiknya membaca ini 

Efek dari zat pengawet mungkin tidak dirasakan sekarang, tapi nanti dikemudian hari. Sudah banyak teman /kolega /rekan kerja yang sakit. Mulai dari tumor, kista dan kanker. Sayapun dulu penggemar bakso dan kata dokter itu mungkin salah satu penyebab dari terkenanya "kista endometriosis". Alhamdulillah sekarang sudah sembuh, tapi tetap harus menjaga pola makan agar tidak tumbuh kembali. Terlanjur menyukai bakso dan tak bisa mengurangi kegemaran menyantapnya, sayapun belajar membuatnya. Untuk membuat bakso homemade yang diperlukan adalah daging segar. Bisa menggunakan daging sapi, ayam ,udang ataupun ikan. Saya dulu mencoba membuatnya dari daging ayam. Karena jika gagal, nggak rugi-rugi amat. Daging sapi mahal 😁. Seharusnya menggunakan daging  yang segar ya, karena  terlanjur kesorean membuat bakso dan saat itu ada acara jadinya daging saya masukkan ke kulkas. Besok paginya baru di blender perlahan-lahan. (Alasan sih, emang saya nggak punya food processor) jadi cara terbaik memang chopper /blender drymill harus menggiling daging  dalam kondisi 1/2 beku biar nggak panas dan gampang rusak. Alhasil bakso saya tetap kenyal. Alhamdulillah. 

Sama seperti bakso daging sapi, membuat bakso daging ayam syaratnya lemak di bagian daging harus dibuang. Yang warna putih itu loh, agar bakso tetap mulus dan kenyal bukan berongga /kasar karena lemak mencair karena perebusan. Kalau di palembang biasanya saya minta ayah (dulu pedagang sapi di pasar km 5) yang menggiling, tapi suka sebelnya dia kasih bumbu macam -macam, kalau nggak ditunggui dan di awasi. Aneka bumbu yang umumnya yang dipakai tukang bakso di cemplungi semua ke dalam adonan. Dan mereka memang nggak menerima cuma giling 1 kg, katanya mengotori gilingan mereka aja. heheheh. Jadilah sejak ayah pensiun jualan saya belajar membuat sendiri bakso pakai alat seadanya yaitu blender dry mill

Mau mencobanya berikut resepnya ya

Bakso Ayam Homemade
Bahan Bakso : 
500 gram dada ayam tanpa kulit dan lemak, fillet potong dadu
125 gram es batu hancurkan
100 gram tepung tapioka 
2 sdm  bawang putih goreng
2 sdm bawang merah goreng
1 putih telur
2 sdt garam
1 sdt gula pasir (optional pengganti micin)
1 sdt merica bubuk
1 sdt minyak wijen (optional, saya suka pakai untuk penambah citarasa)
1 sdt baking powder (optional, tapi sebaiknya pakai karena kita tidak menggunakan STTP atau Karagenan)
1 sdt kecap ikan /seafood sauce (optional, saya suka pakai untuk penambah citarasa)

Kuah Bakso
1 sdt merica
1 batang daun bawang
1 batang daun seledri utuh
250 gram tetelan sapi /sumsun tulang /tulang sapi buat menjadi kaldu sapi
Bumbu halus : bawang merah 7 siung bawang merah, 5 siung bawang putih, 1 sdt merica, 1/2 sdt pala ditumis hingga harum masukkan ke kuah kaldu bakso

Topping :irisan daun bawang, daun seledri, suun, mie kuning,bawang merah goreng

Cara membuat
  1. Masukkan daging ayam, sebagian es batu ke dalam food processor dan giling hingga daging halus. Lakukan berkali -kali hingga daging benar -benar halus. 
  2. Tambahkan garam,giling kembali. Adonan akan terlihat pekat dan lebih kesat
  3. Masukkan putih telur,gula pasir,merica, kecap ikan,minyak wijen, tapioka dan sebagian es batu ke dalam penggilingan dan giling hingga menyatu. Jika tidak ada Fp masukkan daging  ke chopper /blender drymill dalam keadaan daging setengah beku, iris kecil-kecil dan bagi es batu untuk digiling perlahan-lahan. hingga di dapatkan semua daging halus dan masukkan semua bumbu kecuali tepung tapioka (karena wadah tidak muat), aduk rata di tempat terpisah.
  4. Proses adonan hingga halus, licin dan dalam keadaan dingin
  5. Panaskan air dalam panci dengan api sedang hingga ada buih mendidih di pinggir panci. Kecilkan api dengan api terkecil. Untuk menjaga agar air panas saja, tidak sampai mendidih
  6. Bulatkan adonan bakso dengan menggunakan tangan kanan, tekan hingga keluar di sela jari jempol dan telunjuk, elus-elus agar rata dan licin. Kalau sudah cukup licin, ambil dengan menggunakan sendok dan masukkan ke air panas. Lakukan sampai adonan habis. Besarkan sedikit saja apinya, biarkan bakso mengembang dan matang. Panci jangan ditutup
  7. Angkat bakso dan rendam dengan air es hingga dingin. Tiriskan. Bakso bisa disimpan  atau langsung diolah.
Note :
Saat membulatkan bakso, basahi dulu telapak tangan dengan air. Sediakan baskom berisi air bersih di dekat kita. Adonan memang lengket dan lembek,jadi jika merasa sudah lengket dan banyak adonan di tangan bisa beri air /cuci tangan sesekali.

Kuah bakso
  1. Ambil air bekas rebusan bakso. Saring dahulu dan buang remahan tepung yang mengambang. sisihkan
  2. Rebus air hingga mendidh, blancing tulang /tetelan /sumsun dengan air mendidih sebentar saja sekitar 5 -10 menit. Buang ainya, tambahkan air matang rebus dengan api kecil hingga didapatkan air kaldu
  3. Campurkan air dari rebusan dan tambahkan bumbu halus. beri daun bawang dan saun seledri. Beri garam dan gula,koreksi rasa. Sajikan dengan bakso homemade, beri topping sesuai keinginan.
Note :
Air dari rebusan bakso dan di beri bumbu sudah cukup 'ngaldu' sebenarnya, tapi jika ingin lebih ngaldu beri air kaldu sapi jernih (step 2)


Semoga bermanfaat The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.