Sup Daging Kacang Merah

Apa yang lebih menggugah selera daripada semangkuk sup dengan gizi lengkap. Kacang merah, potongan daging sapi, wortel, kembang kol dan macaroni dengan balutan kuah rempah yang khas. Kalau sedang membuat kacang merah untuk  es kacang merah link nya disini saya akan mengambil seporsi kecil kacang merah sekitar 100 gram untuk di freezer dan digunakan sewaktu waktu untuk Sup kacang merah. Sup kacang merah harus dengan kaldu dan potongan daging sapi menurut saya rasanya baru pas. Di Jawa sup ini dikenal dengan nama sup serenek yang konon berasal dari magelang.

Senerek berasal dari bahasa Belanda "snert" yang artinya kacang polong, makanan ini dipercaya telah ada sejak jaman penjajahan Belanda di Indonesia. Mungkin untuk memudahkan pengucapannya masyarakat lokal lantas menyebutnya dengan senerek dan mengganti kacang polong yang  lebih sulit dijumpai dengan kacang merah lokal yang umum dikonsumsi. Sup serenek ini mirip dengan sup Brenebon yang berasal dari Maluku, bedanya sup Brenebon menggunakan iga /tulang /daging babi. Di Palembangpun Sup ini kerap dimasak oleh keturunan tionghua dengan menggunakan daging babi. Namun kami baik yang daging sapi atau babi menyebutnya dengan sup daging kacang merah. Nah karena saya muslim maka kami menggunakan  kaldu sapi, walau terkadang diberi potongan daging sapi atau tetelan.


Kelezatan sup senerek terletak pada kuah kaldunya, karena daging/iga sapi dan kacang merah harus dimasak hingga empuk untuk menghasilkan kaldu yang gurih bersama dengan aneka bumbu sup lainnya. Ibu saya biasanya memasak dengan bumbu sup Instan merk Cap Ayam Jago, Cukup tambahkan bumbu rempah instan dan dua bawang, lalu ditumis. Disini si bumbu rempah tak ada, sehingga saya belajar meraciknya sendiri. Ternyata bumbunya cukup sederhana berupa merica/lada, pala, jinten dan kayu manis. Bahan campuran umum lainnya yang dimasukkan ke dalam sup adalah potongan kubis, wortel, kentang, macaroni dan daun bawang. Sup ini disantap dengan nasi dan sambal, dan siap menemani makan siang kami

Jika  tidak ada stok kacang merah, maka di malam sebelumnya harus merebus dan melunakkan kacang merah. Atau gunakan presto, jika presto kedap dan bagus cukup 15 menit maka kacang akan lunak. Dan jika menggunakan daging sapi/tetelan baiknya menggunakan panci biasa dan di rebus untuk mendapatkan rasa kuah yang kaldu banget, jangan presto karena rasa juicy tidak maximal keluar. Diamkan, lalu ambil kaldunya, minyak/lemak membekunya dibuang. Untuk Bumbu rempah,saya menggunakan yang telah halus, namun jika memiliki yang utuh sebaiknya dihaluskan lebih dahulu agar benar -benar halus baru ditambahkan bawang  (kecuali kayumanis,  saya masukkan batangan ke dalam sup).Mau membuatnya berikut ini resepnya

Sup Senerek: Sup Kacang Merah, Daging Sapi dan Wortel


Untuk 2 porsi sup kacang merah
Bahan:
100 gram kacang merah lunak
100 gram daging sapi, potong kubus (saya hanya 50 gram)
1 batang wortel potong serong
1 buah kentang potong dadu
1 senggam macaroni (cuci bersih, tiriskan)
1 batang daun bawang, rajang halus
1 batang daun seledri /daun sop rajang halus
100 gram kembang kol, potong-potong sesuai ukuran
2 lembar kubis (sobek kasar)
500 ml air /secukupnya
1 sdt garam
1/4  sdt  gula pasir

Bumbu halus :
3 siung bawang putih
4 siung bawang merah
1 sdt merica bubuk
1/8 sdt pala bubuk
1/2 sdt jinten bubuk
1/2 sdt kayumanis bubuk

Cara membuat:
  1. Didihkan air masukkan potongan daging sapi, masak selama 1 -2 menit. Buang airnya, sisihkan (daging nya bisa untuk stok atau untuk step 2)
  2. Panaskan minyak di wajan, tumis bumbu halus hingga harum dan kecoklatan, tambahkan air masak hingga daging lunak atau air menyusut. Banyaknya air tergantung jenis daging.
  3. Masukkan wortel masak hingga 1/2 lunak, masukkan kentang dan kembang kol masak hingga lunak. Msukkan kacang merah lunak, macaroni aduk rata
  4.  Tambahkan bumbu rempah, daun bawang daun sop , garam cicipi, tambahkan gula untuk mengimbangi rasa rempah. Koreksi rasa., cicipi rasanya dan angkat dan sajikan

Note: 
Jangan terlalu lama memasak wortel dan kembang kol, agar tidak kehilangan kesegarannya dan macaroni memang masih keras. Nanti setelah api dimatikan, macaroni akan melunak tapi tidak hancur. Jangan merendam macaroni terlalu lama di air saat dicuci agar saat telah dimasak macaroni tidak hancur.

Semoga bermanfaat The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.