Abon Ikan Lele dengan bumbu abon gurih

Abon sering digunakan sebagai lauk praktis oleh sebagian orang. Abon bisa di gunakan sebagai isian lemper, teman makan nasi atau dijadikan cemilan. Abon yang  terbuat dari serat daging hewan umumnya berwarna cokelat terang  hingga kehitam-hitaman. Abon atau serundeng tidak hanya di kenal di Indonesia namun juga Malaysia dan Singapure.  Abon memiliki ciri  seperti serat-serat kapas, karena didominasi oleh serat-serat otot yang mengering yang disuwir-suwir,  kering dan nyaris tak memiliki sisa kadar air, abon biasanya awet disimpan berminggu-minggu hingga berbulan-bulan dalam kemasan yang kedap udara.

Abon dapat terbuat dari daging sapi, daging babi, ikan tuna, ikan cangkalang, ikan lele. Sentra pembuatan Abon daging sapi di daerah Jawa tengah, Jawa timur, beberapa daerah  di Palembang  Pontianak dan sentra Abon dari daging  Babi biasa di temui di daerah Bali, Sulawesi Utara dan Sumatera Utara.



Pembuatan Abon Sapi di Palembang masih UKM. Abon Sapi yang dijual biasanya di goreng lalu ditiriskan dengan peniris minyak yang terbuat dari Wadah Stainless Stell berlubang yang bekerja seperti sistem rotasi. Putaran pada Wadah akan menyebabkan minyak keluar di sela-sela wadah Stainless. Dahulu sebelum punya mesin Spinner /Peneris minyak beberapa penjual Abon yang kukenal menggunakan tabung mesin cuci di bagian pengering untuk meniriskan abon :). Sekarang seiring dengan semakin murah dan terjangkaunya harga spinner pengering mesin cuci telah di tinggalkan untuk mengeringkan abon. Kecuali saya jika sesekali membuat Abon sapi dengan tekstur kering seperti kapas hehehe.

Kemarin saya membuat Pempek Ikan Lele, di sini semua harus dilakukan manual. Karena saya belum terlalu pinter memfillet daging ikan lele sehingga masih banyak  daging yang menempel. Sayang jika dibuang saya lantas mengolahnya dengan bmenambah beberapa ikan lele untuk di olah menjadi Abon dengan bumbu abon ikan yang biasa saya pakai. Bumbu abon ikan kali ini saya buat dengan rasa tidak pedas. Jika ingin sensasi pedas bisa tambahkan cabai. Kebetulan saat ini di posting saya telah membuat 2 jenis abon yang berbeda. Saking terlalu lamanya jarak antara posting dan aktual pembuatan :).

Lele atau ikan keli, adalah sejenis ikan yang hidup di air tawar. Lele mudah dikenali karena tubuhnya yang licin, agak pipih memanjang, serta memiliki "kumis" yang panjang, yang mencuat dari sekitar bagian mulutnya. Ikan lele mengandung Vitamin D yang cukup tinggi. Ikan lele hasil budi daya mengandung asam lemak omega-3 yang rendah namun memiliki asam lemak omega-6 yang tinggi. Jika umumnya lele di goreng atau dikenal dengan Pecel Lele, atau digoreng tepung saya menggunakan ikan lele untuk membuat pempek dan abon. Mahalnya harga ikan berdaging putih bisa di siasati dengan menggunakan ikan lele. Hanya saja tampilan pempek akan berwarna sedikit kehitaman tetapi tidak se hitam jika menggunakan ikan betina ( Iwak betino) dan sarden.

Abon Ikan Lele yang saya buat ini berbumbu mirip dengan Sambal Lengkung/Serundeng Kelapa yang pernah saya posting sebelumnya Sambal Lengkung. Biasanya saya menyangrai abon hingga kering menggunakan api kecil. Karena saya lagi malas dan gas melon lagi langka saya mengovennya dengan suhu rendah menggunakan api atas bawah. Hasilnya abon saya kering, renyah dan gurih.  Mau membuat Abon Ikan Lele dengan bumbu abon gurih berikut ini resepnya

Abon Ikan Lele dengan Bumbu Abon Gurih

resep hasil modifikasi sendiri

Bahan:
 - 300 gram ikan lele, siangi, cuci bersih. Kucuri air jeruk nipis Diamkan 15 menit. Cuci bersih
 - Santan Kental 50 ml (saya dari 1/2 kelapa atau gunakan santan instan bubuk 50 gram)
 -1 ruas lengkuas
- 2 lembar daun salam, robek kasar
- 1 batang serai (memarkan ikat simpul).
- 3 lembar daun jeruk purut, iris halus
- 1 sdt gula merah atau gula pasir
- 1 sdt  garam
- 2 sdm minyak untuk menumis
- 1 sdm air perasan jeruk nipis

Bumbu Halus
- 1 sendok teh ketumbar sangrai
- 1/4 sendok teh jinten
- 2 siung bawang putih
- 3 siung bawang merah
- 1 ruas jahe (1 1/2 cm)

Cara memasak
  1. Kukus ikan lele selama + 15 menit. Angkat, dinginkan. Pisahkan duri dengan dagingnya. Sisihkan
  2. Tumis bumbu halus hingga harum masukkan bumbu lainnya lengkuas, daun jeruk, sereh,salam, dan gula aduk rata. Masukkan daging ikan, santan kental /santan bubuk. Aduk rata hingga bumbu meresap
  3. Sangrai daging ikan berbumbu dengan api kecil hingga kering, jangan lupa untuk terus diaduk-aduk supaya tidak gosong. (Saya mengovennya dengan oven listrik suhu 110 -140 oC menggunakan api atas bawah selama 2 jam setiap 30 menit saya cek dan di aduk agar tidak gosok). Jika telah kering, tandanya daging ikan remah dan tidak menggumpal, Tambahkan garam aduk rata  angkat. Dinginkan Sisihkan
  4. Haluskan sebentar. Saya memasukkannya daging ikan kering ke blender dry mill tanpa tambahan apapun lalu di blender sekitar 10 detik. Jangan terlalu lama nanti terlalu halus.
  5. Siap di santap


Semoga bermanfaat The Secret Ingredient Is Always Love Denia Kitchen

Source
Wikipedia Abon
Wikipedia Lele

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.