Roll Abon Sapi

Hari Sabtu dan Minggu adalah weekend untuk anak sekolah dan artinya anak tetangga akan kerumah untuk bermain bersama thiya. Oleh karena itu ibunya thiya akan membuka buku - buku resep dan di coba untuk di trial.

Melihat salah satu resep yaitu Roll Abon Sapi, saya tertarik untuk mencobanya, Roll Abon Sapi ini seperti roti di salah satu bakery di Palembang dan rasanya cukup enak.

Jika pembaca melihat warna pada roll Abon Sapi saya yang over baked alias Hampir gosong pada bagian atas nya dan cenderung kering. Itu bukan di sebabkan karena resep pada buku " Resep ala Roti Bakery Kanaya Press" yang salah melainkan karena ada inciden thiya menangis -kepalanya terbentur lantai drainase teras depan. Saya yang tengah memanggang roti seketika berlari untuk melihat putri saya dan melupakan baking saya. Saat tangis thiya mereda gantian ibunya ini yang hampir menangis melihat roti saya yang over baked. Walaupun begitu rasanya masih makyuss. 

Roll Abon Sapi ini saya yakin di sukai ayah thiya, apalagi kala di santap ketika pulang kerja setelah pulang shifting malam dan roll abon sapi ini hanya dilirik thiya , mau di santap dan takkala telah di cicipi thiya akan melepehnya. Kombinasi abon bukanlah favorit thiya.

Sedikit tips saya mengikuti pelatihan di bogasari baking center , gunakan air dingin dan jangan lupa margarin dan garam dimasukkan terakhir saat setengah kalis agar ragi bisa bekerja maximal. dan jika akan memotong roti gunakan pisau khusus roti yaitu yang pinggirnya seperti gergaji. Pisau punya saya tertinggal di palembang, sehingga saya menggunakan pisau dapur. Hasilnya serat roti terpotong tak rapi. 

tertarik untuk mencoba nya, Berikut resep Roll Abon Sapi


Roll Abon Sapi

Resep dari buku Resep ala Roti Bakery Kanaya Press



Bahan adonan roti :
350 gram terigu protein tinggi (saya menggunakan cakra kembar)
150 gram terigu protein sedang ( saya menggunakan segitiga biru)
120 gram gula pasir
10 gram ragi instan
1 gram bread improver (saya tidak pakai)
15 gram susu bubuk
225 ml air es
50 gram kuning telur / 3 butir kuning telur (saya menggunakan 1 telur utuh)
9 gram garam
65 gram margarin

Bahan Isi :
Mayonaise secukupnya
Abon sapi secukupnya

Olesan dan topping :
1 butir kuning telur kocok lepas
1 batang daun bawang iris halus
wijen secukupnya, sangrai

Cara membuat

  • Aduk rata terigu, gula pasir, ragi bubuk, bread improver dan susu bubuk. Selama 1 menit dengan mikser kecepatan rendah
  • Masukkan air es dan kuning telur sambil terus diaduk dengan kecepatan rendah
  • Tambahkan garam dan margarin, aduk hingga kalis dengan kecepatan rendah. Tanda adonan kalis adalah saat di ambil sedikit adonan dan dilebarkan, adonan tidak putus. Diamkan 10 menit hingga mengembang
  • Kempiskan adonan, pipihkan hingga berukuran 30 x 30 cm. Saya tidak memiliki loyang 30 x 30 cm, melainkan hanya 24 x 24 cm.
  • Resep di atas di bagi di 2 loyang berukuran 30 x 30 cm, karena saya menggunakan loyang 24 x 24 cm saya membagi 2 dan 120 gram lainnya untuk 2 roti kecil.
  • Susun adonan roti di loyang yang telah di oles margarin, diamkan selama 90 -120 menit pada suhu ruang sampai mengembang
  •  Oles permukaan nya dengan adonan kuning telur, taburan wijen dan daun bawang, lalu panggang selama 12 menit dengan suhu 180 oC. Lama panggangan tergantung oven masing -masing
  • Angkat dan letakkan di atas kertas roti, balikkan kertas, oles roti dengan mayonaise dan beri abon. Gulung hingga rapi
  • Potong abon menjadi 3. Saya menjadi 9 karena menurut saya terlalu besar. Oleskan setiap ujung / salah satu sisi dengan mayonaise dan beri taburan abon

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.