Gulai Tauco Bumbu Iris

Tauco adalah bahan makanan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Tauco mengandung energi sebesar 166 kilokalori, protein 10,4 gram, karbohidrat 24,1 gram, lemak 4,9 gram, kalsium 55 miligram, fosfor 365 miligram, dan zat besi 1 miligram. Selain itu di dalam Tauco juga terkandung vitamin A sebanyak 23 IU, vitamin B1 0,05 miligram dan vitamin C 0 miligram. Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Tauco, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %.

Tauco adalah bumbu makanan yang terbuat dari biji kedelai (Glycine max) yang telah direbus, dihaluskan dan diaduk dengan tepung terigu kemudian dibiarkan sampai tumbuh jamur (fermentasi). Fermentasi tauco dengan direndam dengan air garam, kemudian dijemur pada terik matahari selama beberapa minggu sampai keluar aroma yang khas tauco atau rendaman berubah menjadi warna coklat kemerahan. Pada pertengahan prosesnya, rendamannya sering mengeluarkan bau yang menyengat seperti ikan busuk/bau terasi.
Dari beberapa produsen tauco tradisional mengatakan bahwa hasil rendaman, air rendamannya itulah diolah menjadi kecap sedangkan biji kedelainya menjadi tauco. Terdapat berbagai cara mengolah tauco yang masing masing memiliki keistimewaan tersendiri. Contoh tauco yang beredar di daerah Palembang berbeda dengan tauco dengan di daerah Jawa dan Kalimantan. Tiap daerah memiliki keunikan cita rasa tersendiri. Kombinasi tauco dengan masakan kaya rempah bersantan lebih di kenal dengan nama Gulai Tauco.

Gulai sendiri adalah  salah satu jenis hidangan yang tersebar luas di Nusantara, terutama di Sumatera dan Jawa serta Semenanjung Malaya. Hidangan ini berasal dari Sumatera sebagai hasil pengaruh dan penerapan seni memasak India yang kaya akan rempah dan bumbu seperti kari. Gulai adalah salah satu bumbu hidangan dasar yang paling dikenal dalam Masakan Minangkabau, kuah gulai yang berwarna kuning ini menjadi bumbu dan memberikan citarasa bagi berbagai macam hidangan yang disajikan di rumah makan Padang. Kuah atau bumbu gulai biasanya kental dalam hidangan Minangkabau, Melayu, dan Aceh, akan tetapi di Jawa kuah gulai lebih cair menjadi semacam sup yang dihidangkan panas-panas yang berisi daging atau jeroan kambing.

Gulai Tauco sendiri memiliki kuah berwarna kuning kecoklatan, dengan aroma gurih berempah yang membuat citarasa berbeda jika hanya gulai dan tauco. Makanan ini favorit saya, namun perhatikan tauco yang di pakai. Jika menggunakan tauco yang saya beli dari palembang, rasa nya pas tanpa perlu penambahan garam. Namun berbeda jika saya memasak nya dengan tauco lampung. Rasanya terlalu asin. Sehingga baiknya cicipi dahulu jenis keasinan tauco yang digunakan. Jika terlalu asin, cuci dahulu. Oh ya resep ini saya ambil dari blog mbak monic, dengan modifikasi seperlunya. Saya membuat 1/2 resep dengan bahan lauk tanpa ikan dengan nama resep gulai tauco bumbu iris

Tertarik untuk mencoba nya, berikut resepnya

Tauco Santan Bumbu Iris


Bahan
  • Udang 100 gram buang kulitnya. kulitnya di pakai untuk kaldu udang.
  • 2 tahu, potong dadu goreng berkulit
  • 1/2 papan tempe (100 gram)
  • 1 papan pete (saya tidak pakai)
  • 5 buah buncis , iris serong
  • 4 buah cabai hijau kering , iris serong
  • 10 butir cabai rawit merah utuh
  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk - buang tulang daunya
  • 1 ruas lengkuas, memarkan
  • 1 batang serai bagian putih nya memarkan
  • 100 gram tauco
  • 100 ml santan kental
  • 300 ml santan cair
  • 5 butir bawang merah , iris
  • 3 butir bawang putir, iris
  • 1 sdm minyak untuk menumis
Cara membuat

Tumis bawang merah dan putih sampai harum, masukkan serai, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas tumis sampai harum. Masukkan tauco, aduk rata. Tambahkan santan cair. Aduk kembali masukkan buncis, cabai hijau, rawit, tahu, udang, telur puyuh, dan tempe. Masak sampai bunci agak layu. Masukkan Santan kental. Koreksi rasanya. Jika terlalu asin, bisa tambahkan sedikit air dan gula.  

Angkat dan sajikan dengan nasi hangat



No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke sini dan mau meninggalkan komentar manis atau pertanyaan di sini. Komentar promosi produk dan jualan tidak akan saya tampilkan ya, begitu juga dengan nama URL yang saru. Dan untuk yang berkomentar anonymous mohon cantumkan nama ya biar saya tahu yang berkomentar siapa kan enak jadi bisa panggil mas atau mba. Terima kasih.