Tempe Kering Smoked Beef Pedas

Tempe merupakan sumber protein nabati yang dapat di olah menjadi aneka masakan mulai dari gurih, manis maupun pedas. Tempe yang digoreng kering dan diberi bumbu pedas lantas di sandingkan dengan nasi panas sungguh membuat nafsu makan bertambah. Tempe kering ini resep andalan mama mertua saya, beberapa kali membantu di dapur saya jadi suka sekali.


Kali ini di tambah smoked beef yang harus segera dihabiskan karena mendekati expired. wkwkw, Kelupaan saya mengolahnya.  Tidak seperti tempe kering yang dipotong dadu. Tempe Kering mama dikecilkan dengan cara di tumbuk.kasar. Sehingga benar-benar garing dan jika tidak ada smoked beef hilangkan saja dan gunakan hanya tempe saja.. Tertarik untuk membuatnya ini resep tempe kering smoked beef.

  Tempe Kering Smoked Beef  

Bahan
Tempe Daun kurang lebih 200 gram (Iris Tipis)
4 buah cabai hijau keriting (Iris Serong*optional)
4 buah cabai merah keriting  (Iris Serong*optional)
4 lembar smoked beef (Rendam air sebentar untuk membuang nitrat dan bumbu MSG yang menempel*abaikan jika menyukai rasa gurih yang ditimbukan) 
1sdt perasan jeruk nipis/jeruk kunci/jeruk sate/jeruk purut/lemon
1sdt gula pasir
1/2 sdt garam

Bumbu Tumbuk Kasar
10 pcs cabai merah keriting
2 pcs cabai merah rawit (tambahkan jika suka pedas)
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih

Cara membuat
  1.  Panaskan minyak secukupnya, goreng tempe hingga kering dan garing. Dihandai dengan buih di pinggir tempe telah sedikit dan tempe kecoklatan sisihkan. Saat hangat tumbuk kasar
  2. Goreng smoked beef sebentar hingga berkulit.Sisihkan potong memanjang
  3. Tumis bumbu hingga harum, masukkan perasan jeruk nipis, gula masukkan tempe tumbuk, irisan smoked beef aduk rata. Tambahkan garam dan koreksi rasa
  4. Angkat dan sajikan

Semoga bermanfaat The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.