Selai Mangga Homemade

Selai atau selei (bahasa Inggris: jam, bahasa Perancis: confiture) adalah salah satu cara pengawetan  buah.  Buah-buahan yang sudah dihancurkan, ditambah gula dan dimasak hingga kental atau berbentuk setengah padat. Selai tidak dimakan begitu saja, melainkan dioleskan di atas roti tawar atau sebagai isi roti manis. Selai juga sering digunakan sebagai isi pada kue-kue seperti kue Nastar atau pemanis pada minuman, seperti yogurt dan es krim.

Buah-buahan yang dijadikan selai biasanya buah yang sudah masak, tetapi tidak terlalu matang dan mempunyai rasa sedikit masam. Hampir semua  Buah-buahan bisa dijadikan selai. Di Indonesia sendiri tidak hanya strawbery, mangga, nanas dan kacang tanah yang dibuat selai. Bahkan sekarang selai kunyit pun ada. 

Buah-buah sendiri saat matang telah mengandung Asam sitrat dan Pektin. Namun selai  yang dijual di pasaran akan ditambahkan asam sitrat ,asam askorbat , asam benzoat atau pektin atau bahan pengawet lainnya untuk meningkatkan mutu, tekstur, rasa dan umur simpan selai /sirup. Penambahan bahan tambahan sesuai dengan regulasi tentu tidak berbahaya. Namun penelitian menunjukkan konsumsi berlebihan asam benzoat akan berbahaya pada penderita asma ( Point ini saya ketahui dari pelatihan GMP, HACCP) namun untuk bisa membuktikannya tetap harus dilakukan penelitian

Pektin yang dikandung buah-buahan atau sari buah bereaksi dengan gula dan asam membuat selai menjadi kental. Buah-buahan dengan kadar pektin atau keasaman yang rendah perlu ditambahkan pektin atau asam agar selai bisa menjadi kental. Pektin ditambahkan sebagai  bahan pembentukan gel untuk memodifikasi tekstur selai agar dapat diperoleh rasa cicip (mouth feel) yang baik.

Asam sitrat berfungsi sebagai pemberi rasa asam, pencegah kristalisasi gel, penjernihan gel yang dihasilkan, kekuatan gel yang lebih tinggi, dapat menghambat pencokelatan enzimatis, serta mempertahankan kemanisan. Asam sitrat dan asam askorbat adalah dua zat yang serupa yaitu sama-sama berasa asam dan ada pada makanan dan minuman namun berbeda rasa dan asalnya.

Sesekali buat saja selai sendiri. Selain menghindari keluarga dari aneka bahan pengawet juga sebagai bentuk pengawetan saat musim buah seperti ini (ibu-ibu hemat). Bulan -bulan ini lagi musim mangga. Pohon mangga Harum manis di halaman rumah sedang berbuah, mangga gorek di tetangga sebelah dan mangga apel di tatangga sebelah lagi serta mangga "blesteran' di halaman rumah Pakde Herman. 5 rumah dari tempat tinggal kami. Umumnya saat musim mangga kami akan bertukar mangga. Wkwkwk. Mungkin untuk saling cicip jenis jenis mangga yang ditanam
Mangga Harum Manis di Halaman Depan
Mangga pak herman ini unik. Pemiliknya pun tak mengetahui jenis mangga yang ditanamnya. Sambil bercanda dia bilang kalau mangganya mangga blesteran. Searching di Google pun tak membantu. Karena bentuk mangga yang relatif sama. Mangga pakde herman  memiliki warna kuning lonjong, tidak seperti mangga harum manis yang relatif besar. Mangga ini lebih kecil dengan daging buah berwarna jingga / orange. Rasa mangga yang manis dengan rasa susu/ milky yang kuat.
Saat pertama mendapatkan mangga ini saya ilfil melihat mangganya. Dengan bercak kehitaman, bulatan kecil kok saya ragu. Namun takkala mengupas dan mencicipinya saya ketagihan. Mangga harum manis kami saja kalah enak dengan mangga jenis ini.

Buah Mangga di Halaman Tetangga

Tak mau berlama -lama membiarkan mangga itu teronggok di atas meja makan dan membiarkannya lama -lama, saya lantas mengolahnya menjadi selai mangga. Rasa manis, dengan rasa milky yang kuat walau saya tak menambahkan susu di dalamnya sungguh membuat saya ketagihan.

Jika ingin membuat selain mangga, bisa menggunakan Mangga Harum manis, mangga golek ataupun jenis mangga lainnya. Takaran gulanya bisa disesuaikan dengan tingkat kemanisan mangga yang diinginkan. Untuk 2kg mangga saya hanya menambahkan sekitar 300 gram gula pasir.

Selai Mangga Homemade 

Bahan 
2kg mangga
300 gram gula pasir
1sdt perasan air jeruk nipis/lemon (optional)
1/2 sdt garam

Cara membuat
Kupas mangga. Ambil daging buahnya lalu masukkan ke blender. Jangan menambahkan air. Jika sulit diblender. tekan tombol "Pulce" sesekali. Hingga mangga bisa tergiling lancar dan halus. Jika menggunakan mangga yang memiliki serat kasar. Ambil Saringan lalu saring hingga hanya tersisa konsentrate mangga. 

Siapkan kuali. Masukkan konsentrate mangga dan gula pasir. Masak dengan api kecil hingga semakin mengental. Hati -hati saat memasak selai mangga. Saat konsentrate semakin pekat dan telah mendidih. maka akan ada cipratan dari proses pemisahan air yang terikat di serat mangga. jika itu terjadi artinya selai akan segera matang.  Beri perasan jeruk nipis /lemon juice. Masak hingga letupan  di sekeliling panci semakin rapat dan tidak meloncat jauh lagi. Sesaat akan dimatikan beri garam dan aduk rata 

Angkat dan sajikan. 

Source
Selai -Wikipedia 

Semoga bermanfaat 

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.