Kacang Panggang Bumbu Sereh Pedas (Kacang Thailand ala saya)

Jujur saya saya tak terlalu menyukai sepakbola, dengan banyaknya kasus pertikaian antar supporter, minim prestasi tapi ribut aja kerjaannya membuat saya ilfil dengan persebakbolaan tanah air lain halnya dengan bulutangkis. Prestasi bulutangkis masih bisa dibanggakan. Apalagi melihat The Minions, Keren, Bangga, 8 jempol untuk mereka (pinjam jempol thiya) hehehe  Tetapi tidak bagi suamiku. Walau terkadang dia kecewa dengan prestasi dan kekisruhan pengurus PSSI dia tetap menjadi penonton setia Sriwijaya FC, dan Menikmati pertandingan Timnas Indonesia dan Sebagai maniak olahraga dia akan bangun dini haripun hanya untuk nonton bola (Liga italia terutama). 

Dulu waktu kami masih LDR, suamiku ini akan nonton bersama dengan kawan -kawannya di rumah ini. Walau dini haripun, gelap gulita dan pekatnya malam tidak akan menghalangi dia dan kawan -kawannya untuk nonton bola. Terkadang jika itu pertandingan  klub kesayangannya dia rela untuk tidak kerja alias cuti hanya demi menyaksikan pertandingan. Sesuatu yang aku tak pernah mengerti

Mencoba memahami akan hobby nya itu, selama itu positif dan tidak "mahal" saya mencoba mengerti, walau tak mengerti perkembangan nama -nama pemain dan kehebatannya. Salah satu yang saya lakukan adalah menyediakan cemilan kala laga pertandingan. Terkadang roti, namun lebih sering sesuatu yang kriuk dan  mengunyah terus menerus tanpa bikin perut terlalu kenyang. Keripik bawang, kacang tanah goreng /panggang/rebus, tusuk gigi, telur gabus /widaran keju adalah salah satunya. 

Ada yang menamainya Kacang Thailand, kacang ini mirip dengan kacang bawang ala bu Fat NCC, biasanya setelah di rebus bersama bawang putih , lalu digoreng. Kali ini saya membuatnya lebih sehat yaitu dengan cara dipanggang sampai garing dan matang baru ditambah bumbu sereh pedas. 

Kebetulan tanaman sereh di belakang rumah tumbuh dengan lebat. Sayang jika tidak dimanfaatkan, Tanaman sereh dapur /serai selain digunakan sebagai bumbu dapur , juga bisa digunakan sebagai obat kumur karena  Sereh dapat  menghambat atau membunuh bakteri-bakteri patogen yang ada di dalam mulut khususnya bakteri pembentuk plak pada gigi yaitu bakteri Streptococcus mutans. Minyak atsiri sereh bersifat sebagai anti jamur dan anti bakteri sehingga dapat digunakan juga sebagai obat kumur. sudah ada Pastagigi dan Penyegar mulut sehingga menggunakan sereh untuk obat kumur tudak pernah kami lakukan. hehehe



Sereh dapur (Cymbopogon citrates) merupakan tumbuhan yang masuk ke dalam famili rumput-rumputan atau Poaceae. Tanaman ini memiliki beberapa nama: serai dapur (Indonesia), sereh (Sunda), bubu (Halmahera), serai, serai dan serai dapur (Malaysia), tanglad dan salai (Filipina), balioko (Bisaya), slek krey sabou (Kamboja), si khai/ shing khai (Laos), sabalin (Myanmar), cha khrai (Thailand). Penyebaran tanaman ini meliputi Malesiana (Asia Tenggara hingga Papua).

Tanaman ini dikenal dengan istilah Lemongrass karena memiliki bau yang kuat seperti lemon, sering ditemukan tumbuh alami di negara-negara tropis. Cymbopogon citratus tumbuh pada daerah dengan ketinggian 50 – 2.700 m dpl. Tanam pada berbagai kondisi tanah di daerah tropika yang lembab, cukup sinar matahari dan dengan curah hujan yang relatif tinggi.

Tanaman ini juga berpotensi sebagai zat antioksidan, analgesik (penahan sakit), dan aflatoksigenik (racun yang berpotensi sebagai anti kanker hati). Selain itu tanaman ini dapat mengobati gangguan pencernaan, radang, diabetes, gangguan saraf, demam, mencegah kanker, menurunkan tekanan darah, sakit gigi, gusi bengkak, digunakan sebagai detoksifikasi dan merawat kulit agar tetap indah.

Banyak bukan manfaat sereh?, ada lagi sereh wangi yang memiliki  batang berwarna merah keunguan. Akan dilanjut di lain postingan aja ya teman. Kembali ke Kacang Panggang Bumbu sereh pedas / Kacang Thailand ala saya cemilan ini selain kriuk, pedas, manis juga merupakan cemilan favorit pencinta kacang.

Proses terlama adalah kala memanggang kacang. Jika kacang bawang bu Fat NCC dilakukan dengan menggoreng kacang, resep kacang ini dengan cara dipanggang karena saya menginginkan kacang yang lebih sehat. Kacang ini saya panggang selama hampir 3 jam dengan oven listrik dengan suhu terkecil yaitu 100 oC.

Jika teman -teman khawatir dengan besar nya biaya listrik. maka kacang bisa dipanggang dengan oven tangkring atau digoreng. Saya tidak khawatir dengan biaya listrik karena tempat tinggal terpencil saya ini ini memfasilitasi rumah karyawan nya dengan listrik 12 A tanpa kena pemotongan  gaji /alias gratis. Dikeliling 10.000 ha lahan tebu membuat PT ini mandiri listrik dengan memanfaatkan Ampas tebu /bagasse untuk diolah menjadi listrik. Jika masyarakat disini "membuang listrik dengan pemakaian AC", berhubung saya tidak menggunakan AC saya memilih masak menggunakan oven listrik. Di beberapa Perkebunan Tebu di Sumatera, tempat saya kerja sebelumnya  (Sumatera Selatan) kamipun bermitra dengan PLN yaitu mengirimkan kelebihan produksi listrik ke PLN, namun di Lampung (Tempat suami kerja). Mereka memanfaatkan 100 % produksi listrik mereka untuk kepentingan mereka sendiri yaitu untuk irigasi pertanian, replanting lahan, houlsing karyawan mereka dll tanpa bekerjasama dengan PLN sebagai satu -satunya penjual listrik di Sumatera,mungkin di Seluruh Indonesia. Namun mungkin melihat keuntungan yang di dapatkan, kupikir itu tak kan lama lagi.  Kelamaan intermezo nya ya ? Tertarik untuk mencoba kacang thailand ala saya, Berikut resepnya

Kacang Panggang Bumbu Sereh Pedas 


Bahan :
Kacang Tanah 500 gram
2 siung bawang putih
Air 1 liter
Daun jeruk 20 pcs (Buang Tulang nya)
Garam 1 sdt
Gula 1sdt
Penyedap rasa  1 sachet  (saya tidak pakai)
Kaldu Instan 1 sdt
1 sdt jeruk nipis

Bumbu halus:
Cabe rawit 6 pcs
Cabe merah keriting 6 10 pcs
Bawang Merah 6 siung
Bawang Putih  4 siung
Batang sereh 6 pcs (ambil bagian putihnya)

Cara membuat :
  1. Panaskan air  bersama  2 siung bawang putih  yang telah di geprek hingga mendidih, Masukkan Kacang Tanah, rebus kurang lebih 5 menit. Angkat dan tiriskan
  2. Sangrai kacang hingga kering. Saya memasukkan ke dalam oven hingga kacang 1/2 kering dengan suhu oven listrik 100 oC selama 3 jam. Jika ingin cepat bisa dilakukan dengan menggoreng kacang hingga setengah matang, angkat  lalu tiriskan
  3. Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak  masukkan perasan jeruk nipis aduk -aduk hingga rata dan harum. Jika menghaluskan dengan blender pastikan kandungan air hilang dan bumbu tumis telah harum baru masukkan kacang  tanah, penyedap rasa, garam, gula, kaldu instan dan daun jeruk, Aduk terus hingga bumbu menyebar dan melapisi setiap kacang
  4. Panggang dalam oven selam 10 -15 menit dengan suhu 100 -110 oC.
  5. Angkat, dinginkan dan simpan di tempat yang kedap




Semoga Bermanfaat
Source : 
Natural Cooking Club - Kacang Bawang

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.